- Stop Strobo & Sirene: Polisi kini utamakan 'public address' untuk meminta jalan secara humanis.
- Pengawalan Selektif: Tidak semua bisa dikawal, hanya untuk acara kenegaraan dan situasi darurat.
- Aturan Warna Lampu: Hanya tiga warna lampu rotator yang sah sesuai undang-undang lalu lintas.
Suara.com - Zaman "tot tot wuk wuk" sudah lewat, kini para petugas patroli dan pengawalan (patwal) punya cara yang lebih santuy tapi tetap tegas untuk meminta prioritas jalan.
Lupakan arogansi strobo yang menyilaukan dan raungan sirene yang memekakkan telinga, karena Korlantas Polri resmi membekukan sementara penggunaannya.
Era Baru Pengawalan: Public Address Jadi Senjata Utama
Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri membuat gebrakan dengan membekukan penggunaan sirene dan strobo pada kendaraan pengawalan.
Tapi jangan salah, ini bukan berarti layanan pengawalan dihentikan total.
Menurut Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri, Brigjen Pol Faizal, pengawalan tetap berjalan untuk situasi krusial.
Misalnya, untuk acara berskala internasional seperti KTT atau menyambut tamu negara, pengawalan adalah sebuah keharusan yang dilindungi undang-undang.
Yang berubah adalah pendekatannya: lebih sopan dan selektif.
negaskan bahwa kini patwal diinstruksikan untuk memaksimalkan penggunaan public address atau pengeras suara.
Baca Juga: Kritik 'Tot-Tot Wuk-Wuk' Menggema, Legislator Minta Polisi Tegas
"Semaksimal mungkin gunakan public address di mobil atau motor untuk meminta jalan dengan sopan. "Mohon maaf, kami minta waktu, kami minta jalan." Itu lebih baik," ujar Faizal seperti dikutip dari situs resmi Korlantas Polri.
Langkah ini diambil sebagai respons atas masukan masyarakat yang menginginkan citra kepolisian yang lebih humanis dan bersahabat di jalan raya.
Aturan Main yang Wajib Kamu Tahu
Kebijakan baru ini tidak hanya mengubah cara patwal berkomunikasi, tetapi juga mempertegas siapa saja yang berhak mendapat prioritas di jalan.
Berikut rinciannya:
- Pengawalan Super Selektif: Kini, pengawalan untuk kendaraan pribadi diperketat. Tidak ada lagi prioritas untuk rombongan yang tidak termasuk dalam kategori darurat atau kepentingan negara.
- Menghormati Momen Sakral: Anggota patwal dilarang keras menyalakan sirene atau rotator saat melintas di jam salat, acara kedukaan, atau kegiatan keagamaan lainnya. Sebuah langkah yang patut diapresiasi.
- Tiga Warna Sakti Rotator: Jangan sampai salah kaprah, hanya ada tiga warna lampu rotator yang legal dan punya arti masing-masing sesuai Pasal 59 ayat 5 UU Nomor 22 Tahun 2009.
Dekode Warna Lampu Rotator di Jalanan
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
5 Mobil Listrik dengan Pajak Murah di 2026: Hemat Biaya Tahunan, Gak Bikin Tekor!
-
Komunitas ID42NER Taklukan Medan Off-Road Bumi Borneo
-
Pertamina, Shell, BP, dan Vivo Kompak Turunkan Harga BBM di Awal Tahun
-
Motor Matic vs Bebek: Mana yang Lebih Hemat untuk Pemakaian Jangka Panjang?
-
4 Mobil Daihatsu Bekas untuk Budget Rp 60 Juta, Ada yang Cuma Rp 30 Jutaan
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Kisaran Rp 50 Juta, Muat Banyak untuk Keluarga Besar
-
6 Rekomendasi Mobil Bekas Rp 50 Jutaan, Pas Banget Buat Keluarga Kecil
-
5 Mobil 3 Baris Harga di Bawah Rp100 Juta, Jadi Andalan Keluarga
-
7 Mobil Bekas Hatchback Under Rp100 juta, Pajak Murah Minim Biaya Perawatan
-
XPeng Siapkan Sedan Listrik P7+ EREV 2026, Jarak Tempuh hingga 1.550 km