Suara.com - Astra Infra Toll Road Cikopo Palimanan, pengelola jalan tol Cipali, mengatakan akan memberikan ganti rugi kepada para konsumen yang kendaraannya mengalami kerusakan akibat melibas jalan berlubang di ruas jalan bebas hambatan tersebut.
Direktur Operasional Astra Infra Toll Road Cikopo Palimanan Rinaldi dalam keterangannya di Jakarta, pekan ini mengatakan pihaknya siap memberikan ganti rugi kepada konsumen yang mobilnya mengalami pecah ban atau kerusakan lain saat melintas di jalan tol Cipali.
Cara klaim ganti rugi untuk konsumen yang melintas di jalan Tol Cipali cukup mudah.
Pertama, pengguna jalan yang mengalami kerusakan kendaraan akibat lubang di Tol Cipali (KM 72 – KM 188 Tol Transjawa) dapat melakukan klaim melalui call center Astra Infra Toll Road Cikopo – Palimanan di nomor (0260) 7600 600 atau melalui pesan singkat whatsapp di nomor 0853-1629-2905.
Kedua, konsumen diminta melengkapi dokumen yang diminta untuk dilengkapi oleh pihak pengelola tol Cipali.
Klaim ganti rugi akan diproses maksimal 14 hari kerja setelah dokumen klaim dilengkapi oleh pengguna jalan.
Sebelumnya diwartakan Astra Infra Toll Road Cikopo Palimanan meminta maaf dan berjanji akan memberikan ganti rugi kepada konsumen yang mobilnya mengalami kerusakan saat melibas jalan berlubang di Tol Cipali.
”Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi, dan berkomitmen untuk dapat mengganti kerugian yang menimpa pengguna jalan, serta segera melakukan penanganan lubang di ruas Tol Cipali,” kata Rinaldi dalam keterangannya di Jakarta, Senin (27/1/2025).
Untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan, Astra Infra Toll Road Cikopo Palimanan melakukan penanganan melalui beberapa tindakan di lapangan.
Baca Juga: Kecelakan Bus Rombongan Unpam di Cipali: Direktur Pascasarjana Meninggal, Warek II Kritis
Secara konsisten, dilakukan penanganan berupa patching dan pemasangan perambuan yang cukup untuk memastikan pekerjaan terlaksana dengan baik dan aman.
Tak hanya itu, untuk memastikan pengerjaan dapat segera diselesaikan, dikerahkan sebanyak 12 tim yang melakukan penanganan perbaikan di sepanjang ruas Tol Cipali.
Koordinasi dan kerjasama juga dilakukan dengan pihak terkait, termasuk dengan Patroli Jalan Raya (PJR) setempat untuk mengawal proses penanganan.
Sementara itu, untuk memastikan lubang telah ditangani, setiap harinya secara rutin tim inspektor melakukan penyisiran di sepanjang ruas Tol Cipali tanpa kecuali, termasuk untuk melakukan identifikasi awal jika terdapat kemunculan lubang baru.
Adapun untuk penanganan lebih lanjut, akan dilakukan tindakan preservasi yang lebih permanen, dengan turut mempertimbangkan intensitas curah hujan yang cukup tinggi dan peningkatan volume lalu lintas yang terjadi selama periode libur panjang Isra Mi’raj dan Imlek.
”Kami akan mengupayakan penanganan yang terbaik untuk mencegah kejadian serupa terulang, dengan tetap memperhatikan faktor keamanan dan keselamatan untuk pekerja maupun pengguna jalan,” tutup Rinaldi.
Berita Terkait
-
Banyak Mobil Pecah Ban, Pengelola Tol Cipali Minta Maaf dan Siap Mengganti Rugi
-
Ban Mobil Pecah Saat Berkendara? Ini Dia Biang Keroknya
-
Astra: Angka Kecelakaan di Tol Cipali Turun
-
Siap-Siap! Tarif Tol Cipali Bakal Naik, Cek Daftarnya
-
Kecelakan Bus Rombongan Unpam di Cipali: Direktur Pascasarjana Meninggal, Warek II Kritis
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123