- Jaecoo Incar Pasar PHEV di Pasar Indonesia
- Jaecoo Percaya Diri Masuk Pasar Indonesia
- Jaecoo Siapkan Lebih Banyak Produk PHEV untuk Pasar Indonesia
Suara.com - Merek otomotif Jaecoo melihat Indonesia sebagai pasar yang menjanjikan, khususnya di segmen SUV.
Head of Product Jaecoo Indonesia, Ryan Tirto, menilai peluang pasar otomotif di Tanah Air masih terbuka lebar. Menurutnya, kebutuhan kendaraan masih tinggi di berbagai wilayah, tidak hanya terbatas di kota-kota besar.
“Market di Indonesia ini masih cukup besar potensinya. Meski di kota-kota besar seperti Jakarta terlihat padat dan macet, di luar wilayah tersebut serapan pasar mobil masih sangat tinggi dibandingkan beberapa negara lain,” ujarnya di kawasan Tangerang, Jumat (3 Oktober 2025).
Optimisme itu membuat Jaecoo percaya diri masuk ke pasar Tanah Air dengan membawa teknologi mutakhir. Salah satunya adalah Super Hybrid System 3DHT (Dedicated Hybrid Transmission) yang diklaim menjadi terobosan di kelas SUV di bawah Rp1 miliar, serta CDC Magnetic Suspension yang biasanya hanya tersedia di mobil premium di atas Rp1 miliar.
“Kami ingin menghadirkan produk yang tidak hanya inovatif, tapi juga bisa diakses oleh lebih banyak konsumen di Indonesia,” tambah Ryan.
Sementara itu, Country Director Jaecoo Indonesia, Max Zhou, menegaskan bahwa strategi utama perusahaan dalam beberapa tahun ke depan adalah fokus pada teknologi plug-in hybrid (PHEV).
“Chery Group sudah memperkenalkan generasi kelima hybrid technology di dunia. Kami percaya Plug-in Hybrid Jaecoo adalah yang terbaik, baik dari sisi konsumsi bahan bakar maupun performa. PHEV menjadi jawaban di tengah keterbatasan infrastruktur stasiun pengisian listrik di banyak negara, termasuk Indonesia,” ujarnya.
Lebih lanjut, Jaecoo memastikan akan menghadirkan lebih banyak model PHEV di Indonesia tahun ini sebagai bagian dari strategi ekspansi global.
Sebagai informasi, Jaecoo baru saja merilis SUV premium J8 SHS ARDIS PHEV di Indonesia dengan harga Rp818 juta OTR Jakarta.
Baca Juga: BYD Siapkan Mobil Murah 'Dobrak' Dominasi Toyota dan Mitsubishi di Segmen PHEV
Mobil ini dibekali teknologi Super Hybrid System yang menggabungkan dua motor listrik dengan mesin bensin 1.5 liter turbo. Teknologi itu membuat J8 SHS ARDIS bisa menempuh jarak hingga 180 km dengan mode listrik murni, serta total jangkauan lebih dari 1.400 km.
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Penjualan Mobil Naik 15,9 Persen di Semester I 2026: Fuso Melejit, Honda Melempem
-
Dominasi Mutlak Toyota Gazoo Racing Indonesia Jadi Ancaman Serius Rival Slalom Nasional
-
Tipe Kepribadian Berdasarkan Pilihan Warna Mobil, Kamu yang Mana?
-
Pesona Mobil Listrik Mirip Suzuki Swift Racikan 'Geng' Wuling, Begini Bocorannya
-
BBM B50 Dinilai Bisa Menjadi Ujian Berat Bagi Daya Tahan Mesin Diesel
-
10 Mobil Terlaris Semester 1 2026: Suzuki Carry Semakin di Depan
-
Mitsubishi Motors Siap Rilis XForce Hybrid Minggu Ini
-
10 Brand Mobil Terlaris dari Wholesales Juni 2026: Toyota Tak Tertandingi, Honda Dikejar Fuso
-
Raksasa Otomotif Dunia Terguncang, Berencana Suntik Mati Separuh Model dan Lakukan PHK
-
Strategi Suzuki Pertahankan Pesona Jimny Lewat Paket Modifikasi Ikonik