Suara.com - Aki mobil sering dianggap sepele, padahal komponen ini punya peran vital untuk menjaga kinerja berbagai sistem kendaraan, mulai dari starter hingga perangkat elektronik di dalam mobil.
Saat aki bermasalah, bukan hanya kenyamanan yang terganggu, tetapi juga keamanan berkendara. Agar aki mobil tetap awet dan tidak cepat tekor, ada beberapa langkah sederhana namun penting yang bisa Anda lakukan, dikutip dari AIS Windshield Experts.
Salah satu penyebab aki cepat habis adalah kebiasaan mengambil perjalanan pendek secara berlebihan.
Meskipun tidak langsung merusak aki, frekuensi perjalanan singkat di bawah 20 menit, khususnya setelah mobil lama tidak digunakan, dapat mencegah aki terisi penuh.
Jika mobil sering dibiarkan idle selama beberapa hari dan hanya digunakan untuk perjalanan singkat, daya tahan aki bisa menurun.
Solusinya? Pastikan Anda menggunakan mobil untuk perjalanan lebih dari 20 menit secara rutin agar aki punya waktu cukup untuk mengisi daya.
Selain itu, cara pemasangan aki juga berpengaruh pada umurnya. Jika aki tidak dipasang dengan kencang, getaran berlebih dapat merusak bagian internalnya.
Namun, memasangnya terlalu kencang juga dapat menyebabkan kerusakan. Kuncinya adalah mengencangkan baut hingga terasa cukup kuat, lalu memutar setengah putaran lagi untuk memastikan posisi aki aman tanpa merusak komponen.
Perhatikan Perawatan Rutin
Baca Juga: Persiapan Mudik 2025: Mengenal Kode pada Aki Mobil plus Tips Memilihnya
Sama seperti tubuh manusia yang butuh pemeriksaan rutin, aki mobil juga perlu dicek secara berkala. Salah satu masalah umum adalah korosi pada terminal aki.
Anda bisa mencegahnya dengan membersihkan tumpukan kotoran atau karat menggunakan cairan alkali atau asam.
Selain itu, gunakan voltmeter untuk memeriksa tegangan aki. Aki yang sehat biasanya memiliki tegangan 12,7 V atau lebih.
Jika tegangan lebih rendah, segera isi ulang daya aki agar performanya tetap optimal.
Lindungi Aki dari Suhu Ekstrem
Perubahan suhu ekstrem juga bisa memperpendek umur aki. Panas berlebih dapat menyebabkan cairan elektrolit menguap dan meningkatkan risiko korosi pada pelat timbal.
Sebaliknya, suhu dingin bisa mengurangi kapasitas aki dan memperlambat pengisian daya. Salah satu cara mengatasi hal ini adalah dengan memasang insulasi tambahan untuk menjaga suhu aki tetap stabil, baik saat musim panas maupun dingin.
Kurangi Pemakaian Listrik saat Mesin Mati
Kebiasaan meninggalkan lampu, radio, atau perangkat elektronik menyala saat mesin mati bisa menambah beban pada aki.
Jika daya yang dibutuhkan melebihi kapasitas output alternator dalam mode pasif, aki akan cepat habis. Sebelum meninggalkan mobil, pastikan semua perangkat elektronik telah dimatikan untuk mengurangi risiko kerusakan.
Jaga Kebersihan Aki
Terakhir, pastikan permukaan aki bebas dari debu dan kotoran. Aki yang kotor lebih rentan terhadap pengosongan daya dan bahkan risiko korsleting.
Dengan menjaga aki tetap bersih, Anda tidak hanya memastikan umur aki lebih panjang, tetapi juga menghindari kerusakan yang tidak perlu.
Melakukan perawatan sederhana ini dapat memperpanjang umur aki mobil Anda dan menjaga performanya tetap maksimal. Jangan tunggu aki bermasalah—rawatlah secara rutin agar kendaraan Anda selalu siap melaju dengan lancar.
Jadi, jangan sampai aki mobil Anda cepat tekor gara-gara melakukan sederet kesalahan sepele seperti yang sudah dipaparkan di atas, ya!
Selain itu, pastikan Anda juga memarkir mobil Anda di tempat yang layak, sehingga tak terpapar dengan sinar matahari secara konstan.
Tag
Berita Terkait
-
Persiapan Mudik 2025: Mengenal Kode pada Aki Mobil plus Tips Memilihnya
-
Anggota TNI AL Penembak Bos Rental Nangis Mohon Ampun di Pengadilan Militer: Anak Saya Masih Kecil
-
Video Polisi Berhentikan Pengendara di Tol Viral, Polda Metro Jaya Ungkap Fakta Sebenarnya
-
Kode Keras Suzuki Hadirkan Fronx Dalam Waktu Dekat, Iklan Misterius Ini Buktinya
-
Daftar Harga Mobil Listrik BYD Terbaru Maret 2025, Lengkap Atto 3 hingga Dolphin
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
4 Pilihan Motor Hybrid di Indonesia dari Termurah hingga Premium
-
Rekomendasi 3 Motor Listrik Sensasi ala Nmax: Mending Fox 350, Gesits GV1, atau United T1800?
-
3 Mobil Listrik Terlaris China Bertarung di Indonesia, Simak Fitur Menariknya!
-
Cari Nyaman atau Desain Gahar? Begini Perbandingan Indomobil eMotor Tyranno vs Polytron Fox 350
-
Efisiensi vs Style, Mending Mitsubishi Mirage atau Honda Brio Bekas?
-
Berapa Harga Baru Suzuki Fronx 2026? Segini Pajak Tahunan, Konsumsi BBM, Tenaga Mesin
-
Nissan March Berapa Silinder? Intip Harga Seken, Spek, Pajak Tahunan, Konsumsi BBM
-
Mobil Nissan Apa Saja? Intip Daftar Harganya Februari 2026 dari SUV, MPV hingga Mobil Listrik
-
Arsitektur e-Platform BYD Menjadi Standar Baru Kendaraan Listrik Masa Depan di Indonesia
-
Brio RS CVT Kalah Murah, Mitsubishi Eclipse Cross 2020 vs Toyota C-HR 2020 Mending Mana?