Suara.com - Pakar Otomotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Yannes Martinus Pasaribu mengatakan peningkatan penjualan mobil secara ritel (dari diler ke konsumen) belum bisa dijadikan patokan terkait stabilitas perekonomian Tanah Air dalam kondisi yang aman.
“Jadi, meskipun ada elemen positif, kenaikan ini belum cukup kuat untuk menyimpulkan pemulihan ekonomi secara keseluruhan tanpa didukung data makroekonomi lain,” kata Yannes Martinus Pasaribu, Selasa (15/7/2025).
Menurut dia, terjadinya pertumbuhan yang cukup baik di segmen ritel, harus dilihat juga segmen lain seperti wholesales (dari pabrik ke diler), sampai dengan jumlah ekspor yang dimiliki oleh dari gabungan Industri Kendaraan Bermotor atau Gaikindo.
Menurut dia, peningkatan yang terjadi pada Juni masih sangat tipis, yakni 0,6 persen atau mencapai 61.647 unit dibandingkan dengan periode Mei 2025 yang lalu yang hanya mencapai 61.307 unit.
“Penjualan mobil secara ritel memang mengalami kenaikan tipis pada Juni 2025, kalau tidak salah naik sekitar 0,6 persen dibandingkan dengan Mei 202. Tetapi, kenaikan ini bersifat sangat marginal dan kontras dengan penurunan pada wholesalesnya yang turun 4,7 persen pada periode yang sama, serta penurunan signifikan secara tahunan hingga 22 persen dibandingkan Juni 2024,” ujar dia.
Sepanjang Juni 2025, jenama Toyota masih menjadi yang paling laris di industri otomotif tanah air, dengan membukukan penjualan sebanyak 19.824 unit meski turun sebanyak 337 unit dari bulan sebelumnya yang berhasil mencapai angka penjualan 20.161 unit .
Selain Toyota, yang masih bertengger diposisi sebelumnya adalah Daihatsu. Dalam catatan Gaikindo, Daihatsu berhasil menjual sebanyak 10.001 unit dalam periode tersebut. Sementara posisi ketiga, datang dari Honda Prospect Motor yang berhasil menjual sebanyak 5.238 unit.
Posisi keempat penjualan terbanyak selama Juni datang dari Mitsubishi motor yang berhasil menjual kendaraannya sebanyak 5.505 unit. posisi kelima diisi oleh Suzuki yang berhasil mengirimkan kendaraan ke konsumen sebanyak 4.570 unit.
Posisi selanjutnya diisi oleh pemain kendaraan listrik asal China, yakni BYD yang berhasil mendistribusikan kendaraan sebanyak 2.172 unit. Kendaraan niaga Mitsubishi Fuso pada Juni tercatat sebanyak 2.121 unit.
Baca Juga: Penjualan Mobil Semester I 2025 Anjlok, Toyota, Daihatsu dan Suzuki Mengeluh ke Menperin
Hyundai pada Juni 2025 berhasil mendistribusikan sebanyak 1.721 unit dan Isuzu pada Juni berhasil mencatatkan penjualan sebanyak 2.196 unit. Sementara posisi 10 besar penjualan terbanyak diduduki oleh Hino yang berhasil menjual kendaraannya sebanyak 1.402 unit.
Berita Terkait
-
Berapa Harga Mobil Brio Bekas? Cek Daftar Update Harganya dari Gen 1 Sampai Terbaru
-
Godaan Toyota Yaris Bakpao Harga di Bawah 100 Juta Simak Detailnya
-
Kantong Aman, BBM Irit: Cek 5 Rekomendasi Mobil Hybrid yang Lagi Hits di Juli 2025
-
Ngebet Punya Motor Sekelas Yamaha Nmax tapi Cuma Punya Dana Rp5 Jutaan? Ini Opsi Alternatifnya
-
Bujet Mepet? Ini 5 Rekomendasi Motor Matic Bekas 5 Jutaan Paling Bandel Siap Diajak Cuan
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Apa Kelebihan dan Kekurangan Motor Hybrid? Ini 5 Rekomendasinya
-
Ini Cara Mengecas Sepeda Listrik yang Benar, Cek 5 Rekomendasi Selis Fast Charging Tercepat!
-
Apakah Sepeda Listrik Perlu Membayar Pajak Tahunan? Ini Penjelasannya
-
Pilihan Mobil Hybrid Hemat Bahan Bakar di Tengah Naiknya Harga BBM
-
Ironi Tren Mobil Listrik yang Jadi Ancaman Gelombang PHK Industri Otomotif
-
Toyota Indonesia Gelontorkan Rp 1,3 Triliun Perkuat Produksi Baterai Mobil Listrik Bareng CATL
-
Yamaha Mio 2026 Dikabarkan Bangkit Kembali Demi Usik Dominasi Kompetitor
-
Strategi Berisiko Nissan Suntik Mati 11 Mobil Demi Bisa Bertahan
-
Dilema Mobil Listrik Global Toyota Memilih Melawan Arus saat Honda dan VW Mulai Lempar Handuk
-
Bukan Lagi Rp0, Ini Bocoran Nominal Pajak Mobil Listrik Terbaru Sesuai Permendagri