Suara.com - Secara klasifikasi, Isuzu Panther masuk dalam kategori Multi-Purpose Vehicle (MPV).
Mobil ini dirancang khusus sebagai kendaraan keluarga serbaguna yang mengutamakan daya angkut besar dan ketangguhan mesin.
Sejak generasi pertamanya muncul di awal tahun 1990-an, Panther telah membuktikan diri sebagai kendaraan yang bandel dan irit.
Eksistensinya yang melintasi berbagai generasi menjadikannya salah satu legenda otomotif yang paling dihormati.
Panther juga dicintai karena kemampuannya melahap medan sulit dengan biaya operasional yang sangat bersahabat.
Isuzu Panther generasi lama yang populer di era 1990-an hingga awal 2000-an memiliki reputasi yang sangat kuat di Indonesia.
Mobil ini bukan sekadar alat transportasi, melainkan simbol ketangguhan bagi keluarga Indonesia.
Bandel dan irit
Keunggulan utamanya terletak pada mesin diesel legendaris yang dikenal sangat "bandel" dan tahan banting dalam berbagai kondisi jalan.
Baca Juga: Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Daya tarik utama Isuzu Panther terletak pada efisiensi bahan bakarnya yang luar biasa irit.
Penggunaan sistem Direct Injection pada mesin 2.500 cc miliknya membuat konsumsi solar sangat hemat, bahkan saat mobil diisi penuh penumpang.
Selain itu, biaya perawatan mobil ini sangat terjangkau karena ketersediaan suku cadang yang melimpah, mulai dari bengkel resmi hingga bengkel kaki lima di pinggir jalan.
Spesifikasi varian tertinggi (2.5 L)
- Jenis mesin: 4-silinder 2.500 cc direct injection (4JA1)
- Kapasitas: 2.500 cc
- Performa: Tenaga maksimal 80 PS dan torsi 170 Nm
- Transmisi: Manual 5 percepatan
- Fitur tambahan/fitur keamanan: AC double blower (tipe tinggi), power window, central lock, dan sistem kemudi power steering
Kontributor : Armand Ilham
Berita Terkait
-
Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
-
6 Kerusakan yang Sering Terjadi pada Isuzu Panther, Raja Diesel Legendaris
-
7 Mobil Bekas Under 100 Juta Ini Suspensinya Empuk, Stabil Kalau Nggak Ngebut, Bikin Keluarga Nyaman
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Diesel Paling Irit untuk Mudik Lintas Provinsi
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
Terkini
-
Pesona Penantang Honda GL Pro dari Kawasaki, Hadir dengan Fitur Terkini
-
Daftar Merek Mobil Terlaris Mei 2026, BYD Mulai Tergeser Dengan Merek China Lain
-
Review Jujur Prabowo Soal Maung Garuda: Kebal Peluru, Tapi Masih Tembus Air Hujan dan Bunyi 'Gredek'
-
Cara Maksimalkan Fitur Drive Mode pada Hyundai New CRETA saat Jalan Macet
-
Nasib Mobil 'Pimp My Ride' Berakhir Pilu, Kini Cuma Nangring di Rosokan
-
Amankah Ganti Pertamax ke Pertalite untuk Motor Matic? Intip Penjelasannya
-
Mobil Listrik Merek Jepang Harga Setara BYD Atto 1? Simak Pesona Nissan Leaf Bekas
-
Terpopuler: Daftar Mobil yang Boleh Pakai Pertalite, Dampak Downgrade dari Pertamax Bagi Mobil
-
Cara Menghemat BBM Saat Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 Per Liter
-
Harga Suku Cadang Yamaha Alami Kenaikan, Bikers Siap-Siap Rogoh Kocek Lebih Dalam