Suara.com - Sebuah momen tak terduga yang terekam dalam video viral baru-baru ini telah menggemparkan jagat otomotif Indonesia. Wuling Air EV, mobil listrik mungil yang kerap dipandang sebelah mata, membuktikan kemampuannya yang mengagumkan dengan menerobos genangan banjir yang cukup dalam di area perumahan.
Peristiwa yang diabadikan dan dibagikan melalui akun Instagram @aboutdkj ini seketika memicu perdebatan seru di kalangan pecinta otomotif dan masyarakat luas.
Yang membuat decak kagum adalah bagaimana kendaraan kompak ini dengan tenang melintasi genangan air yang mencapai setengah tinggi bodinya.
Lebih menakjubkan lagi, Wuling Air EV tetap mempertahankan performa optimalnya bahkan setelah melewati kubangan air tersebut. Kejadian ini seolah menepis anggapan umum bahwa mobil listrik rentan terhadap air.
Di balik ketangguhan ini, tersembunyi kecanggihan teknologi yang menjadi tulang punggung Wuling Air EV. Mobil ini dibekali sistem kelistrikan berstandar keamanan tinggi, dengan komponen-komponen vital yang terlindungi dari air.
Baterai dan sistem penggerak listriknya ditempatkan dalam ruang khusus kedap air, memberikan perlindungan ekstra saat menghadapi situasi banjir.
Tanggapan publik terhadap video tersebut beragam, mulai dari ungkapan kekaguman hingga nada kehati-hatian. Banyak netizen terkesima dengan kemampuan mobil listrik kompak ini mengatasi situasi yang umumnya dihindari oleh kendaraan elektrik. Namun, beberapa pengamat juga mengungkapkan keprihatinan tentang dampak jangka panjang terhadap sistem kelistrikan kendaraan.
Apakah Mobil Listrik Aman Dipakai untuk Terjang Banjir?
Dilansir dari Wuling Indonesia, mobil listrik diproduksi sudah melewati beberapa tahap. Setidaknya terdapat tiga alasan mobil listrik bisa dipakai untuk terjang banjir.
- Teknologi Canggih yang Menjamin Keamanan
Berkat inovasi para insinyur jenius, mobil listrik modern hadir dengan sistem perlindungan mutakhir. Bayangkan baterai mobil listrik seperti benteng yang dilapisi pelindung kedap air super tangguh. Komponen vital lainnya pun tak kalah hebat dengan segel khusus yang membuat air tak bisa menerobos masuk.
- Desain yang Mengantisipasi Segala Cuaca
Produsen mobil listrik tidak main-main dalam merancang kendaraan masa depan ini. Setiap material dipilih dengan cermat untuk menghadapi berbagai kondisi cuaca ekstrem. Alhasil, Anda bisa tetap tenang melintasi genangan air tanpa takut mobil mengalami masalah teknis.
Baca Juga: Deretan SPKLU Non PLN untuk Mobil Listrik Selama Mudik Lebaran 2025
- Pengisian Daya di Tengah Hujan? Bukan Masalah!
Yang lebih mengagumkan lagi, sistem pengisian daya mobil listrik dirancang dengan teknologi anti air canggih. Kepala charger dan soket listrik dilengkapi sistem kedap air, sehingga Anda tetap bisa mengisi daya meski langit sedang menumpahkan air.
Fenomena ini membuka diskusi lebih luas tentang kesiapan infrastruktur mobil listrik di Indonesia menghadapi tantangan iklim tropis. Kemampuan Wuling Air EV menghadapi genangan air memberikan sudut pandang baru tentang adaptabilitas kendaraan listrik terhadap kondisi ekstrem.
Meski mengesankan, penting diingat bahwa produsen kendaraan tidak menganjurkan untuk sengaja menerobos banjir. Tindakan tersebut tetap mengandung risiko, baik bagi keselamatan pengemudi maupun kendaraan. Pemilik mobil listrik tetap diharapkan mengutamakan aspek keamanan dan menghindari situasi berbahaya.
Kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi industri otomotif listrik Indonesia. Ketangguhan Wuling Air EV membuktikan bahwa teknologi mobil listrik terus berkembang menyesuaikan kebutuhan pasar lokal. Hal ini bisa menjadi pemicu inovasi dalam pengembangan kendaraan listrik yang lebih tangguh untuk kondisi geografis Indonesia.
Viral video ini telah membuka mata publik tentang potensi sebenarnya dari kendaraan listrik modern. Meski masih ada kekhawatiran dampak jangka panjang, pengalaman ini diharapkan dapat mendorong kemajuan teknologi dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap mobil listrik sebagai transportasi masa depan yang andal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
H-135 Kick Off Piala Dunia 2026, Dua Negara Ini Harus Tempuh Perjalanan 15.000 KM
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Paling Murah, Cocok buat Gaming dan Multitasking
-
Kenaikan Harga Emas yang Bikin Cemas
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
Terkini
-
5 Motor Trail Murah untuk Hobi Off-Road Maupun Tunggangan Harian di Pegunungan
-
5 Mobil Bekas Toyota yang Pajaknya Murah, Mulai Rp 1 Jutaan
-
Daftar Harga Mobil Brio Bekas Semua Tahun, Mulai Rp40 Jutaan
-
Panduan Balik Nama Motor: Jangan Tunda Lagi, Hindari Kendala Pajak Ribet!
-
74 Miliar Total Hartanya, Ini 3 Kendaraan Deputi BI Baru Thomas Djiwandono, Harga Mulai Rp800 Juta
-
Toyota Siap Perkenalkan Tiga Model Elektrifikasi Pekan Depan
-
4 Varian Toyota Alphard 2011 yang Kini Seharga Avanza, Mewah dan Lega Mulai Rp145 Juta
-
5 Mobil Bekas dengan Suspensi Paling Empuk, Nyaman Dikendarai ke Mana Saja
-
2026 Masih Jadi Rebutan? Pesona Yaris Bakpao 2011 yang Dijual Mulai Rp80 Juta
-
9 Alternatif Avanza Lebih Empuk Anti Limbung, MPV Paling Worth It Modal 60 Jutaan