Suara.com - Mobil listrik BYD Atto 1 telah mencuri perhatian sejak resmi meluncur di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) pada 23 Juli 2025 lalu.
Mobil listrik ini menyasar segmen entry level dengan harga kompetitif mulai dari Rp195 juta untuk varian Dynamic dan Rp235 juta untuk varian Premium (harga on the road Jakarta).
Namun tentu saja, daya tarik utama sebuah kendaraan listrik bukan hanya dari harga belinya, melainkan juga dari biaya perawatan dan operasionalnya yang dijanjikan jauh lebih rendah.
Lantas berapa biaya servis BYD Atto 1? Simak penjelasan berikut ini.
Biaya Servis BYD Atto 1
Salah satu keunggulan utama mobil listrik adalah desainnya yang lebih sederhana. Beda dengan mobil konvensional yang memiliki ribuan komponen bergerak, BYD Atto 1 tidak membutuhkan oli mesin, busi, filter oli, atau sistem knalpot yang seringkali menjadi komponen utama dalam jadwal servis rutin.
Perawatan rutin mobil listrik seperti BYD Atto 1 fokus ke beberapa aspek esensial seperti rem, baterai hingga filter AC. Dengan minimnya komponen yang perlu diganti, biaya servis BYD Atto 1 menjadi sangat terjangkau.
Berdasarkan presentasi BYD, biaya perawatan rutin tahunan atau setiap 20.000 km hanya sekitar Rp1 juta sudah dengan ongkos jasa. Angka ini jauh lebih hemat dibandingkan biaya perawatan mobil bensin di kelasnya yang bisa mencapai Rp2 juta atau lebih per tahun.
Perawatan rutin mobil listrik ini mencakup pemeriksaan sistem kelistrikan, kondisi baterai, pembaruan perangkat lunak, pengecekan filter udara kabin dan sistem pengereman. Dengan penggantian suku cadang yang lebih jarang, pemilik BYD Atto 1 jadi lebih irit dan tidak perlu khawatir.
Perbandingan Biaya Servis Tahunan Mobil Bensin vs BYD Atto 1
Mari kita lakukan perbandingan langsung untuk melihat seberapa besar penghematan yang bisa didapatkan. Ambil contoh mobil bensin LCGC yang sering digunakan sebagai kendaraan harian.
Baca Juga: Stok Membeludak, Perang Harga Susah Dielak: Xi Jinping Risau Mobil Listrik Makin Penuh Sesak
Mobil Bensin LCGC
- Jarak Tempuh Harian: 40 km
- Konsumsi BBM: 20 km/liter
- Harga Pertalite: Rp10.000/liter
- Biaya BBM Tahunan: Rp7,2 juta (Rp600.000/bulan)
- Pajak Kendaraan: Rp3 juta/tahun
- Biaya Servis Tahunan: Rp2 juta
Total Biaya Tahunan: sekitar Rp12,2 juta
BYD Atto 1
Perbandingan ini akan dipecah menjadi dua skenario, yakni pengisian daya di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dan di rumah (home charging).
Skenario 1: Pengisian Daya di SPKLU
- Tarif SPKLU: Rp2.630/kWh
- Konsumsi Energi: 8,5 km/kWh
- Biaya Listrik Tahunan: Rp4,45 juta (Rp371.000/bulan)
- Pajak Kendaraan: Rp150.000
- Biaya Servis Tahunan: Rp1 juta
Total Biaya Tahunan: sekitar Rp5,6 juta
Skenario 2: Pengisian Daya di Rumah
- Tarif Listrik: Rp1.447/kWh
- Konsumsi Energi: 8,5 km/kWh
- Biaya Listrik Tahunan: Rp2,45 juta (Rp204.000/bulan)
- Pajak Kendaraan: Rp150.000
- Biaya Servis Tahunan: Rp1 juta
Total Biaya Tahunan: sekitar Rp3,6 juta
Dari perbandingan di atas, terlihat jelas bahwa total pengeluaran tahunan untuk BYD Atto 1 bisa kurang dari setengah hingga sepertiga dari biaya mobil bensin sekelasnya. Penghematan ini berasal dari biaya pengisian daya yang jauh lebih murah, biaya servis yang minim, dan pajak kendaraan yang sangat rendah.
Namun, penting untuk dipahami bahwa biaya di atas adalah kalkulasi internal. Paket penjualan mobil ini belum termasuk paket servis atau wall charger gratis. Calon pembeli perlu memperhitungkan kembali sebelum memutuskan.
Meski demikian, BYD Atto 1 tetap menjadi pilihan menarik berkat penghematan biaya harian dan tahunan yang signifikan. Hal ini menjadikannya solusi ideal bagi mereka yang menginginkan kendaraan praktis, hemat, dan ramah lingkungan.
Kontributor : Trias Rohmadoni
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Yamaha Gear Ultima Buktikan Skutik Kompak Bisa Tangguh di Jalur Perkotaan Maupun Pedesaan
-
Kenaikan Harga BBM Diklaim Tak Berikan Dampak Terhadap Penjualan Mobil Premium
-
Yamaha R15 Paket Hemat Harga Tak Sampai 30 Juta, tapi Joknya Nyambung
-
Andalkan Autopilot, Mobil Listrik Xiaomi Pecah Rekor Sirkuit
-
Hyundai Ioniq 5 Setara BYD Apa? Kini Harganya Lebih Murah 150 Jutaan
-
Gebrakan BMW Indonesia Rilis Tiga Mobil Kencang untuk Pecinta Adrenalin
-
Ambisi Akio Toyoda Pertahankan Mesin Bensin Dinilai Bisa Jadi Ancaman Bagi Masa Depan Toyota
-
Muka Mirip Lamborghini, Berapa Jarak Tempuh Hyundai Ioniq V Terbaru?
-
Harga 8 Jutaan Setara DP Vario Evo 160, Intip 7 Motor Anti Cupu Cocok untuk Pelajar
-
Mobil Listrik Shell Bisa Isi Daya Cuma 10 Menit, Apa yang Beda Dibanding EV Biasa?