Suara.com - Di tengah gemerlap dunia otomotif listrik, Xiaomi yang dikenal sebagai raja teknologi, kini menghadapi babak baru yang tak terduga dalam petualangan mereka di jagat mobil listrik.
Sedan mewah SU7, yang sempat mencuri perhatian dunia dengan desain memukau dan teknologi mutakhirnya, kini harus berhadapan dengan ujian alam yang tak kenal kompromi.
Bayangkan sebuah skenario: Anda baru saja membeli mobil listrik premium yang menjadi buah bibir pecinta otomotif, namun tiba-tiba mendapati bumper depan melengkung. Inilah realita yang kini dihadapi sejumlah pemilik Xiaomi SU7 di Tiongkok.
Dilansir dari CarnewsChina, seorang pengguna mulai mengunggah foto-foto yang memperlihatkan bumper yang melengkung dan celah bodi yang tak lagi presisi, khususnya di area lampu depan.
Cuaca ekstrem yang melanda Tiongkok seolah menjadi antagonis dalam cerita ini.
Hal ini dibenarkan pihak internal Xiaomi. Mereka menunjukkan ada beberapa penyebab, seperti bahan bumper awal yang kurang kokoh, proses perakitan yang kurang presisi, dan pemuaian bahan akibat panas ekstrem.
Namun, seperti halnya protagonis yang bangkit dari keterpurukan, Xiaomi bergerak cepat dengan solusi yang mencerminkan DNA perusahaan teknologi.
Program perbaikan gratis diluncurkan dengan sistem yang terintegrasi melalui hotline dan aplikasi resmi.
Tim teknisi keliling siap meluncur ke lokasi pelanggan, menyelesaikan perbaikan dalam waktu singkat - rata-rata hanya 60 menit.
Baca Juga: Rekomendasi Smartwatch Terbaik Buat Pelari Tahun 2025
Yang menarik, varian tertinggi SU7 Ultra seolah kebal dari masalah ini berkat penggunaan material premium.
"Ini pembelajaran berharga dalam evolusi kami," demikian pernyataan resmi Xiaomi, mengakui bahwa transisi dari produsen smartphone ke pabrikan mobil listrik bukanlah perjalanan yang mudah.
Xiaomi juga melangkah lebih jauh dengan meluncurkan "panduan bertahan hidup" menghadapi cuaca ekstrem untuk pemilik SU7.
Mulai dari imbauan untuk tidak berlindung di bawah pohon saat badai, hingga prosedur mengaktifkan lampu hazard.
Bahkan, proses klaim asuransi dibuat semudah memesan makanan online - cukup beberapa ketukan di aplikasi Xiaomi Auto, bekerja sama dengan raksasa asuransi Ping An dan PICC.
Layanan darurat 24/7 yang tersebar di seluruh daratan Tiongkok menjadi bukti keseriusan Xiaomi dalam menjaga kepercayaan konsumen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
Terkini
-
5 Keunggulan Gran Max Bekas: Layakkah Jadi Mobil Keluarga?
-
Inikah Honda PCX Facelift Terbaru? Lebih Macho dan Punya Fitur Dash Cam Bawaan
-
KPK Siap Usut Tuntas Alasan BGN Menangkan Vendor Minim Dealer untuk Motor Listrik Emmo
-
Bos Ford Curigai Kamera Mobil China Jadi Alat Spionase Penghancur Negara
-
Pesona Danau Toba dan Samosir Jadi Pembuka Etape Perdana MAXI Tour Boemi Nusantara 2026
-
Ironi LCGC: Penjualan Anjlok 29 Persen di Kuartal Pertama 2026, Daya Tarik Mulai Memudar?
-
BYD Kalah Gugatan Merek Denza di Mahkamah Agung Indonesia dan Harus Bayar Perkara
-
Duo Mobil China Masuk 10 Besar Merek Terlaris di Indonesia, Jepang dan Korea Terancam
-
Isuzu Kantongi Pesanan 354 unit Kendaraan Niaga Selama GIICOMVEC 2026
-
5 Fakta Bahlil Borong Minyak Rusia untuk Indonesia, Sinyal Harga BBM Turun?