Suara.com - Momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) sudah di depan mata. Buat berencana meninggalkan kota untuk berlibur bersama keluarga dan memilih menggunakan transportasi umum, tentunya perlu memperhatikan kondisi sepeda motor yang akan ditinggalkan di rumah.
Bagaimana caranya agar motor kesayangan tetap dalam kondisi prima saat Anda kembali dari liburan? Berikut tips lengkapnya seperti dilansir dari Daya Auto.
Langkah pertama yang wajib dilakukan adalah membersihkan motor secara menyeluruh.
Jangan disepelekan karena kotoran yang menempel dapat menyebabkan korosi jika dibiarkan terlalu lama. Perhatikan setiap sudut motor, terutama bagian kolong step floor pada motor matic yang sering luput dari perhatian.
Motor yang bersih tidak hanya mencegah kerusakan, tetapi juga menghindari munculnya bau tidak sedap selama ditinggal libur Nataru.
Aspek keamanan juga perlu menjadi prioritas. Kurangi volume bahan bakar hingga mendekati kosong untuk meminimalisir risiko kebakaran atau kebocoran.
Lakukan pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan tidak ada rembesan oli mesin, coolant, maupun oli suspensi.
Pengamanan berlapis dengan menggunakan kunci ganda dan kunci setang juga sangat direkomendasikan untuk mencegah tindak kejahatan.
Perhatikan juga kondisi ban motor. Sesuaikan tekanan ban dengan standar yang direkomendasikan pabrikan.
Baca Juga: Mudik Hemat! Diskon Tol Trans Jawa Siap Manjakan Pemudik Nataru
Jangan lupa gunakan standar tengah saat memarkir motor untuk waktu yang lama, karena posisi ini dapat mencegah ban dari tekanan berlebih yang bisa menyebabkan deformasi.
Perubahan suhu selama libur Nataru dapat mempengaruhi tekanan ban, terutama jika ban bersentuhan langsung dengan lantai yang dingin.
Komponen kelistrikan juga memerlukan perhatian khusus. Lepaskan kedua kabel aki untuk mencegah aki soak akibat penggunaan daya minimal yang terus-menerus.
Meskipun motor dalam keadaan mati, aki yang terhubung tetap dapat mengalami pengosongan daya secara perlahan. Tindakan preventif ini akan menghemat biaya penggantian aki yang tidak murah.
Pemilihan lokasi penyimpanan yang tepat sangat krusial. Idealnya, motor disimpan di dalam ruangan yang terlindung dari panas matahari langsung dan hujan.
Gunakan cover motor berkualitas untuk melindungi dari debu dan kotoran. Pastikan area penyimpanan memiliki sirkulasi udara yang baik untuk mencegah kelembaban berlebih yang dapat memicu korosi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Perbandingan Motor Listrik Yamaha EC-06 dan Yamaha E01 untuk Harian
-
Terpopuler: Motor Bekas Adventure, Motor Listrik Baru Yamaha Harga Mirip Aerox
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Irit yang Masih Sangat Layak Dipakai Driver Online
-
Kemandirian Chip Lokal Jadi Kunci Utama Masa Depan Industri Mobil Listrik Indonesia
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Pajak Ringan: Mesin Masih Juara, Tahunan Cuma Bayar Rp1 Juta
-
3 MPV Bekas Rp70 Jutaan Punya Suspensi Empuk dan Kabin Senyap, selain Avanzad dan Xenia
-
Detail 10 Mobil Terlaris di Indonesia vs Brasil Sepanjang 2025: Beda Merek dan Selera
-
3 Rekomendasi Mobil Bekas dengan Bagasi Luas, Cocok buat Usaha Kecil-kecilan
-
3 Jenis Mobil Bekas yang Perlu Dihindari Meski Harganya Murah, Bukannya Untung Malah Rugi
-
Penjualan Motor Listrik Dinilai Masih Bisa Naik 10 Persen Tanpa Insentif