• Mobil listrik Jaecoo J5 EV baru diproduksi
• Jaecoo kejar target produksi J5 EV sebelum Lebaran
• Konsumen diharap bersabar Jaecoo J5 EV baru diproduksi
Suara.com - Jaecoo Indonesia kini tengah berada di bawah tekanan besar untuk memenuhi janji distribusi unit kepada para pemesannya. Perusahaan otomotif ini menegaskan komitmen untuk mempercepat proses produksi dan distribusi model SUV listrik J5 EV agar bisa sampai ke tangan konsumen sebelum periode Lebaran 2026 tiba.
Demi mengejar target tersebut, Jaecoo menjalin kerja sama strategis dengan Inchcape Indonesia. Langkah ini diambil untuk menambah kapasitas perakitan yang sebelumnya hanya mengandalkan pabrik PT Handal Indonesia Motor. Penambahan fasilitas ini diharapkan mampu memangkas masa tunggu konsumen yang saat ini terus memanjang.
“Kerja sama dengan Inchcape ini sebenarnya untuk Chery Group, namun saat ini digunakan untuk Jaecoo terlebih dahulu untuk J5 EV karena urgensinya paling tinggi. Jadi, penambahan fasilitas perakitan difokuskan ke Jaecoo dulu,” ujar Mohamad Ilham Pratama, Head of Marketing Jaecoo Indonesia, di Jakarta, Jumat (27/2/2026).
Hadirnya tambahan fasilitas perakitan ini menjadi angin segar di tengah lonjakan pesanan yang mencapai belasan ribu unit.
Ilham menjelaskan bahwa tambahan infrastruktur tersebut sangat membantu percepatan produksi model J5 EV yang peminatnya terus membludak di pasar otomotif tanah air.
“Dari permintaan J5 yang sangat banyak, kehadiran perakitan ini cukup membantu. Walaupun tetap ada antrean namun bisa mengurangi waktu tunggu,” lanjutnya.
Manajemen Jaecoo menargetkan seluruh proses pengiriman unit selesai sebelum tanggal 17 Maret 2026. Prioritas utama saat ini adalah memastikan konsumen bisa menggunakan mobil listrik baru mereka untuk kebutuhan transportasi selama libur panjang.
“Kami pokoknya sebelum libur lebaran, sebelum tanggal 17 Maret ingin unit sudah terkirimkan,” tegas Ilham.
Hingga saat ini pesanan J5 EV telah menyentuh angka 14.000 unit dengan 4.000 unit di antaranya sudah berhasil dikirim. Perusahaan terus bekerja ekstra keras untuk mengejar sisa target pengiriman.
Baca Juga: Ingat Pabrikan India Pemasok Kopdes Viral? Kini Rilis Mobil Listrik Rp120 Jutaan dengan Skema Unik
“Kami sudah mendapat lebih dari 13.000 hingga 14.000 pemesanan dan telah melakukan pengiriman sebanyak 4.000 unit. Artinya dengan waktu yang tersisa hingga lebaran ini kami berupaya agar bisa memenuhi sekitar 12.000 pemesanan,” pungkas Ilham.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Daftar Mobil Hybrid Paling Diminati Maret 2026 di Tengah Penurunan Penjualan Mobil Baru
-
Siap Ganti Mobil? Simak Pricelist Terbaru Toyota April 2026 dari MPV, SUV, hingga EV
-
Alternatif Nmax dan PCX, Intip Daftar Harga Motor Listrik Alva, Mulai Berapa?
-
Mobil Listrik Jaecoo Buatan Negara Mana? Cek 4 Tipe Terlaris, Harga Mulai Rp200 Jutaan
-
Pasar Otomotif Nasional Lesu Angka Penjualan Mobil Maret 2026 Kembali Terjun Bebas
-
Daripada Beli Emmo untuk MBG, Spesifikasi Royal Enfield Listrik Ini Jauh Lebih Menggoda
-
Suara Audio Mobil Kurang Nendang? Ini 5 Pilihan Speaker Terbaik yang Bikin Kabin Berasa Konser!
-
Ingin Punya Honda Brio atau HR-V? Cek Update Harga Terbarunya Bulan April 2026
-
Berapa Biaya Bulanan Motor Adora? Simulasi Lengkap Isi Daya Listrik dan Cicilan
-
Negara Ini Beri Subsidi Jutaan Rupiah Untuk Motor Listrik Saat Indonesia Justru Hentikan Insentif