Suara.com - Produsen mobil Tiongkok BYD menegaskan siap menanggung penuh biaya kerugian jika mobilnya menabrak saat menggunakan fitur parkir otomatis. Langkah ini diumumkan melalui platform Weibo bersamaan dengan pembaruan besar untuk sistem otonom mereka yang dinamakan “God’s Eye”, yang diklaim mencapai tingkat kecerdasan Level 4.
Artinya, kendaraan dapat melakukan manuver parkir secara mandiri tanpa campur tangan pengemudi bahkan dalam kondisi sulit sekalipun.
Melalui pengumuman resminya, perusahaan menyatakan bahwa jika mobil mereka mengalami kecelakaan atau menyenggol kendaraan lain saat menggunakan fitur parkir otomatis ini, maka seluruh biaya perbaikan akan ditanggung langsung oleh BYD. Konsumen tidak perlu mengajukan klaim asuransi atau mengeluarkan biaya pribadi. Mereka hanya perlu menghubungi layanan purna jual BYD untuk menindaklanjutinya.
BYD juga menegaskan bahwa insiden tersebut tidak akan mempengaruhi premi asuransi pelanggan di tahun berikutnya. Langkah ini secara langsung menunjukkan keyakinan perusahaan terhadap kecanggihan sistem mereka.
Langkah berani ini menjadi sorotan tajam di industri otomotif, terutama jika dibandingkan dengan pesaingnya, Tesla, yang fitur parkir otomatisnya masih menuai kritik. Di Amerika Serikat, sistem Full Self-Driving (FSD) Tesla yang mencakup fitur AutoPark justru dilaporkan mengalami insiden.
Sebuah Robotaxi Tesla dilaporkan mengalami kecelakaan pertamanya setelah gagal mendeteksi kendaraan yang sedang terparkir. Dalam video yang diunggah di sosial media X pada 24 Juni 2025, tampak sebuah Robotaxi secara perlahan menabrak mobil Toyota Camry yang sedang terparkir. Meskipun tabrakan terjadi dalam kecepatan rendah, kejadian ini memicu pertanyaan serius terkait kemampuan sistem otonom.
Di sisi lain, BYD menyempurnakan sistem miliknya dengan peningkatan akurasi, memungkinkan kendaraan bermanuver di ruang sempit, melipat spion otomatis, hingga mengenali objek gantung. Sistemnya juga mampu mengenali situasi jalan kompleks seperti pengendara sepeda di kondisi minim cahaya atau pintu mobil lain yang terbuka tiba-tiba. Semua peningkatan ini dapat diaktifkan melalui pembaruan perangkat lunak over-the-air (OTA).
Dalam konteks inilah, janji BYD untuk menanggung kerugian menjadi “flex” terbesar yang pernah dilakukan oleh pabrikan otomotif. Dengan jaminan perlindungan penuh ini, BYD tidak hanya memamerkan kecanggihan sistem God’s Eye tetapi juga memperkuat citra sebagai produsen yang berpihak pada konsumen.
Baca Juga: Mengintip Rekam Jejak BYD Seagull yang Diduga Siap Masuk Indonesia
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 5 Bedak Murah Mengandung SPF untuk Dipakai Sehari-hari, Mulai Rp19 Ribuan
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 50 Kode Redeem FF Terbaru 17 Januari 2026, Klaim Hadiah Gojo Gratis
Pilihan
-
Fadli Zon Kaget! Acara Serah Terima SK Keraton Solo Diserbu Protes, Mikrofon Direbut
-
Tim SAR Temukan Serpihan Pesawat ATR42-500 Berukuran Besar
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
Terkini
-
Jarak Tempuh Wuling Cloud EV vs BYD M6 Mending Mana?
-
Mobil Awet Suzuki dengan Harga Kurang dari 50 Jutaan, Ini 4 Opsinya
-
SUV Compact Bekas Mitsubishi Xforce vs Honda HR-V Mending Mana?
-
5 Kelemahan Mobil dengan Sunroof yang Jarang Orang Tahu
-
Wuling Luncurkan Mobil Seharga 2 Yamaha XMAX, BYD Atto 1 Kalah Murah
-
5 Mobil Suzuki Rp50 Jutaan yang Awet dan Bandel, Solusi Anti Boncos Cocok untuk Tunggangan Harian
-
Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
-
5 Rekomendasi Mobil Diesel Murah dan Perawatan Mudah
-
5 Rekomendasi Mobil Diesel di Bawah Rp100 Juta, Ada Rajanya Mobil Diesel
-
5 Piihan Mobil Ex Taksi Murah Mulai Rp35 Jutaan: Bandel, Irit, dan Badak di Segala Medan