Suara.com - Dunia otomotif roda dua kembali dihebohkan dengan peluncuran New Honda Wave 125i di Thailand, yang mencatatkan konsumsi bahan bakar lebih efisien dibandingkan saudaranya, Honda Supra X 125.
Dilansir dari Greatbiker, Honda Wave 125i hadir sebagai evolusi terbaru dari jajaran motor bebek premium Honda dengan mencatatkan efisiensi bahan bakar yang mencengangkan, yakni 71,4 kilometer per liter.
Angka ini secara mengejutkan melampaui performa Honda Supra X 125 yang selama ini dikenal sebagai motor irit dengan konsumsi BBM sekitar 62,2 kilometer per liter. Perbedaan signifikan ini tidak lepas dari implementasi teknologi terkini pada Wave 125i.
Keunggulan efisiensi Wave 125i didukung oleh penggunaan mesin Honda Smart Engine 125cc yang dipadukan dengan sistem injeksi PGM-FI generasi terbaru.
Teknologi Piston Oil Jet yang disematkan juga berperan penting dalam optimalisasi pembakaran dan pendinginan mesin, menghasilkan performa yang lebih efisien. Sistem transmisi yang diperbarui turut berkontribusi pada peningkatan efisiensi bahan bakar.
Meskipun kalah dalam hal efisiensi, Supra X 125 tetap memiliki keunggulan tersendiri. Motor ini telah terbukti tangguh di berbagai kondisi jalan Indonesia dan memiliki biaya perawatan yang relatif terjangkau.
Desainnya yang konservatif namun fungsional masih menjadi daya tarik bagi konsumen yang mengutamakan aspek praktis dalam berkendara.
Wave 125i membawa pembaruan signifikan dalam hal desain dan fitur. Full LED Headlight dan X-Clusive LED tail light tidak hanya memberikan pencahayaan optimal tetapi juga menghemat konsumsi listrik.
Panel instrumen Digital LCD Multimeter memberikan informasi yang komprehensif kepada pengendara. Bagasi underseat 17 liter yang mampu menampung helm full-face menjadi nilai tambah untuk aspek fungsionalitas.
Baca Juga: Motor-Motor Off-road Rekomendasi Sekaliber Honda CRF150L: Harga Masuk Akal, Local Pride Pula!
Dari segi harga, Wave 125i dibanderol mulai dari 56.000 baht untuk varian velg jeruji hingga 58.200 baht untuk varian velg aluminium.
Penetapan harga ini menempatkan Wave 125i di segmen premium, berbeda dengan positioning Supra X 125 yang lebih terjangkau di kelasnya.
Kehadiran Wave 125i dengan efisiensi bahan bakar yang superior membuka pertanyaan tentang masa depan teknologi motor bebek Honda.
Inovasi yang diterapkan pada Wave 125i berpotensi untuk diterapkan pada generasi mendatang dari Supra X 125, memberikan harapan bagi peningkatan efisiensi di masa depan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Terpopuler: Tips Bikin AC Mobil Tetap Dingin, Kapan Arus Balik 2026 Mulai?
-
5 Tips Bikin AC Mobil Dingin 'Semriwing': Tak Kepanasan saat Arus Balik Mudik
-
Arus Balik Lebaran 2026 Kapan Dimulai? Pemudik Harus Siap Hadapi Puncaknya
-
Cara Lapor Kecelakaan atau Kendala Mesin di Tol agar Bantuan Cepat Tiba
-
Cara Cek Kondisi Oli Mesin dan Air Radiator Sendiri di Rest Area Saat Mudik dan Balik Lebaran
-
Terpopuler: 7 Mobil Bekas Sekelas Isuzu Panther yang Irit, Motor Brebet saat Digas?
-
Sebanyak 270 Ribu Kendaraan Melintas Sepanjang Puncak Arus Mudik Lebaran 2026
-
Piaggio Bicara Peluang Produksi Model Vespa Baru Rakitan Cikarang
-
Prabowo Tegaskan Pemerintah Fokus Kendaraan Listrik dan Sebut Nama Toyota
-
Negara Ini Mulai Siapkan Skema Penjatahan Bensin Dampak Krisis Bahan Bakar Global