Suara.com - Siapa yang nggak deg-degan kalau motornya harus turun mesin? Selain bikin kantong jebol, masa pemulihan atau inreyen setelahnya juga nggak boleh main-main.
Ada beberapa ritual yang wajib diperhatikan biar si kuda besi tetap gahar pasca turun mesin. Yuk simak tips jitunya seperti dilansir dari Wahana Honda.
- Santai Dulu, Jangan Ngebut
Ibarat orang habis operasi, motor yang baru turun mesin butuh waktu pemulihan. Komponen barunya perlu waktu buat "PDKT" satu sama lain.
Selama sebulan pertama, jaga kecepatan di bawah 60 km/jam. RPM juga jangan sampai tembus 4.000. Sabar bro, nanti juga bisa gaspool lagi.
- Istirahat Itu Penting
Nah, meski cuma buat commuting harian, kasih jeda istirahat tiap 30 menit sekali. Apalagi kalau terjebak macet Jakarta. Mesin baru butuh cooling down, biar nggak overheat dan stress. Ingat, mesin stress bisa bikin kantong jebol lagi.
- Oli Adalah Kunci
Begitu odometer nunjukin angka 500 km atau sekitar seminggu pemakaian, langsung ganti oli. Ini ritual wajib buat bersihin sisa-sisa "debu" hasil gesekan komponen baru. Anggap aja seperti detox untuk motormu.
- Pelan-Pelan Saja Dulu
Kalau biasanya bisa tancap dari 0-80 km/jam dalam 10 detik, sekarang slow down ke 20-25 detik. Ibaratnya seperti atlet yang baru sembuh cedera, butuh warming up dulu sebelum kembali ke kondisi prima. Sabar ya bro, nanti juga bisa ngebut lagi.
- No Hard Braking, No Full Gas!
Jangan dulu sok-sokan wheelie atau rem mendadak! Bukan cuma mesin yang butuh adaptasi, komponen lain seperti rem dan ban juga perlu waktu untuk menyesuaikan diri. Kalau dipaksa, bisa-bisa malah bikin masalah baru.
Anggap aja motormu seperti pacar baru - butuh perhatian ekstra dan kesabaran tingkat tinggi! Kalau dirawat dengan benar selama masa inreyen, dijamin performanya bakal maksimal dan awet. Plus, kamu bisa lebih hemat karena nggak perlu bolak-balik bengkel.
Baca Juga: Kejutan Manis dari Suzuki: Motor Irit dan Elegan Berteknologi SEP
Nah, gimana bro? Mudah kan tips-tipsnya? Yang penting konsisten dan sabar dalam menjalankannya. Kalau sudah lewat masa inreyen, baru deh bisa gaspool sepuasnya. Tapi tetap safety first ya! Keep riding, keep safe.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Keamanan Konsumen Terancam Honda Tarik Satu Juta Unit Kendaraan Karena Masalah Serius
-
Harga BYD M6 DM di bawah Rp300 Juta, Lebih Murah dari Toyota Veloz Hybrid
-
Strategi Yamaha Banjir Promo di Jakarta Fair 2026 Redam Dominasi Pesaing
-
Menguji Iritnya Honda PCX 160 RoadSync dalam Touring ke Rancabali
-
Meksiko Tantang Pasar Otomotif Dunia Lewat Mobil Listrik Nasional Seharga LCGC
-
Lonjakan Ekspor Mobil China Ancam Dominasi Global Saat Harga BBM Melambung Tinggi
-
Gajah Tunggal Rilis Ban Zeneos Starize Baru Ukuran 13 Inci dan 14 Inci
-
Perbedaan Spesifikasi, Fitur dan Harga 5 Varian Kawasaki KLX Terbaru: Kini Ada Versi XPL
-
Kawasaki Luncurkan Motor Matic hingga Mobil Seharga Miliaran, Intip Spesifikasinya
-
BYD Incar Tahta Tertinggi Mobil Laris Milik Toyota, Target 5 Tahun