Suara.com - Membeli mobil adalah keputusan besar yang memerlukan pertimbangan matang.
Salah satu pertanyaan utama yang sering muncul adalah apakah lebih menguntungkan membeli mobil baru atau bekas.
Berikut adalah perbandingan antara keduanya seperti yang telah Suara.com rangkum:
Keuntungan Membeli Mobil Baru
1. Kualitas Terjamin
Mobil baru lazimnya menyajikan kualitas plus kondisi yang terjamin karena belum pernah digunakan sebelumnya. Ini memberikan kepercayaan bahwa mobil tersebut dalam kondisi terbaik.
2. Garansi dan Servis Gratis
Banyak perusahaan mobil menawarkan paket servis gratis dan garansi yang meliputi berbagai aspek seperti mesin, teknologi, suku cadang, dan body. Ini memberikan perlindungan tambahan bagi pembeli terhadap kerusakan atau masalah yang mungkin terjadi dalam jangka waktu tertentu.
3. Efisiensi Bahan Bakar
Baca Juga: 5 Mobil Tua Mungil Cocok untuk Kaum Hawa: Mesin Bandel, Lincah, Harga Mulai dari 25 Jutaan
Mesin mobil baru cenderung lebih efisien dalam konsumsi bahan bakar karena masih dalam kondisi optimal. Hal ini membuat pengguna hemat biaya pengeluaran untuk pembelian BBM serta operasional jangka panjang.
4. Pengurusan Surat-surat Lebih Mudah
Proses pengurusan surat-surat umumnya lebih mudah karena biasanya ditangani oleh diler penjual mobil baru. Ini dapat mereduksi rumitnya administrasi bagi pembeli.
Kekurangan Membeli Mobil Baru
1. Harga Relatif Lebih Tinggi
Salah satu kekurangan utama membeli mobil baru adalah harganya yang relatif lebih tinggi dibandingkan dengan mobil bekas dalam kondisi serupa. Hal ini bisa menjadi hambatan untuk mereka yang memiliki bujet terbatas.
2. Depresiasi Cepat
Mobil baru mengalami depresiasi nilai yang signifikan dalam beberapa tahun pertama. Ini berarti nilai jual kembali mobil baru akan jauh lebih rendah dibandingkan harga belinya.
3. Waktu Tunggu Penggunaan
Proses penerbitan surat-surat dan plat kendaraan baru membutuhkan waktu, sehingga mobil baru tidak dapat langsung digunakan setelah pembelian.
Keuntungan Membeli Mobil Bekas
1. Harga Lebih Terjangkau
Keuntungan paling berdampak ketika orang membeli mobil bekas adalah penghematan biaya. Mobil bekas telah mengalami kurva penyusutan yang paling curam, sehingga Anda dapat memperoleh kendaraan dengan harga yang jauh lebih rendah.
2. Nilai Depresiasi Lebih Rendah
Mobil bekas tidak mengalami depresiasi nilai yang signifikan seperti mobil baru. Ini berarti nilai jual kembali mobil bekas lebih stabil.
3. Pilihan Lebih Beragam
Pasar mobil bekas menawarkan berbagai pilihan model dan tahun produksi yang mungkin tidak lagi tersedia sebagai mobil baru.
Kekurangan Membeli Mobil Bekas
1. Kondisi Tidak Terjamin
Mobil bekas mungkin memiliki masalah tersembunyi atau kerusakan yang tidak terlihat pada saat pembelian. Ini bisa menimbulkan biaya perbaikan yang tidak terduga.
2. Garansi Terbatas atau Tidak Ada
Mobil bekas biasanya tidak disertai dengan garansi, atau jika ada, garansi tersebut sangat terbatas. Ini berarti pembeli harus menanggung biaya perbaikan sendiri.
3. Biaya Perawatan Lebih Tinggi
Mobil bekas mungkin memerlukan perawatan lebih sering dan biaya perbaikan yang lebih tinggi dibandingkan mobil baru.
Keputusan untuk membeli mobil baru atau bekas sangat tergantung pada kebutuhan dan kondisi keuangan masing-masing individu.
Mobil baru menawarkan kualitas terjamin dan perlindungan garansi, namun dengan harga yang lebih tinggi dan depresiasi cepat.
Di sisi lain, mobil bekas menawarkan harga yang lebih terjangkau dan nilai depresiasi yang lebih rendah, namun dengan risiko kondisi yang tidak terjamin dan biaya perawatan yang lebih tinggi.
Pertimbangkan dengan matang sebelum membuat keputusan untuk memastikan Anda mendapatkan keuntungan maksimal dari pembelian mobil Anda.
Berita Terkait
-
5 Mobil Tua Mungil Cocok untuk Kaum Hawa: Mesin Bandel, Lincah, Harga Mulai dari 25 Jutaan
-
GM PHK Massal, Divisi Software Jadi Korban
-
Janggal? Harga Mobil Mewah Yasonna Laoly di LHKPN Cuma Seperempat Harga Pasaran
-
Intip Koleksi Kendaraan Danny Pomanto dan Andi Sudirman, Bakal Calon Gubernur Sulsel
-
Mobil Tersendat-sendat saat Dipakai? Ini Dia Penyebabnya
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Berapa Biaya Perawatan Xpander dan Xpander Cross Dalam 100.000 Km Pertama?
-
Setara Harga NMAX, Ini 5 Rekomendasi Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Irit BBM
-
Tanpa Turun dari Mobil, Ini Cara Cek Batas Aman Banjir Lewat Spion
-
6 Fakta Peluncuran Yamaha MotoGP 2026: Akhirnya Pakai V4 Demi Kejar Ducati!
-
Jadi Model Terlaris di China, Geely Pede Jual 1.000 Unit EX2 per Bulan di Indonesia
-
Honda Brio Vs Jazz, Mending Mana? Cek Perbandingan Spek dan Harga
-
4 Varian Yamaha Aerox Alpha 2026, Selisih Harga Tipe Turbo dan Biasa Tembus Rp10 Juta, Pilih Mana?
-
Cari Mobil Bekas untuk Usaha? Ini Alasan Suzuki Carry Lebih Disarankan Ketimbang Kijang dan Zebra
-
10 Varian Wuling Cortez dan Biaya Pajaknya di 2026, Ramah UMR?
-
5 Mobil Bekas dengan Fitur Keyless, Modal Rp100 Juta Dapat Keamanan Canggih