Suara.com - Apakah Anda perlu jump-start mobil atau saatnya mengganti aki, Anda perlu tahu cara yang benar untuk melepas dan memasang kembali kabel aki.
Kabel aki mana yang harus dicopot terlebih dahulu tetapi dipasang terakhir? Jika jawabannya salah, Anda bisa menempatkan diri dalam bahaya.
Berikut penjelasannya seperti Suara.com telah rangkum dari Mechanic Base:
Mengidentifikasi Kabel Aki
Terminal aki di mobil Anda harus ditandai atau diberi kode warna. Jika terminal ditandai, Anda akan melihat tanda plus pada terminal positif dan tanda minus pada terminal negatif.
Ada juga kemungkinan tutup terminal diberi kode warna. Dalam kasus ini, merah menunjukkan terminal positif, sedangkan tutup hitam menunjukkan terminal negatif.
Jika Anda beruntung, mobil Anda akan menyertakan simbol dan warna, sehingga lebih mudah diidentifikasi.
Kabel Aki Mana yang Harus Dicopot Duluan?
Kabel negatif harus selalu dicopot terlebih dahulu dan dipasang terakhir. Jika Anda mencopot kabel positif terlebih dahulu, Anda bisa menciptakan hubungan pendek listrik dan ada risiko percikan api, terutama jika ada benda logam yang menyentuh area tersebut.
Baca Juga: Mesin Sekaliber Corolla, Harga Murah bak Avanza Bekas: Sedan Tangguh Satu Ini Cocok untuk Dilirik
Anda harus mengambil tindakan pencegahan aki yang tepat untuk menjaga keamanan semua orang.
Untuk melepas kabel aki, Anda memerlukan kunci soket, biasanya ukuran 10mm. Kunci ini harus pas pada baut penghubung. Putar kunci berlawanan arah jarum jam, dan seharusnya kendor.
Pastikan soket tidak menyentuh kedua terminal sekaligus, atau Anda akan menciptakan jalur listrik. Ketika Anda melepas kabel negatif, letakkan di samping. Jangan biarkan menyentuh aki atau terminal positif.
Kabel Aki Mana yang Harus Dipasang Terakhir?
Kabel aki negatif harus dipasang terakhir dan kabel positif terlebih dahulu. Ketika Anda memasang aki baru atau selesai jump-start, Anda harus berhati-hati untuk memasangnya dengan benar.
Jika Anda mengikuti langkah-langkah saat melepas terminal, Anda hanya perlu melakukan semuanya dalam urutan terbalik.
Berita Terkait
-
Mesin Sekaliber Corolla, Harga Murah bak Avanza Bekas: Sedan Tangguh Satu Ini Cocok untuk Dilirik
-
Kawin Silang Wagon R dan Jimny: SUV Suzuki Harga Setara Brio RS Bekas, 1 Liter Bisa Jalan 30 Km!
-
Kisah Pak Tarno yang Pernah Kena Tipu Manajernya Sendiri, Uang Rp100 Juta Buat Beli Mobil Raib
-
TRAC: Pilihan Cerdas untuk Rental Mobil Aman dan Terpercaya
-
Chery Resmikan Dealer Mobil Terbesar di Indonesia, Perluas Jangkauan Area Jawa Timur
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
Terkini
-
Mitsubishi Xpander HEV 2026 Resmi Melantai, Bawa Perubahan Besar pada Sektor Pengendalian
-
Pengakuan Jujur Bos Ford Usai Jajal Pikap Listrik BYD Shark 6, Akui Kompetitif Tapi...
-
Jangan Sepelekan! Segera Ganti Oli Motor Setelah Mudik agar Mesin Tak Jebol
-
Mitos atau Fakta: Matikan AC Mobil Bisa Bikin Mesin Tambah Bertenaga
-
Tesla Lolos dari Ancaman Recall 2 Juta Unit Mobil Listrik Terkait Fitur Mengemudi Satu Pedal
-
5 Mobil 3 Baris Senyaman Innova yang Mudah Dirawat dan Irit BBM
-
Update Harga Wuling Air EV Maret 2026, Unit Baru Mulai Rp214 Jutaan
-
Toyota Kucurkan Investasi Fantastis demi Percepat Produksi Mobil Listrik Terbaru
-
Terpopuler: Rekomendasi Mobil 7 Seater Jarang Rewel hingga yang Pajaknya Paling Irit
-
Viral Papan SPBU Tulis 'BUY BYD' Bukan Harga, Bukti Perang Iran Bikin Warga Pindah ke Mobil Listrik?