- Sindikat SIM palsu via medsos terbongkar, tarifnya mulai Rp650 ribu.
- Pembuatan SIM baru yang sah wajib datang langsung ke Satpas.
- Kenali perbedaan SIM asli dan palsu dari material hingga barcode.
- Promosi Lewat Media Sosial:
Sama seperti bisnis modern lainnya, mereka memanfaatkan kekuatan media sosial untuk menjajakan jasa ilegalnya.
Patroli siber yang dilakukan pihak kepolisian akhirnya berhasil membongkar praktik ini.
Imbauan Tegas dari Kepolisian: Jangan Terkecoh!
Kasatlantas Polresta Yogyakarta, AKP Alvian Hidayat, memberikan peringatan keras kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa pembuatan SIM yang sah tidak bisa dilakukan dari jarak jauh.
"Kami mengimbau jika masyarakat menerima tawaran pembuatan SIM melalui jarak jauh (medsos) kami pastikan kemungkinan tidak beres (palsu)," ujar AKP Alvian Hidayat.
Pihak kepolisian juga menjelaskan beberapa perbedaan mendasar antara SIM asli dan palsu yang bisa dikenali dengan mudah:
- Material dan Hologram: Bahan PVC dan hologram pada SIM asli memiliki standar khusus yang berbeda dengan yang palsu.
- Kamera Khusus: Proses foto untuk SIM asli menggunakan kamera khusus di Satpas, bukan sekadar foto dari ponsel.
- Barcode Rahasia: Barcode pada SIM asli hanya bisa dipindai dengan alat khusus milik Korlantas Polri.
Ingat, membuat SIM baru harus datang langsung ke Satpas (Satuan Penyelenggara Administrasi SIM) terdekat.
Proses online hanya berlaku untuk perpanjangan, bukan pembuatan baru. Jangan pertaruhkan keselamatan dan legalitas Anda di jalan hanya demi kepraktisan sesaat.
Baca Juga: Era Baru Konektivitas, Kenapa eSIM Jadi Pilihan Cerdas untuk Anda?
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
-
100 Ribu Buruh Perusahaan Otomotif "V" Terancam PHK
-
Tunda Nyicil Scoopy Baru, Yamaha Grand Filano Bekas Lebih Murah, Mending Mana?
-
Pesona SUV Mazda yang Seukuran dengan Suzuki S-Presso, Harga Cuma Tak Sampai 200 Juta
-
Irit dan Tangguh, Ini Alasan Kenapa Yamaha Gear Ultima Jadi Skutik Favorit Perempuan
-
Honda, Nissan dan Mitsubishi Jalin Kerja Sama, Ada Udang di Balik Batu
-
Strategi Motul Dekati Konsumen Melalui Jaringan Bengkel Modern B-Quik
-
Suzuki Ignis Kena Recall, Apa Bagian yang Rusak?
-
Tinggalkan Kesan Murah, Begini Wujud Baru Honda BeAT Terbaru dengan Emblem Silver dan Warna Matte
-
Alasan Mitsubishi Xforce Ultimate DS Tetap Relevan Bagi Pengguna yang Punya Mobilitas Tinggi