Suara.com - Lombok Timur kembali dihebohkan dengan kasus pencurian sepeda motor yang terbilang licik. Kali ini, pelaku berpura-pura menjadi tamu dan menagih utang sebelum akhirnya membawa kabur kendaraan korban.
Peristiwa ini terjadi di Kecamatan Labuhan Haji, saat seorang warga didatangi orang tak dikenal yang mengaku ingin menagih utang, Jumat (31/1).
Awalnya, korban tidak curiga. Setelah berbincang, tamu tersebut meminta izin untuk ke toilet. Namun, yang terjadi selanjutnya benar-benar di luar dugaan.
Saat korban lengah, pelaku langsung membawa kabur motor yang terparkir di depan rumah.
Korban yang baru menyadari kejadian ini langsung berusaha mencari kendaraannya, tetapi motor sudah raib. Tak ingin membuang waktu, korban segera melapor ke polisi.
Pelaku Ditangkap di Tempat Berbeda
Begitu menerima laporan, Tim Satreskrim Polres Lombok Timur bergerak cepat melakukan penyelidikan. Hasilnya, dua orang pelaku berhasil diamankan di lokasi berbeda tanpa perlawanan, Minggu (2/2).
"Kedua pelaku yang kami tangkap berinisial HD (22), warga Desa Sakra, dan LM (36), warga Sakra Selatan. Kami juga menyita barang bukti sepeda motor hasil curian," ujar Kasi Humas Polres Lombok Timur, AKP Nicolas Oesman, Senin (3/2).
Kini, kedua pelaku telah mendekam di balik jeruji besi untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Mereka dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman hingga tujuh tahun penjara.
Baca Juga: Inikah Penerus Smash? Intip Spesifikasi Suzuki Spinner: Harganya Bikin Jupiter Z dan Revo Terpukul
Polisi Imbau Masyarakat Lebih Waspada
Menanggapi kasus ini, pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap tamu tak dikenal. Modus berpura-pura bertamu kini mulai digunakan oleh pencuri untuk melancarkan aksinya.
"Kami harap masyarakat tetap waspada dan tidak mudah percaya pada orang yang baru dikenal, apalagi jika ada yang tiba-tiba datang dengan alasan menagih utang atau meminta bantuan," tegas Nicolas.
Kasus ini menjadi pengingat bagi warga untuk selalu waspada dan meningkatkan pengamanan terhadap barang berharga, terutama kendaraan bermotor. Jangan sampai kelengahan berujung pada kehilangan yang merugikan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Berapa Lama Flek Hitam Hilang dengan Serum? Ini 6 Rekomendasi Serum Terbaik
-
Santri Korban Pembakaran Mulai Menulis Tapi Malu Masuk Sekolah
-
Status Tersangka Tak Gugur! Kejagung Terbitkan 3 Sprindik Baru Usut Skandal Korupsi Febrie
-
Sleeping with the Enemy: Chemistry Panas Cinta Laura dan Randy Martin, Tayang di WeTV
-
Kasus Kiai Ashari di Persimpangan, Kendala Bukti Hambat Pengusutan Dugaan Pencabulan 50 Santri
-
Kasus Febrie Adriansyah Masuk Babak Baru, Kejagung Terbitkan 3 Sprindik Penyidikan
-
Dilema Social Battery Low: Baru Nongkrong Kok Udah Pengen Pulang?
-
Appi Batal Maju, Sinyal Hengkang dari Partai Golkar?
-
Tom Cruise hingga Robbie Williams Tampil di Penutupan Piala Dunia 2026
-
Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Rela Turun Kasta demi Gabung Semen Padang