Suara.com - Seorang pembeli Mazda di Amerika Serikat (AS) menggugat perusahaan karena sistem audio Mazda3 yang dibelinya tidak sesuai dengan informasi yang tertera pada Monroney atau stiker panduan mobil.
Melansir Carscoops, gugatan hukum ini dilayangkan terhadap Mazda setelah setelah stiker panduan pada beberapa model Mazda3 tahun 2025 dinlai menyesatkan konsumen.
Gugatan itu menuduh bahwa stiker pada sejumlah unit Mazda3 mencantumkan informasi terkait fitur audio yang sebenarnya tidak tersedia di kendaraan.
Dalam stiker panduan diinformasikan bahwa beberapa model Mazda3 bermesin 2.5 liter dipasarkan dengan klaim sistem audio delapan speaker dan radio HD. Namun kenyataannya, kendaraan tersebut hanya dilengkapi enam speaker standar dan tidak memiliki fitur radio HD seperti yang disebutkan.
Penggugat utama dalam kasus ini, Kyle Johanson, mengatakan bahwa dirinya membeli Mazda3 tahun 2025 dan menemukan kejanggalan saat mengeksplorasi pengaturan audio.
Label di jendela mobil Johanson menyebutkan ada delapan speaker dan fitur HD radio. Namun saat diperiksa, dua speaker belakang tidak ada dan tidak ada opsi HD pada sistem radionya.
Dalam dokumen gugatan, disebutkan bahwa para pemilik kendaraan telah dirugikan karena telah membayar lebih mahal untuk barang yang nilainya tidak sesuai. Bahkan, para pemilik kendaraan menyebut bahwa tidak akan membeli mobil tersebut jika tahu bahwa fitur yang dijanjikan ternyata tidak ada.
Dalam pesan email antara Johanson dan pihak Mazda, seorang manajer penjualan regional telah mengakui kesalahan ini dan menyebutnya sebagai kesalahan ketik (typo) pada stiker panduan yang menyematkan informasi mobil.
Model yang Terdampak
Baca Juga: Ini 5 Mobil Bekas Terbaik 2025 untuk Mahasiswa, Pilihan Mesin Buas hingga Irit BBM Mulai Rp40 Jutaan
Di AS, tersedia 13 varian Mazda3 untuk model tahun 2025. Gugatan ini mencakup enam varian terendah, yakni 2.5 S Sedan, 2.5 S Hatchback, 2.5 S Select Sport Sedan, 2.5 S Select Sport Hatchback, 2.5 S Preferred Sedan, dan 2.5 S Preferred Hatchback
Gugatan tersebut juga menuduh Mazda tidak melakukan tindakan korektif apa pun dan justru berusaha menutupi praktik penipuan ini secara diam-diam.
Melalui gugatan ini, para penggugat menuntut ganti rugi kompensasi, ganti rugi berdasarkan undang-undang, serta hukuman atas tindakan perusahaan.
Mereka juga meminta Mazda untuk mengembalikan seluruh keuntungan yang diperoleh dari penjualan kendaraan dengan informasi yang menyesatkan.
Mazda3 di Indonesia
Mazda3 diperkenalkan di Indonesia pada tahun 2019 melalui ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS).
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Gaji 6 Juta Mau Ambil Kredit Mobil? Ini Itung-itungan dan Opsi yang Layak Dilirik
-
5 Mobil Lawas Tahun 2000-an yang Desainnya Masih Terlihat Modern, Harga di Bawah Rp100 Juta
-
5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
-
Dirut IBC Klaim Permintaan Baterai Nikel untuk Kendaraan Listrik Masih Tinggi
-
5 Motor Matic Paling Irit Bensin untuk Mudik, Nyaman dan Tangguh buat Perjalanan Jauh
-
Bahaya Menggunakan Minyak Goreng Sebagai Tambahan Oli Mesin yang Berisiko Merusak Kendaraan
-
Cargloss Racing Team Capai Prestasi Gemilang di Pertamina 6 Hours Endurance Mandalika
-
Viral Insiden CV Joint Lepas L8 Patah di Tengah Sesi Test Drive
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Kecelakaan Akibat Jalan Berlubang, Siapa yang Bisa Dituntut?