Dengan tinggi sekitar 161 cm (tinggi rata-rata lelaki Indonesia sekitar 163 cm), awak Suara.com bisa menikmati lapangnya baris kedua BYD M6 Captain Seat. Ruang lutut masih tersisa banyak, apa lagi di atas kepala.
Kursi tengah juga bisa digeser maju dan mundur untuk memberi ruang lebih. Meski demikian, akan mengorbankan ruang untuk penumpang di baris ketiga.
Lubang AC terletak sisi kanan dan kiri atas, dekat kepala penumpang. Tersedia juga port untuk mengecas perangkat elektronik di konsol tengah, antara dua kursi paling depan.
Harus diakui, akan tetapi, ruang bagasi di belakang kursi baris ketiga cukup sempit untuk membawa banyak barang.
Selain itu, kenyawaman yang ditawarkan M6 sebagai MPEV di harga Rp 400 jutaan, sudah memadai. Yang tidak kalah penting disebutkan empuknya suspensi M6 yang sangat terasa saat kami melewati Tol MBZ yang bergelombang maupun di rute Subang - Bandung.
Mobil ini memang menggunakan suspensi depan MacPherson Strut dan suspensi belakang Multi-link.
Canggih
Mobil-mobil BYD selalu lekat dengan citra canggih. Termasuk M6. Mobil ini dilengkapi dengan layar 12,8 inci touch screen di bagian depan, yang bisa berotasi 90 derajat.
Sebagian besar fitur mobil bisa diakses dan diatur dari sini, termasuk ADAS, AC, tampilan kamera 360 derajat, hingga entertainment. Head unit sudah bisa terkoneksi dengan Android Auto dan CarPlay dari Apple.
Baca Juga: Makin Terjangkau! BYD Rilis Varian Baru Dolphin & Atto 3 di GIIAS 2024
ADAS pada BYD M6 juga berfungsi akurat. Kami misalnya menguji fungsi Adaptive Cruise Control dan mobil listrik ini bisa mengikuti kecepatan mobil di depannya secara otomatis dan ikut melambat saat mobil di hadapannya memelan.
Fungsi Lane Keeping Assistance juga dicoba dan benar saja, setiap kali kami membawa mobil melewati garis jalan akan muncul peringatan suara dan visual. Setir juga bergetar, sampai kami kembali ke jalur yang benar.
BYD M6 juga aman berkat 6 airbag yang terpasang hingga baris kedua. Sementara teknologi Tyre Pressure Monitoring System dan Anti-Lock Braking System (ABS) membuat berkendara dengan mobil ini lebih terjamin.
Epilog
Kami pulang ke Jakarta pada Selasa pagi. Kali ini hanya mobil yang kami bawa hanya memuat dua orang lelaki dewasa dengan bobot per orang sekitar 70 kg. Ada pula tas yang jika ditotal sekitar 20 kg.
Rute yang kami pilih saat pulang lebih umum. Dari Dago kami menyusuri Jalan Juanda, masuk gerbang tol Pasteur dan melewati Tol Cipularang - Cikampek - Tol MBZ - Tol Dalam Kota sebelum memarkir mobil di diler BYD Harmony Auto Sudirman.
Sepanjang perjalanan kami lebih banyak menggunakan mode Normal. Kecepatan rata-rata 80 - 100 km/jam. Setibanya di Jakarta, baterai yang tersisa adalah 71 persen. Sementara di awal perjalanan, masih ada 97 persen.
Berita Terkait
-
Hyundai Batasi Akses SPKLU untuk Mobil Listrik Merek Lain, BYD dan Kawan-kawan Gigit Jari
-
BYD M6 Terjual Ribuan Unit di GIIAS 2024, Debut MPV Listrik Pertama Indonesia Dinilai Sukses
-
Canggih! Ini Sensasi Menjajal Langsung Mobil Listrik NETA X di GIIAS 2024
-
Pabrik Mobil Listrik GAC AION Segera Beroperasi di Karawang
-
Nyalakan Listrik Rumah hingga Ngecas Laptop, IONIQ 5 Pilihan Tepat untuk yang Produktif
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Keamanan Konsumen Terancam Honda Tarik Satu Juta Unit Kendaraan Karena Masalah Serius
-
Harga BYD M6 DM di bawah Rp300 Juta, Lebih Murah dari Toyota Veloz Hybrid
-
Strategi Yamaha Banjir Promo di Jakarta Fair 2026 Redam Dominasi Pesaing
-
Menguji Iritnya Honda PCX 160 RoadSync dalam Touring ke Rancabali
-
Meksiko Tantang Pasar Otomotif Dunia Lewat Mobil Listrik Nasional Seharga LCGC
-
Lonjakan Ekspor Mobil China Ancam Dominasi Global Saat Harga BBM Melambung Tinggi
-
Gajah Tunggal Rilis Ban Zeneos Starize Baru Ukuran 13 Inci dan 14 Inci
-
Perbedaan Spesifikasi, Fitur dan Harga 5 Varian Kawasaki KLX Terbaru: Kini Ada Versi XPL
-
Kawasaki Luncurkan Motor Matic hingga Mobil Seharga Miliaran, Intip Spesifikasinya
-
BYD Incar Tahta Tertinggi Mobil Laris Milik Toyota, Target 5 Tahun