Suara.com - Pernahkah kalian membayangkan memesan taksi online dan disambut dengan kemewahan mobil Tesla? Hal inilah yang dialami oleh salah satu penumpang.
Sebuah video yang diunggah di akun Instagram @dramaojol.id menangkap momen unik seorang pria yang mendokumentasikan hari pertamanya sebagai pengemudi taksi online.
Yang membuat kisah ini istimewa bukanlah sekadar fakta bahwa ia adalah pengemudi baru, melainkan pilihan kendaraan yang ia gunakan: sebuah Tesla, mobil listrik premium yang harganya mencapai ratusan juta hingga miliaran rupiah.
Dalam rekaman yang viral tersebut, terlihat bagaimana sang pengemudi dengan antusias menyambut orderan pertamanya.
Ekspresi kegembiraan terpancar jelas saat ia mendapat notifikasi pesanan masuk, menunjukkan bahwa baginya, pengalaman ini lebih dari sekadar mencari penghasilan tambahan.
Reaksi pelanggan pertamanya pun tak kalah menarik. Begitu menyadari bahwa taksi online yang dipesannya adalah sebuah Tesla, sang pelanggan langsung mengungkapkan kekagumannya.
"Yah sayang banget perjalanannya dekat ya, harusnya ambil yang jauh. Ini bayarnya murah tapi dapatnya Tesla," ungkap pelanggan tersebut dalam video, mencerminkan rasa tidak percaya sekaligus keberuntungan yang ia rasakan.
Momen ini seolah menggarisbawahi betapa tidak lazimnya pemandangan sebuah Tesla digunakan sebagai armada taksi online di Indonesia.
Fenomena ini segera memicu berbagai reaksi di kalangan warganet. Banyak yang menduga bahwa sang pemilik Tesla adalah "orang kaya gabut" yang sekadar mencari kegiatan untuk mengisi waktu luang.
Baca Juga: Beda Vietnam dengan Indonesia: Kabinet Lebih Ramping, Pajak Cuma 8 Persen
"Ini mah orang kaya yang gabut. Cari duit buat nambahin uang jajan aja," komentar seorang warganet.
Komentar lain menambahkan dengan nada humor, "Dia nge-grab, duitnya cuma buat beli permen kayaknya."
Yang menarik, video ini juga menunjukkan sisi positif dari kemajuan teknologi dan transportasi di Indonesia.
Kehadiran Tesla sebagai taksi online tidak hanya memberikan pengalaman premium bagi penumpang, tetapi juga menunjukkan bahwa kendaraan listrik mulai mendapat tempat dalam industri transportasi umum di Tanah Air.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
5 Rahasia Vario Evo 160 Terbongkar: Tarikan Makin Buas, Tak Cuma Sekadar Ganti Baju
-
Bayar Pajak Kendaraan di Jawa Barat Kini Bisa Dicicil, Tapi Harus Punya Rekening Bank
-
Tren Baru Komunitas Otomotif Bukan Sekadar Nongkrong Mobil Kini Lirik Olahraga Terkini
-
AISMOLI Desak Pemerintah Beri Kepastian Insentif Motor Listrik Jangka Panjang
-
Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Intip Komparasi Versus Trio Yamaha MAXi 155
-
Apa Bedanya Honda Vario Evo 160 vs Vario 160 Edisi Sebelumnya?
-
Spesfikasi Lengkap dan Harga Honda Vario Evo 160
-
New Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Termurah Rp 28 Juta
-
Infrastruktur SPKLU Masih Jadi Kendala, DFSK Pilih Main Aman dengan Mobil PHEV
-
Kenaikan Harga BBM Dongkrak Penjualan Mobil Listrik di Indonesia