Suara.com - Berapa biaya charge mobil listrik Wuling Air EV mengisi baterai sampai penuh? Seberapa irit pakai mobil listrik dibandingkan mobil dengan mesin bakar pada umumnya?
Popularitas Wuling Air EV sebagai salah-satu mobil listrik terlaris di Indonesia terus menanjak, terutama di kalangan masyarakat urban yang mendambakan kendaraan efisien dan ramah lingkungan.
Salah satu pertanyaan yang paling sering muncul di benak calon konsumen adalah, "sebenarnya berapa biaya yang dihabiskan untuk mengisi daya baterainya di rumah?"
Jawaban singkatnya: jauh lebih murah dibandingkan mengisi bensin. Keunggulan utama mobil listrik memang terletak pada biaya operasionalnya yang sangat rendah. Wuling sendiri telah mempermudah proses ini dengan menyertakan solusi pengisian daya di rumah.
"Pembelian mobil listrik seperti Wuling Air ev sudah dilengkapi dengan 2 system easy charging, yaitu socket box dan charging pillar yang dapat dipasang di rumah," tulis Wuling dalam situs resminya.
Namun, untuk mengetahui angka pastinya, ada dua faktor utama yang perlu kita perhatikan: kapasitas baterai mobil dan golongan tarif listrik di rumah Anda.
Mari kita bedah satu per satu untuk mendapatkan gambaran biaya yang akurat.
Kapasitas Baterai dan Tarif Listrik PLN
Wuling Air EV hadir dalam beberapa varian dengan kapasitas baterai yang berbeda, yang tentunya memengaruhi total biaya pengisian daya dari 0 hingga 100%.
- New Air EV Lite (200 KM): Kapasitas baterai 17.3 kWh
- New Air EV Lite (300 KM): Kapasitas baterai 26.7 kWh
- New Air EV Long Range (300 KM): Kapasitas baterai 26.7 kWh
Sementara itu, tarif listrik per kilowatt-hour (kWh) dari PLN berbeda-beda tergantung pada daya (VA) yang terpasang di rumah.
Baca Juga: Biaya Perawatan Mobil Listrik, Mahal atau Murah?
Untuk melakukan pengisian daya, setidaknya rumah harus memiliki kapasitas listrik minimal 2.200 VA.
Berikut adalah tarif yang berlaku per 1 Juli 2025:
- R-1 (900 VA): Rp 1.352 / kWh
- R-1 (1.300 VA & 2.200 VA): Rp 1.444,70 / kWh
- R-2 (3.500 - 5.500 VA): Rp 1.699,53 / kWh
- R-3 (6.600 VA ke atas): Rp 1.699,53 / kWh
Simulasi Biaya Cas Wuling Air EV Sampai Penuh
Berapa biaya charge mobil listrik Wuling Air EV di rumah? Berapa banyak uang yang harus dikeluarkan untuk mengisi baterai mobil listrik ini sampai penuh?
Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas, mari kita simulasikan biaya pengisian daya untuk dua skenario pengguna rumahan yang paling umum.
Skenario 1: Pengguna Rumah dengan Daya 2.200 VA
Dengan tarif listrik Rp 1.444,70 per kWh, berikut adalah estimasi biayanya:
Wuling Air EV Lite (200 KM - 17.3 kWh):
Perhitungan: 17.3 kWh x Rp 1.444,70
Total Biaya: Rp 24.993,31
Waktu pengisian daya untuk varian ini dari kosong hingga penuh membutuhkan waktu sekitar 8,5 jam.
Wuling Air EV Varian 300 KM (26.7 kWh):
Perhitungan: 26.7 kWh x Rp 1.444,70
Total Biaya: Rp 38.573,49
Waktu pengisian daya untuk varian Long Range dengan daya 2.200 VA adalah sekitar 11 jam.
Skenario 2: Pengguna Rumah dengan Daya 7.000 VA
Pengguna dengan daya di atas 6.600 VA masuk ke dalam golongan R-3 dengan tarif Rp 1.699,53 per kWh. Meski tarif per kWh lebih tinggi, pengguna diuntungkan dengan waktu pengisian daya yang jauh lebih cepat.
Wuling Air EV Lite (200 KM - 17.3 kWh):
Perhitungan: 17.3 kWh x Rp 1.699,53
Total Biaya: Rp 29.401,86
Wuling Air EV Varian 300 KM (26.7 kWh):
Perhitungan: 26.7 kWh x Rp 1.699,53
Total Biaya: Rp 45.377,45
Dengan daya sebesar ini, khususnya jika menggunakan charging pillar 6,6 kW, varian Long Range dapat terisi penuh hanya dalam waktu sekitar 4 jam.
Perbandingan Biaya per Kilometer: Air EV vs Mobil LCGC
Apakah memakai mobil listrik seperti Wuling Air EV bisa lebih hemat dibandingkan mobil murah seperti jenis Low Cost Green Car (LCGC)?
Sekarang, mari kita bandingkan biaya "bahan bakar" per kilometer antara Wuling Air EV dengan mobil LCGC yang menggunakan Pertamax.
Kita asumsikan pengguna Air EV memakai listrik rumah 2.200 VA dan harga Pertamax per 1 Juli 2025 adalah Rp 12.100 per liter. Rata-rata konsumsi BBM mobil LCGC sesuai standar pemerintah adalah 20 km/liter.
Wuling Air EV Lite (200 KM):
Biaya per km: Rp 24.993 / 200 km = Rp 125 per km
Wuling Air EV Varian 300 KM:
Biaya per km: Rp 38.573 / 300 km = Rp 128 per km
Mobil LCGC (Pertamax):
Biaya per km: Rp 12.100 / 20 km = Rp 605 per km
Dari perhitungan di atas, terlihat jelas bahwa biaya operasional mobil listrik Wuling Air EV bisa hampir lima kali lebih hemat dibandingkan mobil LCGC.
Dengan biaya per kilometer yang hanya sekitar Rp 125 - Rp 128, Wuling Air EV menawarkan solusi mobilitas perkotaan yang sangat ekonomis untuk jangka panjang, belum termasuk potensi penghematan dari biaya servis dan pajak tahunan yang lebih rendah.
Berita Terkait
-
Biaya Perawatan Mobil Listrik, Mahal atau Murah?
-
Mau Ngecas di Rumah? Simak Cara Pasang Home Charging Mobil Listrik dan Keuntungannya
-
Cara Menghitung Biaya Charge Mobil Listrik di Rumah dan SPKLU, Mana yang Lebih Hemat?
-
Berapa Biaya Charging Mobil Listrik BYD Atto 3 di SPKLU? Ini Rinciannya!
-
Cara Pasang Home Charging Mobil Listrik, Panduan Lengkap Daya Minimal dan Biayanya
Terpopuler
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
Terkini
-
Kabin Luas, Fitur Melimpah, Harga Ramah: Ini Dia Opsi Terbaik Mobil Toyota Bekas 2026 Banderol LCGC
-
Dominasi BYD Berakhir Geely Ambil Alih Kepemimpinan Pasar Kendaraan Penumpang
-
Berapa Selisih Harga Baru dan Harga Seken Mitsubishi XForce?
-
Kenali Jenis Colokan Mobil Listrik yang Tersedia di Indonesia
-
Honda HR-V Generasi Terbaru Tertangkap Kamera, Desain Berotot tapi Hilang Komponen Penting Ini
-
Honda Terjun Bebas, Begini Perbandingan Retail Sales Mobil Januari 2025 vs 2026
-
Modal Rp50 Jutaan Bisa Tampil Gagah? Ini Pilihan SUV Bekas yang Masih Sangat Layak Pakai di 2026
-
Kenapa Lampu Sein Disebut Riting? Ternyata Ini Asal-usul Uniknya yang Jarang Diketahui
-
Harga Mepet Ignis, Mobil Bekas Mitsubishi Pajero Sport Paling Murah Mulai Berapa?
-
Konsumsi BBM Veloz Hybrid Lebih Irit dari Mobil Veloz Biasa? Ini Perbandingannya