Suara.com - Sebuah unggahan di media sosial baru-baru ini memicu berbagai spekulasi di industri otomotif. Ketua dan CEO BYD, Wang Chuanfu, terlihat mengunjungi fasilitas manufaktur mobil Xiaomi yang ditemani langsung oleh pendiri Xiaomi Group, Lei Jun.
Meski tidak ada pengumuman resmi, kunjungan penting ini terekam dalam sebuah klip video pendek yang dengan cepat menyebar luas di sosial media. Dalam video tersebut, Wang Chuanfu tampak berkeliling pabrik milik Xiaomi Auto, terlihat Lei Jun yang memandu kunjungan seklaigus menjelaskan proses produksi yang berada di pabrik perusahaan raksasa teknologi tersebut.
Seperti dilansir di Carnewschina, Senin (21 Juli 2027), pertemuan ini memperkuat sinyal kerja sama yang semakin erat antara kedua raksasa teknologi China. BYD bukan hanya pemain baru dalam ekosistem Xiaomi. BYD Electronics telah lama menjadi pemasok utama untuk bisnis ponsel pintar Xiaomi. Sedangkan mobil listrik Xiaomi SU7 Standard Edition diketahui menggunakan Baterai Blade milik BYD.
Dalam gelaran Beijing Auto Show 2024, Lei Jun menyatakan bahwa "BYD telah menjadi mitra penting selama lebih dari satu dekade dalam bisnis ponsel pintar dan kini telah menjadi mitra inti dalam inisiatif kendaraan listrik perusahaan."
Dukungan ini bersifat dua arah. Wang Chuanfu sebelumnya juga menegaskan bahwa "BYD akan mendukung dan berkolaborasi dengan Xiaomi dalam upaya produksi mobilnya."
Kunjungan pabrik terbaru ini sontak memicu spekulasi tentang penyelarasan strategis yang jauh lebih dalam. Para pengamat industri melihat potensi sinergi yang luar biasa. BYD unggul dalam teknologi baterai dan drivetrain, sementara Xiaomi memiliki kekuatan pada ekosistem inovatif dan pengembangan kokpit cerdas. Kolaborasi yang lebih erat dapat melahirkan kendaraan listrik yang sulit ditandingi.
Para pengamat juga menunjuk pada tren "ko-opetisi" yang lebih luas di industri kendaraan listrik China, di mana para pesaing bekerja sama dalam teknologi dasar untuk memperkuat rantai pasokan dan integrasi ekosistem.
Turut hadir dalam kunjungan tersebut adalah Hu Zhengnan, seorang tokoh terkemuka di industri otomotif China yang sebelumnya menjabat sebagai presiden Geely Automotive Research Institute. Kehadirannya semakin menunjukkan keseriusan Xiaomi dalam memperkuat keunggulan teknis kendaraannya dengan menggandeng BYD.
Baca Juga: Bukan Lagi BYD, Ini Raja Baru Mobil Listrik di Indonesia
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 7 Sepatu Nike Tanpa Tali yang Praktis dan Super Nyaman untuk Lansia
Pilihan
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
-
Hashim dan Anak Aguan Mau Caplok Saham UDNG, Bosnya Bilang Begini
Terkini
-
Tanpa Turun dari Mobil, Ini Cara Cek Batas Aman Banjir Lewat Spion
-
6 Fakta Peluncuran Yamaha MotoGP 2026: Akhirnya Pakai V4 Demi Kejar Ducati!
-
Jadi Model Terlaris di China, Geely Pede Jual 1.000 Unit EX2 per Bulan di Indonesia
-
Honda Brio Vs Jazz, Mending Mana? Cek Perbandingan Spek dan Harga
-
4 Varian Yamaha Aerox Alpha 2026, Selisih Harga Tipe Turbo dan Biasa Tembus Rp10 Juta, Pilih Mana?
-
Cari Mobil Bekas untuk Usaha? Ini Alasan Suzuki Carry Lebih Disarankan Ketimbang Kijang dan Zebra
-
10 Varian Wuling Cortez dan Biaya Pajaknya di 2026, Ramah UMR?
-
5 Mobil Bekas dengan Fitur Keyless, Modal Rp100 Juta Dapat Keamanan Canggih
-
5 Rekomendasi Hatchback Lebih Irit dari Agya-Ayla, Cocok untuk Commuter Harian di Jakarta
-
Kawasaki Ninja Bekas Berapa Harganya? Cek Banderol Terbaru, Pajak dan Konsumsi BBM