Suara.com - Penyedia layanan pembiayaan, Mandiri Utama Finance (MUF) menyebutkan minat masyarakat Indonesia terhadap kendaraan listrik menunjukkan tren peningkatan signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
Meski demikian masih ada beberapa faktor yang membuat konsumen berpikir panjang. Di antaranya adalah kesiapan layanan purnajual dan harga jual kembali atau resale value yang turun jauh.
"Permintaan terhadap mobil listrik meningkat. Banyak konsumen kami yang mulai beralih dari kendaraan konvensional ke mobil listrik, meskipun tetap ada pertimbangan seperti after sales service dan resale value," kata Direktur MUF Dapot Parasian Sukoco Sinaga di Bandung, Rabu (7/8/2025).
Melonjaknya minat ini, disebut Dapot, tidak lepas meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap isu lingkungan, efisiensi energi, dan insentif yang mendorong penggunaan kendaraan rendah emisi.
Data internal MUF juga menunjukkan peningkatan pengajuan pembiayaan untuk kendaraan listrik dalam dua tahun terakhir, terutama dari segmen keluarga muda dan profesional di kota besar.
Namun demikian, Dapot menegaskan bahwa lonjakan minat ini harus diimbangi dengan kesiapan infrastruktur penunjang, terutama juga terkait harga jual kembali dan ketersediaan suku cadang.
"Saat ini, dealer, terutama dari merek-merek asal Tiongkok, tengah memperkuat ekosistemnya, termasuk jaringan diler, bengkel resmi, dan pembangunan SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum). Secara umum, kami melihat masa depan mobil listrik di Indonesia cukup cerah," ujarnya.
Karena itu, lanjut Dapot, dalam acara pameran otomotif Auto Fest 2025 ini, selain kendaraan penumpang konvensional, pihaknya juga menghadirkan mobil listrik terkini, baik berbasis battery electric vehicle (BEV) maupun hybrid electric vehicle (HEV) yang semakin diminati oleh konsumen urban.
Dapot mengungkapkan Bandung dipilih sebagai salah satu kota penyelenggara pameran otomotif ini, karena dianggap mencerminkan profil konsumen perkotaan dengan daya beli kuat dan kesadaran tinggi terhadap inovasi teknologi.
Baca Juga: NETA Gandeng Raksasa Logistik MAERSK Jamin Pasokan Suku Cadang di Indonesia
"Jawa Barat adalah pasar strategis. Kombinasi antara populasi besar, pertumbuhan ekonomi, dan kepedulian terhadap isu lingkungan menjadikan wilayah ini sebagai barometer tren otomotif nasional," ujarnya.
Selama lima hari (6-10 Agustus) pelaksanaan pameran otomotif kolaborasi antara anak usaha Bank Mandiri dengan BSI tersebut, ada penawaran bagi yang melakukan transaksi baik mobil atau motor, berupa bunga ringan mulai dari 1,99 persen untuk tenor satu tahun, dan administrasi Rp1 (khusus untuk Kota Bandung).
"Ini untuk semua kendaraan tidak hanya yang dipajang. MUF juga memberikan perlindungan tambahan berupa Asuransi Tanggung Jawab Hukum (TJH) pihak ketiga senilai Rp10 juta selama satu tahun. Khusus untuk 100 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) pertama, tersedia program Lucky Dip dengan total hadiah puluhan juta rupiah," ucapnya.
Berita Terkait
-
Stok Membeludak, Perang Harga Susah Dielak: Xi Jinping Risau Mobil Listrik Makin Penuh Sesak
-
Kuota Impor Habis di Akhir Tahun, Produsen Mobil Listrik China Harus Bangun Pabrik di Indonesia
-
Penjualan Chery Melejit 113 Persen di GIIAS 2025, Teknologi Hybrid Jadi Kunci Sukses
-
Wuling Panen Ribuan Pesanan di GIIAS 2025, Cortez Darion Langsung Laris Manis
-
Mobil Listriknya Lebih Murah dari BYD M6: Intip Harga Kendaraan Elektrik Polytron per Agustus 2025
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Daftar 13 SPBU yang Sudah Tidak Jual Pertalite Lagi
-
Telat 1 Hari Bayar Pajak Motor, Apakah Kena Denda? Begini Penjelasannya
-
KBA Servis Gratis Mesin Tempel Yamaha Perkuat Sektor Maritim Nasional
-
Tips Aman Menyebrang Rel Kereta Api Gunakan Mobil Hybrid, Apakah Sama dengan Mobil Listrik ?
-
Motor Listrik Bisa Tekan Konsumsi BBM, Ini 4 Pilihan Model Mulai Rp 13 Jutaan
-
Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun
-
Terpopuler: Subsidi Motor Listrik Jalan Lagi, Deretan Mobil Berbaterai Nikel
-
Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri
-
Mengenal Silsilah QJ Motor di Indonesia: Merek Mana Saja yang Masih Satu Klan?
-
Ini yang Perlu Diketahui Soal Subsidi Motor Listrik 2026: Syaratnya Apa dan Mulai Kapan?