- Mobil Mazda ini dipercaya sebagai kendaraan keluarga yang nyaman
- Desain artistik memberi sensasi berkendara berbeda
- Menjadikan perjalanan jauh berkelas
Suara.com - Saat memilih mobil keluarga, banyak orang terjebak dalam pilihan aman. Padahal, ada satu merek dari Jepang yang menawarkan sesuatu yang lebih.
Merek itu adalah Mazda. Sebuah perpaduan sempurna antara kenyamanan premium, desain artistik, dan sensasi berkendara yang menyenangkan.
Di pasar mobil bekas, Mazda menyimpan "harta karun" berupa MPV dan SUV yang dirancang untuk memanjakan setiap anggota keluarga.
Dengan filosofi Jinba-ittai (kesatuan antara mobil dan pengemudi) dan desain KODO yang tak lekang oleh waktu, mobil-mobil Mazda menawarkan pengalaman berkendara yang berbeda, lebih berkelas, dan tentunya, super nyaman.
Berikut 3 rekomendasi mobil bekas Mazda yang paling cocok untuk keluarga.
1. Mazda CX-5 (Generasi Kedua, 2017-2021)
Mazda CX-5 adalah sebuah mahakarya yang berhasil menyeimbangkan antara kegagahan sebuah SUV dengan kenyamanan setara sedan mewah dari Eropa.
Mazda memang sangat serius dalam hal peredaman kabin. Suara bising dari luar, baik itu suara ban, angin, maupun deru kendaraan lain, diredam dengan sangat efektif, menciptakan suasana tenang yang ideal untuk perjalanan jauh.
Mobil ini dilengkapi G-Vectoring Control (GVC) merupakan system yang secara cerdas mengurangi sedikit tenaga mesin saat Anda mulai menikung, membuat pergerakan mobil lebih halus dan stabil. Efeknya? Penumpang, terutama anak-anak, tidak mudah merasa pusing atau mabuk perjalanan.
Joknya dirancang secara ergonomis untuk menopang tubuh dengan sempurna, mengurangi rasa pegal saat harus duduk berjam-jam.
Selain nyaman, CX-5 menawarkan desain yang sangat elegan, kualitas interior terbaik di kelasnya, dan fitur-fitur canggih seperti Bose Premium Sound System yang memanjakan telinga.
2. Mazda Biante (2012-2018)
Bagi keluarga yang memprioritaskan kelapangan kabin di atas segalanya, MPV boxy seperti Mazda Biante adalah jawabannya.
Dijuluki "Hiu" karena desain depannya yang unik, Biante menawarkan ruang dan kepraktisan yang luar biasa. Ruang kakinya sangat luas, bahkan penumpang di baris ketiga pun bisa duduk dengan nyaman.
Konfigurasi kursinya yang fleksibel (bisa digeser dan direbahkan) memungkinkan Anda menciptakan ruang "teater" dengan menggabungkan kursi baris kedua dan ketiga.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
Terkini
-
BYD Incar Tahta Tertinggi Mobil Laris Milik Toyota, Target 5 Tahun
-
5 Mobil Warna Oranye Paling Kece, Cocok untuk Dukung Timnas Belanda di Piala Dunia 2026
-
QJMOTOR Ajak Konsumen Indonesia Intip Teknologi Global Langsung di Pabrik China
-
4 Mobil Harga ala Motor Aerox, Mesin Badak Cocok untuk Kendaraan Pertama: Simak Saran Pakar
-
Yamaha MX King 150 Prima Pramac Livery Ala MotoGP Rilis di Jakarta Fair 2026
-
Terpopuler: Risiko Memaksa Motor Matic Konsumsi Pertalite, 5 Motor Tangguh yang Irit untuk Harian
-
Spesifikasi, Harga, dan Pilihan Warna Suzuki S-Presso Girl Edition: Mobil Kompak untuk Wanita Karier
-
4 Alasan Kuat Menunggu Vario 160 Teranyar 2026, Bedah Spesifikasi Mesin eSP+ dan Prediksi Desainnya
-
Musuh Tak Terlihat di Sirkuit Estoril: Cara Pebalap Indonesia Kiandra Taklukkan Angin Ekstrem Moto3
-
Belajar dari Kasus Recall Honda: Bagaimana Karat Subframe Menghancurkan Geometri Kaki-kaki Mobil?