- Nissan sedang meracik SUV 5-penumpang baru untuk pasar otomotif India.
- Model ini diposisikan untuk menantang langsung Hyundai Creta dan Suzuki Grand Vitara.
- Basis platform CMF-B dan kemungkinan teknologi e-Power jadi senjata utama.
Suara.com - Pasar SUV kompak yang panas kini makin membara! Nissan dikabarkan tak mau lagi hanya jadi penonton dan tengah menyiapkan amunisi baru yang siap membuat Hyundai Creta dan Suzuki Grand Vitara mulai gerah.
Ini bukan sekadar rumor burung, karena informasinya datang dari salah satu media otomotif ternama di India yang mengendus adanya pergerakan serius dari pabrikan asal Jepang tersebut.
Kehadiran jagoan baru ini menjadi langkah strategis Nissan untuk memperkuat cengkeramannya di segmen yang paling digemari konsumen saat ini.
Strategi ini sekaligus menjadi jawaban atas kesuksesan fenomenal Nissan Magnite yang berhasil mencuri perhatian sejak diluncurkan.
Bukan Sekadar Magnite Versi Jumbo
Meski akan berbagi "rumah" yang sama, jangan buru-buru menganggap mobil ini hanya akan menjadi Magnite yang diperbesar.
Menggunakan platform CMF-B yang sangat fleksibel, SUV baru ini dirancang untuk bermain di kelas yang lebih tinggi, beradu gengsi langsung dengan para penguasa pasar.
Platform ini juga digunakan oleh aliansinya, Renault, untuk model Duster dan Bigster.
Keseriusan Nissan terlihat dari pernyataan resmi mereka yang dikutip oleh media lokal.
Baca Juga: Membeli Mobil Bekas Anti Ketipu dengan Layanan Inspeksi, Jangan Lagi Andalkan Feeling
"Kami sedang mengerjakan pengenalan empat model baru di pasar India. Ini termasuk SUV 5-penumpang dan SUV 7-penumpang yang akan didasarkan pada platform CMF-B, bersama dengan X-Trail dan Juke yang akan diimpor," ujar seorang sumber dari internal perusahaan dilansir dari Drivespark.
Senjata Rahasia Bernama e-Power?
Nah, ini bagian yang paling menarik: dapur pacunya!
Meskipun belum ada konfirmasi resmi, banyak spekulasi mengarah pada penggunaan teknologi andalan Nissan, yaitu e-Power.
Apa itu e-Power? Singkatnya, ini adalah sistem hybrid canggih di mana mesin bensin hanya berfungsi sebagai generator untuk mengisi daya baterai, sementara roda sepenuhnya digerakkan oleh motor listrik.
Jika benar teknologi ini disematkan, ini akan menjadi pembeda utama dan nilai jual yang sangat kuat di tengah gempuran para rivalnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Solar Makin Mahal, Ini 8 Tips Hemat BBM Mobil Diesel agar Kantong Tetap Aman
-
Apakah Garansi Mobil Bekas Hangus Jika Unit Dijual Alias Pindah Tangan?
-
7 Penyebab Oli Mesin Motor Cepat Habis dan Cara Mengatasinya
-
Bosan Suspensi Keras? Coba LMPV Elegan Bekas Ini, Garansi Nyaman Keluarga Tenang
-
Semudah Merawat Avanza, Toyota Etios Valco sama Daihatsu Sirion Mending Mana?
-
Terpopuler: Alternatif Pajero Sport yang Kebal Biosolar, Motor Cakep Yamaha Penantang Scoopy
-
Serbuan Merek China Sukses Buat Penjualan Mobil Listrik Indomobil Lampaui Target 50 Persen
-
Kurangi Subsidi BBM Alasan Menkeu Purbaya Sepakat Berikan Insentif Kendaraan Listrik Mulai Juni
-
Motor Yamaha Satu Ini Bikin Scoopy Bisa Terpukul Mundur, Segini Harganya
-
Reinkarnasi Freelander Melalui Tangan Dingin Chery Siap Goyang Dominasi SUV Premium Global