Suara.com - Dunia skuter matic kembali diramaikan dengan kehadiran pendatang baru yang siap menantang dominasi Honda Scoopy.
Dialah Keeway Zahara 125. Motor ini hadir dengan mengusung konsep retro modern yang memikat, menghadirkan alternatif segar bagi pecinta skuter retro bergaya klasik. Dengan mesin berkapasitas 124,6cc, Zahara 125 tidak hanya tampil stylish tetapi juga menjanjikan performa yang mumpuni untuk penggunaan harian.
Keeway Zahara 125 tampil dengan desain yang mengadopsi gaya retro klasik namun tetap terasa modern. Tersedia dalam pilihan warna hitam dan putih, skuter ini menonjolkan lekukan-lekukan body yang elegan dengan sentuhan vintage pada setiap detailnya.
Panel instrumen bergaya klasik dengan nuansa krem menambah kesan retro yang kental, dilengkapi dengan indikator sein dan lampu jauh yang mudah terbaca.
Meski bergaya retro, Zahara 125 tidak ketinggalan dalam hal fitur modern. Lampu utama yang ditempatkan tinggi memberikan jangkauan pencahayaan optimal dan medan pandang yang luas.
Bagian belakang dilengkapi dengan lampu yang unik, memastikan visibilitas maksimal di malam hari. Jok panjang dan datar memudahkan pengendara membawa penumpang, ditambah rak belakang yang kokoh untuk pemasangan box tambahan.
Jantung pacu Zahara 125 mengandalkan mesin 1 silinder 4-tak 2 valve berkapasitas 124,6cc yang menghasilkan tenaga maksimal 6,4kW pada 7.500 rpm dan torsi puncak 8,6Nm pada 6.000 rpm.
Sistem injeksi bahan bakar modern menjamin efisiensi konsumsi BBM dan performa optimal. Sistem pendingin udara memastikan suhu mesin tetap terjaga dalam berbagai kondisi penggunaan.
Aspek keselamatan menjadi prioritas dengan hadirnya sistem pengereman cakram berdiameter besar di depan (180mm) dan belakang (205mm).
Baca Juga: Pesona Retro Motor Listrik: SM Sport E Classic, Super Cub Versi Zero Emission
Suspensi teleskopik depan dengan travel 70mm dan dual shock-absorber belakang dengan travel 40mm menjamin kenyamanan berkendara. Ban berukuran 120/70-12 di depan dan 130/70-13 di belakang memberikan stabilitas optimal.
Zahara 125 dilengkapi sistem starter elektrik dan kick starter sebagai cadangan. Transmisi otomatis CVT memberikan pengalaman berkendara yang mulus dan bebas ribet.
Knalpot dengan heat shield terintegrasi tidak hanya fungsional tetapi juga melengkapi tampilan retro skuter ini.
Sayangnya, motor ini belum tersedia di pasar Tanah Air. Jika motor ini nantinya bakal hadir di Indonesia, apakah kalian tertarik untuk meminangnya?
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Usai Tuai Kritik, Samsung Klarifikasi Isu Penghapusan Data Samsung Health
-
Dua Petinggi Golkar Riau Berseteru, Pendukung Saling Baku Hantam di DPRD
-
Purwoceng Berstatus Kritis, Bisakah Varietas Unggul Menyelamatkannya?
-
Bos Ford Beri Peringatan Keras Industri Otomotif AS Mustahil Halau Laju Mobil China Seterusnya
-
Sensatia Peroleh Persetujuan Dari Cruelty Free International, Perkuat Komitmen Pada Clean Beauty
-
Gudang Amunisi TNI AD di Madiun Meledak, Satu Prajurit Gugur
-
Sayembara Umrah Menteri PU: Politik Klarifikasi di Tengah Tuduhan Nepotisme
-
Klinik Hewan Keliling DKI Resmi Beroperasi, Warga Bisa Akses Layanan Mulai Rp35 Ribu
-
Vonis 10 Tahun Belum Final, Nadiem Makarim Akan Jalani Sidang Banding
-
Purbaya Pastikan Ambil Alih Utang Kereta Cepat, Tinggal Tunggu Danantara