Otomotif / Mobil
Kamis, 09 Oktober 2025 | 08:20 WIB
Suzuki Vision e-Sky, calon penerus Suzuki Karimun versi elektrik. (Suara.com/Gemini AI)
Baca 10 detik
  • Desain & Interior Futuristik – Suzuki Vision e-Sky tampil kompak ala kei car dengan lampu LED C-shaped, floating roof, serta interior modern tiga lapis lengkap dengan digital cockpit dan ambient lighting.
  • Performa & Jarak Tempuh – Dibekali baterai efisien dengan jarak tempuh lebih dari 270 km sekali isi daya, cukup untuk kebutuhan harian dan perjalanan singkat.
  • Prospek Produksi – Dijadwalkan meluncur di Jepang pada 2026 sebagai penerus spiritual Karimun, Vision e-Sky jadi bagian strategi besar Suzuki di era elektrifikasi.

Suara.com - Tren mobil listrik berukuran kecil semakin naik daun. Di Jepang, segmen kei car elektrik dianggap solusi ideal untuk mobilitas harian yang praktis, efisien, dan ramah lingkungan. Suzuki pun tak mau ketinggalan.

Pada ajang Japan Mobility Show 2025 di Tokyo, mereka memperkenalkan konsep mobil listrik mungil bernama Vision e-Sky, yang digadang-gadang sebagai penerus spiritual Suzuki Karimun.

Desain Futuristik, Tetap Kompak

Carscoops menjabarkan bahwa Vision e-Sky tampil dengan siluet hatchback mungil khas kei car. Dimensinya sesuai regulasi Jepang: panjang 3.395 mm, lebar 1.475 mm, dan tinggi 1.625 mm. Posturnya ringkas, tapi tetap proporsional untuk kebutuhan perkotaan.

Bagian depan dihiasi lampu LED berbentuk C yang terhubung dengan grille iluminasi, sementara bagian belakang juga mengusung desain serupa.

Atap floating roof, handle pintu model flush, serta velg aero-style membuat tampilannya futuristik. Meski begitu, beberapa detail kemungkinan akan disederhanakan saat masuk tahap produksi.

Menariknya, Vision e-Sky juga menjadi mobil pertama yang memakai logo baru Suzuki dengan desain lebih datar dan finishing matte aluminium.

Secara dimensi, mobil listrik ini akan bersaing ketat dengan BYD Atto 1 dan Wuling Air EV.

Interior Modern, Siap Produksi

Baca Juga: Wuling Banderol Harga Khusus Pada Model Hybrid Sampai Mobil Listrik di Akhir Tahun

Suzuki Vision e-Sky. (Carscoops)

Masuk ke kabin, nuansa modern langsung terasa. Dashboard tiga lapis dengan strip tembaga, ambient lighting, serta digital cockpit memberi kesan premium. Ada juga floating center tunnel, kontrol AC sentuh, hingga setir futuristik dengan tombol terintegrasi. Jok dengan headrest ungu menambah sentuhan funky yang jarang ditemui di mobil mungil.

Suzuki tampaknya sudah menyiapkan interior ini mendekati versi produksi, sehingga tidak sekadar konsep.

Jarak Tempuh 270 Km

Meski detail teknis belum diumumkan, Suzuki menjanjikan jarak tempuh lebih dari 270 km sekali isi daya. Angka ini cukup untuk kebutuhan komuter harian dan perjalanan akhir pekan singkat. Dengan kapasitas baterai yang efisien, Vision e-Sky bisa menjadi pilihan menarik bagi mereka yang ingin beralih ke kendaraan listrik tanpa khawatir soal jarak.

Jadwal Produksi

Suzuki memastikan versi produksi dari Vision e-Sky akan hadir dalam tahun fiskal Jepang 2026, yang berakhir pada 31 Maret 2027. Artinya, mobil ini kemungkinan meluncur di Jepang pada 2026. Namun, seperti kei car Suzuki lainnya, penjualannya kemungkinan besar akan terbatas di pasar domestik Jepang.

Bagian dari Strategi Besar Suzuki

Suzuki Vision e-Sky. (Carscoops)

Vision e-Sky bukan satu-satunya kendaraan listrik yang dipamerkan Suzuki. Ada juga e Every Concept, kei van listrik dengan jarak tempuh 200 km, yang akan diproduksi bersama Daihatsu Hijet dan Toyota Pixis Van.

Selain itu, Suzuki juga menampilkan Fronx FFV Concept berbahan bakar etanol dan Vitoris CBG berbahan bakar CNG.

Untuk lini produksi, pengunjung bisa melihat model baru seperti Suzuki XBee, Spacia, e-Vitara, hingga Jimny Nomad.

Kehadiran Vision e-Sky menandai langkah serius Suzuki dalam menghadirkan mobil listrik mungil yang praktis dan efisien. Dengan desain futuristik, interior modern, serta jarak tempuh 270 km, mobil ini berpotensi menjadi ikon baru di segmen city car listrik.

Bagi pecinta Suzuki Karimun di Indonesia, Vision e-Sky bisa jadi gambaran masa depan. Meski kemungkinan besar hanya dipasarkan di Jepang, bukan tidak mungkin Suzuki suatu saat membawa konsep serupa ke pasar Asia Tenggara. Jika benar terealisasi, Karimun listrik bisa kembali jadi primadona mobil mungil ramah lingkungan.

Load More