- Beda Level: Indonesia baru merencanakan bensin campuran etanol 10% (E10), sementara di AS sudah tersedia hingga 85% (E85).
- Wajib Mobil Khusus: Bensin E85 tidak bisa sembarangan, hanya untuk mobil berteknologi flex-fuel (FFV) yang dirancang khusus.
- Ada Konsekuensi: Semakin tinggi kadar etanol, semakin ramah lingkungan, namun konsumsi bahan bakar per kilometer bisa lebih boros.
Suara.com - Publik otomotif Indonesia sedang ramai membahas rencana pemerintah untuk mencampur bensin dengan etanol 10 persen atau E10.
Namun, tahukah Anda, saat kita baru memulai, Amerika Serikat ternyata sudah melesat jauh dengan menggunakan bensin berkadar etanol hingga 85 persen (E85) sebagai pilihan di SPBU mereka.
Seperti diketahui, rencana pemerintah untuk menerapkan E10 memang sebuah langkah maju.
Tujuannya mulia, yaitu menekan impor BBM dan beralih ke energi yang lebih bersih.
Namun, langkah ini sebenarnya menempatkan kita pada level yang paling dasar dalam adopsi bahan bakar nabati.
Di Amerika Serikat, etanol bukan lagi barang baru, melainkan komponen standar dalam bahan bakar mereka.
Etanol Sudah Jadi Menu Wajib di Amerika
Jika Anda mengisi bensin di Negeri Paman Sam, hampir mustahil menemukan bensin yang 100 persen murni tanpa campuran.
Ini adalah fakta yang dikonfirmasi langsung oleh badan energinya.
Baca Juga: Heboh Kabar Pertalite Dicampur Etanol, Pertamina Patra Niaga: Hoaks!
Dikutip dari eia.gov, US Energy Information Administration, "menyebut hampir seluruh bensin yang dijual di AS mengandung etanol dengan kadar yang bervariasi tergantung wilayah dan musim."
Bagi mereka, E10 adalah standar minimum yang bisa diminum oleh hampir semua mobil modern.
Dari E10 Sampai E85: Kenali Kelasnya
Perbedaan paling mencolok terletak pada variasi produk yang ditawarkan.
Konsumen di AS diberi pilihan berdasarkan jenis kendaraan mereka, tidak bisa asal tuang.
- E10 (Kelas Pemula): Ini level yang akan diadopsi Indonesia. Mengandung 10% etanol dan 90% bensin. Hampir semua mobil keluaran baru dirancang aman untuk menenggak bahan bakar jenis ini.
- E15 (Naik Kelas): Sedikit lebih tinggi, dengan 15% etanol. Biasanya direkomendasikan untuk mobil-mobil penumpang keluaran tahun 2001 ke atas.
- E85 (Kelas Jawara): Inilah puncaknya. Komposisinya bisa mengandung 51% hingga 83% etanol. Ini bukan lagi sekadar bensin campuran, tapi sudah dikategorikan sebagai bahan bakar alternatif.
Jangan Asal Isi! E85 Hanya Untuk Mobil 'Sakti'
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Mengenal Tiga Tipe iCAR V23 SUV Listrik Modern Bergaya Klasik
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta Kembali Digelar Hingga Agustus
-
Sinyal Bahaya dari China Saat Pasar Otomotif Mulai Masuki Tahap Jenuh
-
Konflik Timur Tengah Lumpuhkan Ekspor Mobil Toyota dari Jepang Hingga Nyaris Habis
-
Manfaatkan Teknik Defensive Driving saat Perjalanan Libur Panjang
-
Legenda SUV Mitsubishi Pajero Siap Kembali Mengaspal pada 2026 Andalkan Sasis Triton
-
Teknologi Hybrid Jadi Solusi Perjalanan Irit Tanpa Repot Antre Charge
-
Mobil Listrik Ferrari Panen Hujatan Setelah Umumkan Harga Resmi
-
Suzuki Fronx Teranyar Siap Minum Etanol Murni, Rilis Dalam Waktu Dekat
-
Harga Terlalu Murah Jadi Senjata Makan Tuan Bisnis Mobil Listrik Xiaomi