Suara.com - Mercedes-Benz mengumumkan bahwa mereka sedang mengembangkan cat surya yang memungkinkan pemilik kendaraan listrik di tempat seperti Los Angeles menjalankan mobil mereka sehari-hari tanpa perlu mengisi daya melalui colokan listrik.
Produsen mobil asal Jerman ini memamerkan ide tersebut selama pameran teknologi masa depan di pusat R&D mereka di Sindelfingen, Jerman.
Material fotovoltaik ini dimulai sebagai pasta dan diterapkan pada panel bodi mobil dalam lapisan yang hanya setebal 5 mikrometer, yang lebih tipis dari rambut manusia.
Melapisi setiap panel bodi SUV ukuran sedang dengan material ini akan menciptakan permukaan penangkap sinar matahari seluas 118 kaki persegi, lebih dari tiga kali lipat dibandingkan dengan 32 kaki persegi dari satu panel fleksibel di atap.
Mercedes mengklaim bahwa kendaraan semacam itu dapat menangkap energi yang cukup untuk menempuh sekitar 12.500 mil per tahun di Los Angeles yang banyak sinar mataharinya.
Di kota yang lebih berawan seperti Stuttgart, Jerman, sinar matahari yang cukup masih dapat menghasilkan energi untuk menempuh 7.500 mil per tahun.
Mercedes tidak menyebutkan secara spesifik bahan dari pasta fotovoltaik ini selain memastikan bahwa bahan tersebut tidak mengandung rare earths, tidak menggunakan silikon, dan terbuat dari bahan baku yang tidak beracun dan mudah didapat.
Proses dan Efisiensi
Setiap panel bodi harus diisolasi secara galvanik dan dihubungkan ke konverter daya yang mengirimkan listrik ke baterai atau langsung ke motor.
Baca Juga: Ford Pamerkan 2 Mobil Edisi Terbatas di GJAW 2024! Apa Saja Keunggulannya?
Material surya ini dilapisi dengan cat berbasis nanopartikel yang memungkinkan 94 persen energi matahari mencapai lapisan fotovoltaik sambil menawarkan spektrum warna penuh.
Warna yang lebih gelap menangkap lebih banyak energi dibandingkan dengan warna yang lebih terang, dengan panel bodi yang dilapisi mencapai efisiensi hingga 20 persen dalam mengubah sinar matahari menjadi listrik.
Angka ini sebanding dengan panel surya yang tersedia secara komersial saat ini.
Berita Terkait
-
Ford Pamerkan 2 Mobil Edisi Terbatas di GJAW 2024! Apa Saja Keunggulannya?
-
26 Unit Mobil Kasus Judi Online Disita Polisi
-
Mobil Listrik Terlaris Wuling BinguoEV Turut Mejeng di GJAW 2024
-
Ada Endapan Abu-Abu! Viral Mekanik Ungkap Kotornya Pompa Bensin: Mesin Brebet, Pertamax Jadi Biang Kerok?
-
Dashcam Pintar dengan Perintah Suara, Harga di Bawah Rp1 Juta
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Mitsubishi Destinator Harga Terbaru Februari 2026, Apa Beda Fitur di Tiap Varian?
-
Daihatsu Feroza Berapa CC? Segini Harganya di 2025, Masih Gagah Buat Retro Style!
-
6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
-
Pilih Mana? Ini Perbedaan Harga, Spesifikasi, dan Fitur Mitsubishi Xpander vs Xpander Cross 2026!
-
Diskon Opsen Turun, Harga LCGG Daihatsu Berpotensi Naik Hingga Rp 8 Juta
-
Lebih Murah dari M6 dan Cloud EV, Harga Mobil Listrik Polytron Mulai Berapa?
-
Jajaran Mobil Listrik yang Meluncur di IIMS 2026, Dari SUV Sampai Mobil Perkotaan
-
Rexco Tawarkan Solusi Perawatan Kendaraan untuk Mobil Listrik di IIMS 2026
-
Spesifikasi dan Harga Motor Listrik Polytron, Mulai Rp11 Jutaan
-
Suzuki XBee Mobil Berdimensi Mini yang Curi Perhatian dengan Teknologi Mild Hybrid