Suara.com - Polytron kini berani memasuki pasar kendaraan listrik alias EV (Electric Vehicle) yang menjadi simbol teknologi kekinian.
Dahulu, Polytron menguasai pasar dengan memproduksi alat elektronik untuk kebutuhan rumah tangga seperti kulkas, showcase, chest freezer, mesin cuci, dispenser, AC, kipas angin, dan televisi.
Polytron lalu mulai merancang inovasi seperti laptop dan kendaraan listrik.
Tak hanya motor listrik, Polytron kini berhasil merilis beberapa jenis mobil listrik yang berani di adu dengan brand-brand besar seperti Wuling dan BYD.
Ada satu fakta unik yang membanggakan dari Polytron yakni bahwa perusahaan yang bergerak di bidang produk elektronik tersebut adalah perusahaan Indonesia.
Lantas, berapa harga mobil listrik Polytron? Bagaimana sejarah Polytron hingga bisa besar dan masuk ke pasar mobil listrik?
Dulu jual TV, sekarang jual EV
Polytron menjadi salah satu produsen barang elektronik terbesar di Tanah Air sejak didirikan pada tahun 1975 sebagai PT Indonesian Electronic & Engineering.
Perusahaan ini didirikan oleh Robert Budi Hartono dan Michael Bambang Hartono yang merupakan duo kakak beradik dari Hartono bersaudara.
Baca Juga: Panduan Lengkap Motor Listrik Polytron: Pilih FOX-S, FOX-R, Evo, atau Trex? Cek Harga dan Spek!
Michael dan Robert turut mewariskan perusahaan konglomerat keluarga yang akhirnya melebarkan sayap ke dunia elektronik.
Polytron yang didirikan oleh Hartono bersaudara kini bernaung di bawah perusahaan PT Hartono Istana Teknologi.
Perusahaan ini bisa bertahan di tengah berbagai krisis ekonomi dan perubahan pasar dengan menjual beragam alat elektronik berkualitas tinggi dan murah.
Setelah mempelajari pasar, Polytron akhirnya mulai masuk ke pasar kendaraan listrik dengan motor dan mobil listrik.
Spesifikasi dan hargaPolytron G3
Polytron G3 menjadi salah satu unit mobil listrik Polytron yang berhasil masuk ke pasar mobil listrik Tanah Air.
Mobil listrik ini punya keunggulan yang kuat bersaing dengan merek lainnya, yakni menggunakan daya listrik yang relatif bersih dan ramah lingkungan.
Kelebihan lain dari Polytron G3 terletak di tenaga mesin motor listrik berkekuatan 150 kW (setara 201 Hp) dan torsi 320 Nm yang memberikan performa responsif.
Pengendara Polytron G3 tak perlu khawatir dengan harus selalu bolak balik isi daya, lantaran mobil ini punya baterai berkapasitas 51,916 kWh yang dapat diisi menggunakan DC fast charging dari 20% hingga 70% hanya dalam sekitar 35 menit.
Polytron G3 juga mampu menempuh jarak hingga 402 km (berdasarkan standar CLTC) dalam sekali pengisian penuh, yang cukup untuk mayoritas kebutuhan mobilitas di Indonesia.
Tak hanya performa, aspek keamanan dari Polytron G3 juga terkemuka dan dilengkapi dengan ADAS (Advanced Driving Assistance System) Level 2 untuk bantuan kemudi.
Harga dari mobil listrik karya anak bangsa ini adalah sekitar Rp400 juta.
Ada alternatif lebih murah untuk menghemat biaya yakni dengan membeli unit ini menggunakan skema sewa baterai dengan harga Rp299 juta.
Spesifikasi dan harga Polytron G3+
Mereka yang tak puas dengan Polytron G3 bisa mempertimbangkan Polytron G3+ dengan spesifikasi lebih tinggi.
Adapun ketika dibandingkan dengan Polytron G3, Polytron G3 + dilengkapi dengan Panoramic Sunroof yang besar yang memberikan kesan kabin yang lebih lapang dan mewah.
Ada juga pintu bagasi yang dapat dibuka dan ditutup secara elektrik (Electric Tailgate).
Kapasitas pengisian baterai dari Polytron G3+ adalah 11 kW dan waktu pengisiannya sekitar 3,5 jam, lebih cepat dari Polytron G3.
Harga Polytron G3+ dengan skema sewa baterai adalah Rp300 juta dan beli baterai penuh dibanderol dengan harga Rp450 juta.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
-
Panduan Lengkap Motor Listrik Polytron: Pilih FOX-S, FOX-R, Evo, atau Trex? Cek Harga dan Spek!
-
Penjualan BYD Merosot untuk Pertama Kali di Tengah Gempuran Perang Harga
-
Harga Toyota Rush Bekas Kini Mulai Sentuh Rp90 Jutaan
-
Hyundai Pastikan Bawa Mobil Listrik Baru ke Indonesia di Sisa 2025
-
Daihatsu Terios Bekas: Harga Jatuh Banget per Oktober 2025, SUV Impianmu Mulai Segini
Terpopuler
- Terpopuler: Waktu yang Ideal untuk Ganti HP, Rekomendasi HP untuk Jangka Panjang
- Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
Pilihan
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
-
Bisnis Dihimpit Opsen, Pengusaha Rental Mobil Tuntut Transparansi Pajak
-
Pesawat Pengangkut BBM Jatuh di Krayan Timur, Pencarian Masuk ke Hutan Belantara
-
Resmi Dibuka! Jadwal Penukaran Uang Baru 2026 Periode Kedua di PINTAR BI Go Id
Terkini
-
Agrinas Impor Truk dan Pikap dari India, Menperin: Lapangan Kerja untuk Luar Negeri
-
BUMN Agrinas Impor 105.000 Pikap dan Truk India saat Industri Otomotif Indonesia Berdarah-darah
-
Mengenal Berbagai Jenis Baterai Mobil Listrik Beserta Keunggulan dan Estimasi Harganya
-
7 Rekomendasi Motuba Paling Bandel dan Irit Seharga NMAX, Bebas Kepanasan dan Kehujanan
-
Lebih Murah dari Beat 125, Pas Buat Mudik Lebaran: Ini Motor Baru Honda Sekali Isi BBM Tembus 500 Km
-
Ferrari Bawa DNA Balap ke Mobil Listrik Pertamanya, Bisa Melesat 309 KM per Jam
-
X-Ride Versi Mewah, Harga Setara Yamaha Aerox: Ini Dia Motor Matik Street Tampilan Kece
-
Aturan Buka Puasa di Transportasi Umum, Penumpang Boleh Makan Ringan Selama Perjalanan
-
5 Penyakit Khas Avanza-Xenia Bekas, Sering Muncul setelah KM 100 Ribu
-
Honda Brio Satya Baru atau Jazz GK5 Bekas, Mending Pilih Mana?