- Lampu Hijau dari Toyota: Pabrikan resmi memperbolehkan Kijang Innova bensin memakai bahan bakar campuran etanol hingga 10%.
- Syarat Oktan Wajib Dipenuhi: Angka oktan bahan bakar campuran tersebut minimal harus 91 atau lebih tinggi.
- Pertamax Green Aman: Dengan oktan 95 dan etanol 5%, Pertamax Green sangat aman dan sesuai rekomendasi untuk Innova.
Suara.com - Belakangan ini lagi heboh soal rencana pemerintah menggalakkan bensin campur etanol 10 persen (E10) yang katanya bakal segera dijual luas.
Rencana ini sontak bikin banyak pemilik mobil was-was, terutama Anda pengguna Kijang Innova: "Aman nggak nih buat mesin kesayangan gue?"
Daripada pusing dengar "katanya-katanya", lebih baik kita bedah langsung faktanya dari buku panduan resmi Toyota.
Jawaban singkatnya: SANGAT BOLEH.
Toyota secara eksplisit memberikan izin penggunaan bahan bakar campuran etanol untuk mesin bensin.
Namun, seperti biasa, ada syarat dan ketentuan berlaku yang wajib Anda patuhi agar performa mesin tetap optimal.
Aturan mainnya sederhana dan tidak bisa ditawar: pastikan angka oktannya sesuai standar.
Spesifikasi Resmi Toyota: Ini Aturannya, Bukan Asumsi!
Berdasarkan informasi langsung dari manual resmi Toyota, ada beberapa poin kunci yang menjadi pegangan bagi pemilik Kijang Innova, terutama varian Reborn dan Zenix bensin.
Baca Juga: Apakah Mitsubishi Xpander Aman Pakai BBM Campuran Etanol 10 Persen?
Mari kita rincikan agar lebih jelas:
- Jenis Bahan Bakar: Wajib menggunakan bensin tanpa timbal (unleaded).
- Angka Oktan Minimum: Bahan bakar yang digunakan harus memiliki Angka Oktan 91 atau lebih tinggi.
- Campuran Etanol: Nah, ini bagian pentingnya. Toyota membolehkan penggunaan bahan bakar campuran ethanol dengan kandungan hingga 10 persen.
Ini artinya, bahan bakar dengan kode E10 (yang berarti memiliki campuran 10% etanol) yang direncanakan pemerintah pun sudah mendapatkan restu dari pabrikan Toyota.
Lalu, Bagaimana dengan Pertamax Green 95?
Sekarang kita sambungkan dengan produk yang sudah ada di pasaran, yaitu Pertamax Green 95.
Banyak yang bertanya, apakah bahan bakar ini cocok untuk Kijang Innova? Mari kita uji dengan tiga syarat dari Toyota tadi.
1. Apakah Tanpa Timbal? Ya. Pertamax Green adalah bensin tanpa timbal.
2. Berapa Oktannya? 95. Angka ini jelas berada di atas syarat minimum oktan 91.
3. Berapa Kandungan Etanolnya? Pertamax Green memiliki campuran bioetanol sebesar 5% (E5). Angka ini jauh di bawah batas maksimal yang diizinkan Toyota, yaitu 10%.
Kesimpulannya? Pertamax Green 95 bukan hanya aman, tetapi juga sangat direkomendasikan untuk Kijang Innova mesin bensin. Spesifikasinya کاملا memenuhi, bahkan melampaui, apa yang diminta oleh Toyota.
Waspada Jika Mesin "Ngelitik" (Knocking)
Manual Toyota juga menyinggung soal fenomena knocking atau ngelitik.
Terkadang, Anda mungkin mendengar suara ketukan halus dari mesin saat akselerasi mendadak atau menanjak.
Menurut Toyota, "Anda mungkin sesekali mendengar knocking untuk beberapa waktu ketika mengakselerasi atau pengendaraan menanjak. Hal ini adalah normal dan tidak perlu dirisaukan."
Namun, jika suara ngelitik ini terjadi terus-menerus bahkan saat berkendara normal, segera konsultasikan dengan dealer resmi Toyota terdekat untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Jadi, tak perlu lagi ada keraguan. Mengisi Kijang Innova bensin Anda dengan bahan bakar campuran etanol seperti Pertamax Green adalah langkah yang aman dan sudah disetujui pabrikan, selama Anda memperhatikan syarat oktan minimalnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Jadwal Lengkap MotoGP 2026 Resmi Rilis, Sirkuit Mandalika Masuk Fase Penentu Juara?
-
Kelebihan Mesin Mitsubishi Pajero Sport yang Tetap Kompetitif di Segmen SUV Ladder Frame
-
Irit Mana antara Toyota Avanza vs Rush? Intip Pula Komparasi Harganya
-
5 Kelemahan Avanza yang Jarang Dibicarakan, Tenggelam oleh Reputasi Awet
-
Request Mobil Dinas Gubernur Kaltim 8,5 M, Bisa Buat Ngecor Beton Jalan Berapa Kilometer?
-
Ini 3 Jenis Pick Up yang Didatangkan Agrinas, Carry dan Gran Max Kalah Kelas
-
Bak Bumi dan Langit! Pickup Impor Koperasi Merah Putih vs Esemka Kebanggaan Jokowi Mending Mana?
-
Harga Mobil Dinas Gubernur Kaltim 8,5 M Setara Biaya Mengaspal Jalan Berapa Kilometer?
-
5 Mobil Double Cabin Buat Mudik Siap Angkut Banyak Barang, Mulai 100 Jutaan
-
Penjualan Motor Baru Januari 2026 Tembus 577 Ribu Unit Sinyal Positif Ekonomi Nasional