Sejak awal kemunculannya, Wuling Almaz dikenal berkat fitur-fitur canggih yang melimpah dengan harga yang sangat kompetitif. Fitur seperti Wuling Indonesian Command (WIND) dan Advanced Driver Assistance System (ADAS) menjadi nilai jual utamanya.
Almaz RS ditenagai mesin 1.5L Turbo yang dipadukan transmisi CVT. Selain itu, tersedia juga varian Almaz Hybrid yang menggabungkan mesin 2.0L dengan motor listrik. Dengan konfigurasi 7-seater, Almaz menawarkan kepraktisan untuk keluarga. Per Agustus 2025, Wuling Almaz RS ditawarkan dengan harga mulai dari Rp 388,5 juta hingga Rp 447,2 juta. Varian Almaz Hybrid, dibanderol seharga Rp 479 juta, sebagai pilihan yang lebih ramah lingkungan.
5. Chery Tiggo 8 Pro
Chery Tiggo 8 Pro menantang varian teratas dari para kompetitornya termasuk Destinator Ultimate. SUV ini memancarkan aura kemewahan baik dari eksterior maupun interiornya. Dapur pacunya pun sangat bertenaga, dengan pilihan mesin 1.6T (194 hp) dan 2.0T (251 hp) yang dipadukan dengan transmisi Dual Clutch (DCT).
Sebagai SUV 7-seater, Tiggo 8 Pro menawarkan kabin yang luas dengan material berkualitas premium. Untuk pasar Indonesia, Chery Tiggo 8 Pro dibanderol dengan harga Rp 528,5 juta untuk varian Luxury dan Rp 558,5 juta untuk varian Premium per Agustus 2025.
6. Jetour X70 Plus
Pendatang baru dari China, Jetour, turut meramaikan persaingan SUV 7 penumpang Mobil ini menawarkan desain modern, kabin lega dan fitur yang cukup menarik. X70 Plus dibekali mesin 1.5L Turbo yang menghasilkan tenaga 156 HP, sedikit di bawah Destinator, dan dipasangkan dengan transmisi Dual Clutch.
Daya pijat utama Jetour X70 Plus terletak pada harganya yang sangat kompetitif di kelasnya. Mobil ini ditawarkan dalam dua varian Yakni Journey seharga Rp 359,8 juta dan Inspira seharga Rp 389,8 juta.
7. DFSK Glory i-Auto
Baca Juga: Mitsubishi Destinator Jadi Mobil Keluarga Modern, Penantang Baru Segmen SUV?
DFSK Glory i-Auto turut bersaing dengan Mitsubishi Destinator di kategori SUV 7 seater. Mobil pabrikan China ini mengusung desain yang modern da aerodinamis. Tampilan luarnya sporty dengan lampu LED yang tajam dan griller agresif.
Untuk jeroannya, DFSK Glory i-Auto dibekali mesin 1.5L turbo yang dapat menghasilkan tenaga 148 HP dan torsi 220 Nm serta transmisi CVT. Mobil ini juga dilengkapi fitur unggulan seperti 100 perintah suara, panaramic sunroof, sensor parkir depan belakang hingga cruise control. Sedangkan harga unit barunya dipasarkan mulai Rp365 juta.
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Cara Lapor Kecelakaan atau Kendala Mesin di Tol agar Bantuan Cepat Tiba
-
Cara Cek Kondisi Oli Mesin dan Air Radiator Sendiri di Rest Area Saat Mudik dan Balik Lebaran
-
Terpopuler: 7 Mobil Bekas Sekelas Isuzu Panther yang Irit, Motor Brebet saat Digas?
-
Sebanyak 270 Ribu Kendaraan Melintas Sepanjang Puncak Arus Mudik Lebaran 2026
-
Piaggio Bicara Peluang Produksi Model Vespa Baru Rakitan Cikarang
-
Prabowo Tegaskan Pemerintah Fokus Kendaraan Listrik dan Sebut Nama Toyota
-
Negara Ini Mulai Siapkan Skema Penjatahan Bensin Dampak Krisis Bahan Bakar Global
-
Trik Aman Simpan Motor saat Ditinggal Lama Seperti Momen Mudik Lebaran
-
Jangan Asal Teduh! Ini Bahaya Parkir Mobil di Bawah Pohon Saat Mudik Lebaran
-
Robot Power Bank Jadi Solusi Pengisian Daya Mobil Listrik Tanpa Harus Antre SPKLU di Tiongkok