Otomotif / Mobil
Jum'at, 05 Juni 2026 | 15:01 WIB
Daihatsu Rocky. [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • Daihatsu Rocky dibangun menggunakan platform DNGA yang menghasilkan berbagai model kembaran dengan penyesuaian spesifikasi di tiap negara.
  • Model kembaran tersebut mencakup Toyota Raize di Indonesia, Subaru Rex di Jepang, serta Perodua Ativa di Malaysia.
  • Setiap varian menawarkan perbedaan harga, fitur, dan teknologi mesin yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar otomotif masing-masing wilayah.

Suara.com - Daihatsu Rocky bukan sekadar SUV kompak biasa. Mobil ini lahir dari platform DNGA (Daihatsu New Global Architecture) yang juga melahirkan sejumlah "saudara kembar" di berbagai negara.

Meski DNA-nya sama, tiap model mendapat sentuhan berbeda sesuai pasar masing-masing. Hasilnya, Rocky punya banyak alter ego: ada yang tampil dengan badge Toyota, Subaru, hingga Perodua di Malaysia.

Fenomena ini menarik karena memperlihatkan strategi kolaborasi lintas merek. Dengan basis teknis yang sama, tiap pabrikan bisa menyesuaikan desain, fitur, dan positioning sesuai kebutuhan konsumen lokal.

Bagi pemburu mobil bekas atau penggemar otomotif, mengetahui siapa saja "kembaran Rocky" bisa jadi insight penting untuk membandingkan harga, performa, dan ketersediaan suku cadang.

Berikut adalah daftar lengkap kembaran Daihatsu Rocky yang beredar di Indonesia dan luar negeri.

1. Daihatsu Rocky (Indonesia)

Daihatsu Rocky Hybrid. (Foto: SUARA.COM/Manuel Jeghesta)

Harga OTR Jakarta Rp200–270 jutaan. Mesin 1.200 cc WA-VE 3-silinder atau 1.000 cc turbo, tersedia juga varian e-Smart Hybrid.

Konsumsi BBM non-hybrid 16–18 km/liter, sedangkan hybrid diklaim bisa tembus 28 km/liter. Plusnya: pilihan mesin variatif dan pajak relatif ringan. Minusnya: performa mesin 1.2L terasa biasa saja dibanding turbo.

2. Toyota Raize (Indonesia)

Baca Juga: Harga Beda Tipis, Mending Honda Brio RS atau Toyota Raize? Begini Kata Pakar

Toyota Raize. (Astra Toyota)

Harga OTR Jakarta Rp220–330 jutaan. Mesin 1.200 cc non-turbo atau 1.000 cc turbo. Varian turbo menghasilkan 98 hp dan torsi 140 Nm, dengan konsumsi sekitar 20 km/liter di luar kota.

Plusnya: jaringan servis luas dan resale value kuat. Minusnya: biaya perawatan turbo lebih tinggi.

3. Subaru Rex (Jepang)

Subaru Rex. (Subaru Jepang)

Harga konversi Rp215–294 jutaan. Mesin 1.200 cc NA atau 1.000 cc turbo, tersedia juga varian hybrid dengan kombinasi mesin 82 hp dan motor listrik 106 hp.

Konsumsi hybrid diklaim 28 km/liter. Plusnya: teknologi hybrid lebih matang. Minusnya: harga di Indonesia bisa lebih tinggi jika masuk resmi karena pajak impor.

4. Perodua Ativa (Malaysia)

Load More