Biasanya, pengisian menggunakan Level 1 membutuhkan waktu 8 jam untuk mengisi ulang sekitar 40 mil jangkauan kendaraan, tergantung pada kondisi cuaca dan jalan.
Sementara itu, pengisi daya Level 2 menggunakan layanan listrik AC 240V (rumahan) atau 208V (komersial). Karena mayoritas rumah di Indonesia sudah mendukung tegangan 240V, Level 2 menjadi opsi favorit untuk pengisian daya semalaman.
Selain di rumah, peralatan Level 2 juga tersedia di tempat kerja dan stasiun umum, yang beroperasi pada arus listrik hingga 80 Ampere.
Dengan daya keluaran hingga 7,2 kW, pengisi daya Level 2 dapat memberikan jangkauan sekitar 25 mil hanya dalam satu jam pengisian.
Baik Level 1 maupun Level 2 dilengkapi dengan hardware canggih untuk memastikan pengisian daya yang aman dan efisien.
Hardware seperti mikrokontroler (MCU), sistem manajemen daya, sensor suhu, hingga fitur keamanan seperti pemutusan darurat menjadi elemen penting dalam sistem ini.
Selain itu, perangkat tambahan seperti regulator DC-DC dan sumber daya cadangan memastikan pasokan daya tetap stabil selama proses pengisian.
Stasiun Pengisian Umum
Stasiun pengisian umum mirip dengan platform berbasis rumahan dan mengandalkan sistem pengisian Level 2 atau pengisian cepat DC.
Baca Juga: Fakta Emisi Berbahaya Intai Manusia di Setiap Pengisian Daya Cepat Mobil Listrik
Stasiun ini biasanya berada di area di mana pemilik kendaraan berkumpul dalam jumlah besar dan parkir dalam waktu lama.
Berbeda dengan pengaturan di rumah, stasiun ini dilengkapi dengan Power Distribution Points (PDUs), yang berfungsi untuk mengelola alokasi dan distribusi daya listrik ke beberapa kendaraan listrik (EV), yang memastikan setiap kendaraan yang terhubung menerima tingkat daya yang sesuai berdasarkan spesifikasi pengisian dayanya.
Stasiun ini juga sering mengintegrasikan sistem manajemen beban cerdas untuk mengoptimalkan distribusi daya, yang mencegah kelebihan beban jaringan sambil menyediakan proses pengisian daya yang lancar untuk beberapa kendaraan secara bersamaan.
Konektor dan kabel pengisian daya merupakan komponen penting lainnya, karena di berbagai wilayah dan produsen mengadopsi standar pengisian daya yang berbeda, seperti CHAdeMO, CCS (Combined Charging System), dan NACS, untuk mengakomodasi berbagai jenis kendaraan.
Komponen penting lainnya adalah perangkat pengukuran dan pemantauan untuk mengukur pemakaian energi secara akurat selama pengisian daya.
Pengukur pintar terintegrasi dan sensor memantau dan mencatat listrik yang disalurkan ke kendaraan listrik (EV), yang memungkinkan penagihan yang akurat dan analisis pemakaian.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Produk Viva Cosmetics yang Ampuh Atasi Flek Hitam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 5 Rekomendasi HP Layar AMOLED 120Hz Termurah 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Pilihan
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
Terkini
-
Gaya Maskulin Chery J6T Mobil Listrik Off Road Boxy yang Siap Terjang Berbagai Medan
-
7 Rekomendasi Motor Matic Alternatif Honda Vario, Performa Andal
-
7 Rekomendasi Motor Listrik Roda 3 dengan Kapasitas Baterai Jumbo
-
5 Kebiasaan yang Bikin CVT Motor Matic Cepat Rusak, Awas Putus di Jalan
-
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
-
5 Sedan Elegan Murah Menawan Harga Rp150 Jutaan Cocok untuk Karyawan Biar Makin Rupawan
-
Mimpi Mobil Murah Buyar? Ini Alasan Harga LCGC Kini Tembus Rp200 Juta
-
Bosan Mobil Jepang? Ini 9 Mobil Eropa dan Amerika Bekas Mulai 80 Jutaan, Produksi 2015 ke Atas!
-
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
-
5 Bedanya Sleeper Bus vs Eksekutif, Modal Rp100 Ribuan Lebih Worth It Mana?