Suara.com - Xiaomi pada pekan ini mengumumkan telah menggugat orang-orang yang ditudingnya telah merancang kampanye negatif terhadap mobil-mobilnya di Tiongkok, meski mobil listrik SU7 buatan raksasa teknologi China itu sudah dinobatkan sebagai salah satu sedan dengan kualitas paling buruk di Kuartal I 2025.
Seperti dilansir dari Car News China, tim legal Xiaomi telah melaporkan orang-orang di balik akun media sosial yang mengkritik mobil listrik SU7, yang baru-baru ini juga dinobatkan sebagai sedan listrik dengan kualitas paling buruk di China.
Tim legal Xiaomi menuding adanya kampanye terkoordinasi yang melibatkan hampir 10.000 akun media sosial untuk menjelek-jelekkan mobilnya di Tiongkok.
Kampanye negatif ini disebut dimulai sejak Desember 2024 dan semakin meningkat jelang peluncuran mobil baru Xiaomi pada 22 Mei, pekan ini.
Orang-orang di balik kampanye negatif itu menggunakan peranti khusus, yang bisa secara otomatis membuat konten media sosial, untuk menyudutkan Xiaomi.
Isi konten kampanye itu berisi antara lain rumor yang menjelekkan divisi otomotif Xiaomi, isu yang memantik kebencian terhadap Xiaomi dan memanipulasi diskusi di dunia maya untuk merusak citra Xiaomi.
"Internet bukan zona tak hukum. Xiaomi menggunakan langkah-langkah hukum untuk melindungi haknya melawan serangan-serangan jahat," terang tim hukum Xiaomi, seperti yang disebarkan Bos Xiaomi Lei Jun di media sosial.
Xiaomi mengumumkan mengambil langkah hukum itu menjelang peluncuran YU7 dan cipset buatannya sendiri Xring 01.
Skandal demi skandal Xiaomi
Baca Juga: Penjualan Mobil Anjlok: Industri Dorong Insentif Lebih Luas
Dalam beberapa waktu terakhir, Xiaomi memang sedang dilanda berbagai masalah terkait mobil listriknya SU7 - sedan sport listrik yang diklaim salah yang paling bertenaga di dunia.
Salah satu masalah yang mencoreng mobil listrik Xiaomi adalah tabrakan pada 29 Maret lalu di Anhui, yang menewaskan tiga orang di dalam mobil. Ketika itu SU7 menabrak pembatas jalan saat mobil sedang menggunakan mode otonom.
Selain masalah mode otonom, kecelakaan itu juga membuat sistem atau mekanisme kunci pintu mobil Xiaomi juga disorot karena diduga tidak otomatis terbuka ketika terjadi kecelakaan.
Skandal lain adalah soal "dual air duct" pada SU7 Ultra. Para konsumen Xiaomi kecewa, karena ternyata fitur dual air duct pada mobil itu ternyata hanya hiasan semata dan tidak berfungsi.
Xiaomi sudah meminta maaf atas masalah ini pada awal Mei dan menawarkan ganti rugi, tapi ratusan konsumen menolak serta berencana menggugat perusahaan yang lebih dulu beken lewat ponsel-ponselnya.
Masalah ketiga muncul pada SU7 versi awal. Para pemilik mobil itu mengeluh dan menuding Xiaomi menggunakan bahan yang tak sesuai serta tak tahan panas pada bumper depan mobil. Xiaomi sudah menawarkan penggantian gratis dalam skandal ini.
Berita Terkait
-
Mobil Listriknya Dihujani Isu Negatif, Xiaomi: Kami Diserang Buzzer
-
Xiaomi Benar-benar Apes, Kualitas Mobil Listrik Dicap Paling Rendah
-
Xiaomi SU7 Lagi-Lagi Kena Apes, Pengguna Keluhkan Bumper Melengkung
-
Mobil Listrik Xiaomi SU7 Terancam Ramai Digugat, "Built Quality" Dipertanyakan
-
Masalah Xiaomi SU7 Mulai Bermunculan, Kali Ini Mogok Baru Jalan 39 Kilometer
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
6 Masalah Klasik Toyota Agya Bekas, Ketahui sebelum Membeli
-
Update Harga BBM SPBU Swasta Terbaru per Akhir Mei 2026, Shell hingga BP-AKR
-
Mengenal Tiga Tipe iCAR V23 SUV Listrik Modern Bergaya Klasik
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta Kembali Digelar Hingga Agustus
-
Sinyal Bahaya dari China Saat Pasar Otomotif Mulai Masuki Tahap Jenuh
-
Konflik Timur Tengah Lumpuhkan Ekspor Mobil Toyota dari Jepang Hingga Nyaris Habis
-
Manfaatkan Teknik Defensive Driving saat Perjalanan Libur Panjang
-
Legenda SUV Mitsubishi Pajero Siap Kembali Mengaspal pada 2026 Andalkan Sasis Triton
-
Teknologi Hybrid Jadi Solusi Perjalanan Irit Tanpa Repot Antre Charge
-
Mobil Listrik Ferrari Panen Hujatan Setelah Umumkan Harga Resmi