Suara.com - Bayangkan sebuah mobil mewah terjun bebas dari ketinggian sebuah gedung dua lantai. Mengerikan? Itulah yang terjadi pada sebuah BMW 740 Li di Tol Krian-Gresik awal April lalu. Namun, dari tragedi ini muncul kisah menakjubkan tentang bagaimana teknologi modern dapat menyelamatkan nyawa manusia.
Drama di Ketinggian
Pagi yang seharusnya tenang mendadak berubah jadi momen menegangkan di ruas Tol Krian-Gresik.
Sebuah mobil BMW dengan pelat nomor P 805 INI mendadak terjun bebas dari ketinggian lebih dari 5 meter di dekat Exit Tol Bunder.
Bayangkan, mobil mewah itu melayang sesaat di udara sebelum menghantam tanah dengan keras—pemandangan yang bikin jantung serasa mau copot bagi siapa pun yang melihatnya.
Namun, di balik dramanya, ada kisah yang nyaris tak masuk akal—dua penumpang di dalam mobil tersebut dinyatakan selamat!
Bukan hanya selamat, mereka berhasil keluar dari kendaraan tanpa luka parah. Seolah ada tangan tak terlihat yang melindungi mereka dari tragedi.
Rahasia di Balik Keajaiban
Keajaiban ini bukanlah kebetulan. BMW 7 Series didesain teknologi dengan sentuhan futuristik.
Baca Juga: Setampan BMW C400X, Menggoda Mata: Inilah Skutik Premium Honda Terbaru yang Bikin Ngiler
Di balik bodi elegannya, tersembunyi sebuah rahasia besar: teknologi Carbon Core. Inilah inovasi mutakhir yang menggabungkan kekuatan serat karbon, ketangguhan baja, dan ringan serta fleksibelnya aluminium dalam satu struktur rangka yang revolusioner.
Teknologi ini bukan main-main. Serat karbon yang digunakan dalam Carbon Core adalah material yang sama dengan yang dipakai dalam dunia balap Formula 1—dirancang untuk melindungi pembalap dari tabrakan berkecepatan tinggi.
Kini, kekuatan dan keamanan tingkat tinggi itu hadir dalam balutan kemewahan BMW 7 Series.
Hasilnya? Sedan yang tidak hanya kokoh dan aman, tapi juga ringan dan lincah di jalan. Pengalaman berkendara pun terasa lebih presisi, efisien, dan tentu saja, tetap elegan di setiap sudut.
Lebih dari Sekadar Airbag
BMW 7 Series bukan cuma soal kemewahan dan kenyamanan—mobil ini juga dirancang sebagai pelindung terbaik di jalanan. Dengan struktur monokok canggih, bodinya ibarat benteng modern yang siap menghadapi benturan sekeras apapun.
Saat terjadi kecelakaan, rangka mobil dirancang untuk menyerap energi tabrakan secara efisien, sementara kabin penumpang tetap kokoh dan aman, seolah terlindungi dalam ruang baja yang kedap.
Keunggulan ini bukan sekadar gimmick, tapi benar-benar bisa jadi penentu antara selamat atau tidak dalam situasi paling ekstrem.
Teknologi keselamatan BMW 7 Series membawa perlindungan ke level yang lebih tinggi, melampaui fungsi airbag semata. Ini adalah perpaduan antara rekayasa presisi Jerman dan kepedulian terhadap keselamatan manusia.
Tak heran jika BMW 7 Series kerap menjadi pilihan para eksekutif dan figur penting dunia—karena mobil ini tak hanya memanjakan, tapi juga menjaga dengan sepenuh hati.
Pelajaran Berharga
Insiden ini membuka mata kita tentang pentingnya teknologi keselamatan modern. BMW telah membuktikan bahwa investasi dalam keselamatan bukanlah sekadar jargon marketing. Ketika diuji dalam situasi terburuk, teknologi mereka berhasil melakukan tugasnya - menyelamatkan nyawa.
Penutup yang Menginspirasi
Meski teknologi canggih telah membuktikan kehebatannya, ini bukan berarti kita bisa lengah. Keselamatan tetap dimulai dari kesadaran pengendara.
Namun, kisah ini menjadi pengingat bahwa di balik kemewahan BMW 7 Series, tersimpan teknologi yang siap melindungi penggunanya dalam situasi paling ekstrem sekalipun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- Terpopuler: 7 HP Layar Super Amoled, Samsung Galaxy A07 5G Rilis di Indonesia
Pilihan
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
Terkini
-
Berpotensi Sebabkan Cidera, Model Setir Mobil Setengah Lingkaran Mulai Dilarang 2027
-
Jetour T2 Raih Dua Penghargaan di IIMS 2026
-
Hyundai Beri Penjelasan Masih Pasarkan Stargazer Model Lama Meski Ada Model Baru
-
Aki Bekas Motor Dihargai Berapa? Diklaim Lebih Hemat dari Aki Baru
-
Jadwal Operasional Samsat Libur Imlek 2026: Catat Tanggal Kembali Buka dan Cara Bayar Pajak Online
-
Strategi Hyundai Hadapi Gempuran Mobil Hybrid dan Listrik di Indonesia
-
5 Mobil Bekas Mulai 50 Jutaan: Air Intake Tinggi, Aman Terjang Banjir Sebetis Orang Dewasa
-
Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
-
Cerdas Memilih Matic Honda 160cc Bekas: Performa Naik Kelas dengan Harga Lebih Terjangkau
-
Gak Perlu Naik Motor Lagi! Ini 5 Opsi Mobil Bekas 70 Jutaan yang Siap Diajak Mudik Lebaran 2026