Suara.com - Yamaha Eropa kembali menghadirkan pembaruan menarik pada motor retro terbarunya, XSR125 dan XSR125 Legacy.
Kedua model ini kini tampil lebih segar, membawa pesona klasik yang dipadukan dengan teknologi modern.
Dilengkapi mesin bersilinder tunggal dengan performa yang memenuhi standar Euro5+, motor ini menawarkan pengalaman berkendara yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga bertenaga, menurut laporan dari Motorcycle News.
Jika konsumen Inggris atau Eropa sana sedang mencari motor retro dengan tampang seganteng XSR155 namun performa yang tidak terlalu tinggi, Yamaha XSR125 adalah jawabannya.
Pembaruan Desain Klasik yang Memukau
Salah satu daya tarik XSR125 adalah desain retro khas Yamaha yang tetap relevan di tengah perkembangan industri otomotif, mirip dengan Yamaha XSR 155 yang juga hadir di Indonesia.
Untuk model Legacy yang lebih mahal, Yamaha menghadirkan pilihan warna baru, ‘Legend Silver,’ yang terinspirasi dari desain ikonik XT500 thumper era 70-an hingga 80-an.
Sedangkan untuk varian standar, pengguna dapat memilih warna seperti abu-abu, biru, atau putih.
Detail perbedaan antara kedua model terlihat pada penggunaan roda. XSR125 standar dilengkapi dengan roda cast yang lebih fokus pada penggunaan di jalan raya, sementara XSR125 Legacy menawarkan estetika klasik melalui desain khas yang lebih vintage.
Baca Juga: Bawa DNA Eropa, Honda Stylo Kalah Murah: Kenalan dengan Motor Retro Kekinian Victoria Seventies 150i
Terlepas dari preferensi desain, keduanya tetap mempertahankan DNA Yamaha yang berkarakter kuat.
Spesifikasi Mesin Sekaliber Supra X 125
Yamaha XSR125 dilengkapi mesin 124 cc bersilinder tunggal yang mengusung teknologi Variable Valve Actuation (VVA).
Sistem ini memberikan distribusi tenaga yang lebih luas, sehingga motor tetap nyaman digunakan di berbagai putaran mesin.
Mesin ini mampu menghasilkan tenaga maksimum 11 kW (sekitar 14,8 bhp) pada 10.000 rpm dan torsi puncak 11,5 Nm pada 8.000 rpm.
Spesifikasinya sekelas motor bebek seperti Supra X 125, tetapi dengan pengalaman berkendara yang jauh lebih dinamis berkat transmisi manual 6-percepatan.
Berita Terkait
-
Bawa DNA Eropa, Honda Stylo Kalah Murah: Kenalan dengan Motor Retro Kekinian Victoria Seventies 150i
-
Seharga BeAT, Punya Fitur Mewah Ala Moge: Pesona Motor Matic Baru dari Honda yang Menggoda
-
Lebih Murah dari BeAT, Mesin Sekelas Vario: Motor Naked Sport Anyar Ini Bawa Fitur Ramah Lingkungan
-
Syarat Ajukan Pinjaman BRI untuk Kredit Sepeda Motor Bekas, Cicilan Ringan!
-
Rekomendasi Motor Listrik di Bawah Rp10 Juta, Ini Daftar Lengkap dengan Perkiraan Pajaknya
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Bedah Titik Lemah KPK: Bagaimana Dokumen Rahasia Bocor Lewat Siasat Orang Dalam?
-
Geliat Literasi Anak Muda: Minat Baca Bangkit, Harga Buku Sulit
-
Materi Pencegahan LGBTQ Masuk Sekolah, Pengamat Ingatkan Guru Jangan Menghakimi Siswa
-
Posisi Cermin di Kamar Tidur Baiknya di Mana? Ini Penjelasan Ahli Interior dan Feng Shui
-
4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
-
Usai Dibungkam Vietnam, Herdman Kirim Pesan Emosional untuk Suporter Timnas Indonesia
-
Dibungkam Vietnam 0-3, Peluang Indonesia ke Semifinal AFF 2026 Kian Berat
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang