Suara.com - BYD Indonesia sukses menguasai pasa mobil listrik meski berstatus sebagai pendatang baru di industri otomotif Indonesia.
Tercatat BYD berhasil menguasai pangsa pasar mobil listrik Tanah Air melalui empat produk yang diboyong secara utuh dari China, BYD Dolphin, BYD Atto 3, BYD Seal, dan BYD M6.
"Kami berhasil menjadi pemain kunci untuk EV di Indonesia dengan market share sebesar 46 persen pada segmen ini (BEV). Kami juga sudah mengirimkan sebanyak 15.000 unit mobil listrik," ujar Presiden Direktur BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao, di Jakarta, Selasa (21/1/2025).
Lebih lanjut, disampaikan Eagle, kesuksesan ini juga seiring dengan penerimaan pasar terhadap produk BYD yang sangat luar biasa.
Selain itu, ini juga bukan hanya merupakan kehadiran teknologi baru pada industri otomotif tetapi juga dukungan pemerintah yang mendorong pertumbuhan industri EV.
"Kebijakan, regulasi, sampai bagian lainnya berkontribusi terhadap kenaikkan ini. Adopsi EV meningkat sangat signifikan dari 2 persenan menjadi 5 persen di 2024," kata Eagle.
Untuk terus mendongkrak adopsi mobil listrik di Indonesia. Sepanjang 2025 BYD akan menambah jaringan diler di yang tersebar di seluruh Indonesia
Dimana jumlah jaringan diler BYD saat ini sudah tersedia sebanyak 35 outlet untuk mengcover kebutuhan konsumen akan mobil listrik.
"Tahun ini kita akan memperluas cakupan pasar kita di Indonesia. Dengan cakupan tersebut, konsumen juga tidak perlu khawatir soal servis mobil listrik dari BYD," pungkas Eagle.
Baca Juga: Kadung Dicap Ringan Tangan: Intip Glamornya Isi Garasi Senilai Rp1,4 Miliar Milik Menteri Satryo
Berita Terkait
Terpopuler
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Menanti Kabar, Ini Sosok Dua Istri Pilot Andy Dahananto Korban Kecelakaan ATR 42-500
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
5 Mobil Listrik Compact Terlaris 2025: Geely dan Wuling Bersaing Ketat, BYD Nomor 3
-
Spesifikasi Citroen C3 Live (O): Mobil Murah Rp90 Jutaan Berfitur Kompetitif
-
Strategi Agresif Motul Indonesia Perkuat Jaringan Distributor Demi Kuasai Pasar Pelumas 2026
-
Apakah Sepeda Listrik Boleh Dicas Semalaman? Ini 5 Tipsnya Biar Aman
-
Modifikasi Toyota 86 Indonesia Siap Gebrak Pameran Osaka Auto Messe 2026
-
5 Rekomendasi Mobil Toyota Bekas Termurah 2026 yang Irit dan Bandel
-
Waktu Peluncuran Suzuki e-Vitara Diprediksi Hanya Tinggal Menunggu Waktu
-
5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
-
5 Mobil Bekas dengan Captain Seat yang Lebih Murah dari Alphard, Cocok Buat Mudik
-
Quartararo Berharap Yamaha M1 dengan Mesin V4 Bisa Lebih Bertenaga di MotoGP