Suara.com - Polisi memiliki tugas tak hanya menertibkan lalu lintas, tetapi juga memberikan imbauan kepada masyarakat dan pengguna jalan. Nah kali ini, muncul imbauan dari polisi yang justru membuat netizen salah fokus yakni penggunaan klakson.
Hal ini diungkapkan dalam postingan akun X TMCPoldaMetro. Dalam unggahan tersebut, disebutkan kalau klakson ada aturannya saat hendak dipakai.
"Hidup lagi capek-capeknya, pulang kerja disambut tet-tot-tet-tot di jalan, siapa pun pasti pusing. Iya kan, Sobat? Klakson itu penting untuk komunikasi di jalan, tapi kalau dipakai sembarangan bisa jadi polusi suara, loh. Nah, supaya nggak mengganggu, penggunaan klakson ada etikanya. Selalu gunakan klaksonmu dengan bijak, ya!" tulis caption dari unggahan tersebut.
Dalam infografisnya juga dijelaskan cara penggunaan klakson yang benar.
Klakson sekali artinya "Hai, permisi ya!" Dua kali berarti "Makasih lho sudah kasih jalan!" Nah, yang panjang dan brutal itu? Khusus buat situasi darurat saja. Bukan buat melampiaskan emosi gara-gara macet atau kesal sama pengendara lain.
Lucunya, begitu panduan ini viral, warganet malah sibuk komen yang tidak-tidak.
Ada yang fokus sama penjelasan tet-tot-tet-tot. ("Mohon maap, yg bunyinya tet-tot-tet-tot itu klakson mobil pribadi atau suara strobo pejabat ya??"), ada yang sibuk bahas admin dari kaun tersebut ("Mobil biasa itu bunyi klakson nya tin tin. Ini admin nya pinter banget ya.").
Tapi di balik kehebohan itu, ada pesan serius nih. Polisi tidak main-main soal area bebas klakson: rumah sakit (pasien butuh istirahat, Gaes!), tempat ibadah (yang khusyuk jangan diganggu), dan sekolah (anak-anak lagi fokus belajar).
Sudahkan kalian menerapkan klakson seperti imbauan dari polisi di atas?
Baca Juga: Menguak Misteri Aki Lemah Kendaraan, 3 Tanda Ini Wajib Tahu
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
Terkini
-
4 Contoh Mobil 7 Seater Bekas yang Perlu Dihindari Kalau Budget Perawatan Pas-pasan
-
Alphard Versi Murah vs Denza D9, Kamu Tim Mana?
-
Helm Shark Perkenalkan Visor Canggih yang Bisa Berubah Warna dalam Satu Detik
-
Masih Mau Beli Innova? Ini Alternatif Lain yang Patut Dipinang dan Sudah Senyaman Alphard
-
5 Motor Cruiser Mirip Harley-Davidson, Harga Mulai Rp30 Jutaan
-
4 Rekomendasi Mobil Listrik Mungil Rp200 Jutaan yang Jarak Tempuhnya Tembus 300 Km
-
Biaya Servis Mobil Hybrid vs Mobil Bensin Biasa, Mana yang Lebih Hemat?
-
Mengenal Fitur V2L yang Bisa Jadi Sumber Listrik Berjalan LEPAS L8
-
Apakah Sunroof Mobil Bisa Bocor? Ini 7 Rekomendasi Mobil SUV Sunroof Murah
-
JETOUR T2 Tampil Tangguh dengan Konsep Modifikasi NOMAD dan Obsidian di IIMS 2026