Suara.com - Jika Indonesia punya Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia), maka Amerika Serikat punya NADA (National Automobile Dealers Association).
Nah, organisasi yang menaungi produsen mobil AS mulai merespon permintaan pasar dengan menggalakkan produksi mobil murah.
Konsensus ini tercermin dalam acara NADA Show pekan lalu, yang membawa kabar baik bagi konsumen, menurut laporan The Drive.
Sejumlah merek seperti Ford, Mini, Mitsubishi, dan Ram akan menurunkan harga awal MSRP dari crossover dan truk mereka dengan memperkenalkan trim dasar atau versi dengan fitur lebih sedikit.
Bahkan Tesla dilaporkan akan menghadirkan model baru yang lebih terjangkau, kemungkinan varian dari Model 3 dan Model Y.
General Motors dan Volkswagen telah merasakan manfaat dari model dengan harga terendah mereka, sementara Stellantis baru-baru ini memperkenalkan kembali minivan yang lebih terjangkau.
Namun, jika Anda berharap bahwa Mitsubishi Mirage atau Nissan Versa dengan harga di bawah $20.000 (sekitar Rp 328,6 juta) akan kembali, mungkin Anda harus menelan ludah.
Menurunkan harga tidak berarti produsen mobil akan melakukannya pada kendaraan dengan margin keuntungan rendah.
Rob Kaffl, Direktur Penjualan Ford di AS, mencatat bahwa trim dengan harga lebih rendah juga bisa spesifik berdasarkan kebutuhan daerah.
Baca Juga: Perdana! Xiaomi Recall Besar-besaran, 30 Ribu Unit Mobil Terdampak
Misalnya, truk hybrid untuk Florida dan model 4×2 dengan kapasitas towing tinggi untuk Texas. Bronco dasar juga akan kembali pada tahun 2025, dan Ford memiliki rencana untuk versi yang lebih murah dari Bronco Sport dan Maverick.
Kendati demikian, kendaraan baru tetap terlalu besar dan mahal. Harga transaksi rata-rata (ATP) kendaraan baru adalah $49.740 (sekitar Rp 816 juta) pada bulan Desember, menurut temuan terbaru Kelley Blue Book.
Apakah tren ini akan menular ke Indonesia? Dengan pasar yang terus berkembang dan kebutuhan konsumen yang beragam, mungkin saja produsen mobil akan membawa strategi ini ke Indonesia.
Menawarkan kendaraan terjangkau dengan fitur-fitur yang memadai dapat menjadi strategi yang menarik untuk menarik lebih banyak konsumen di tanah air.
Berita Terkait
-
Perdana! Xiaomi Recall Besar-besaran, 30 Ribu Unit Mobil Terdampak
-
Mobil Kampus Universitas Suryakancana Kecelakaan di Sukabumi, 13 Orang Terluka
-
Mitsubishi Siapkan Mobil Listrik Sekaliber HR-V? Begini Bocorannya
-
BYD Siap Acak-acak Pasar LCGC, Mobil Listrik Murah Meriah Bakal Rilis
-
Pemilik Mobil Listrik MG4 EV Kesal Ditolak Ngecas di Showroom MG, Bandingkan dengan Pelayanan Wuling dan Hyundai
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
-
Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan
-
Usai Lebaran, Para Bos Anak Usaha Astra Kompak Mundur
Terkini
-
Pengakuan Jujur Bos Ford Usai Jajal Pikap Listrik BYD Shark 6, Akui Kompetitif Tapi...
-
Jangan Sepelekan! Segera Ganti Oli Motor Setelah Mudik agar Mesin Tak Jebol
-
Mitos atau Fakta: Matikan AC Mobil Bisa Bikin Mesin Tambah Bertenaga
-
Tesla Lolos dari Ancaman Recall 2 Juta Unit Mobil Listrik Terkait Fitur Mengemudi Satu Pedal
-
5 Mobil 3 Baris Senyaman Innova yang Mudah Dirawat dan Irit BBM
-
Update Harga Wuling Air EV Maret 2026, Unit Baru Mulai Rp214 Jutaan
-
Toyota Kucurkan Investasi Fantastis demi Percepat Produksi Mobil Listrik Terbaru
-
Terpopuler: Rekomendasi Mobil 7 Seater Jarang Rewel hingga yang Pajaknya Paling Irit
-
Viral Papan SPBU Tulis 'BUY BYD' Bukan Harga, Bukti Perang Iran Bikin Warga Pindah ke Mobil Listrik?
-
Bahaya yang Menanti Jika Motor Tidak Segera Diservis Setelah Dibawa Mudik Lebaran