- Seorang pengemudi tewas dalam kecelakaan di Chengdu setelah mobil terbakar dan pintu elektrik gagal dibuka, meski warga sekitar berusaha menolong.
- Sistem yang seharusnya otomatis terbuka saat kecelakaan diduga tidak berfungsi, memicu kritik soal keamanan pintu elektrik dan semi-elektrik pada mobil modern.
- Saham Xiaomi anjlok usai insiden, sementara regulator Tiongkok dan AS mulai menyoroti desain pintu elektrik, menegaskan pentingnya keselamatan dasar di balik inovasi teknologi.
Suara.com - Kasus kecelakaan mobil listrik kembali jadi sorotan, kali ini melibatkan Xiaomi SU7 di Chengdu, Tiongkok. Insiden tragis ini menewaskan seorang pria berusia 31 tahun setelah mobil yang dikendarainya terbakar hebat.
Meski sejumlah orang di lokasi berusaha keras menolong, pintu mobil gagal dibuka dan sang pengemudi tak bisa diselamatkan.
Dikutip dari Carscoops (14/10/2025) peristiwa terjadi sekitar pukul 3:15 dini hari. Mobil SU7 berwarna hitam itu dilaporkan hilang kendali, menabrak median jalan yang dipenuhi tanaman, lalu berhenti di sisi seberang jalan. Tak lama kemudian, api langsung melahap kendaraan.
Video amatir yang beredar memperlihatkan beberapa orang berusaha memecahkan kaca dan membuka pintu pengemudi.
Namun, semua upaya gagal hingga akhirnya mereka terpaksa mundur karena api semakin membesar. Tim pemadam kebakaran berhasil memadamkan api, tetapi nyawa pengemudi tak tertolong.
Laporan awal menyebutkan pengemudi kemungkinan berada di bawah pengaruh alkohol, meski penyelidikan resmi masih berlangsung.
Pintu Elektrik Jadi Sorotan
Xiaomi SU7 sebenarnya menggunakan gagang pintu model tarik sederhana, bukan pop-up futuristis seperti Tesla. Secara teori, pintu mobil modern akan otomatis terbuka saat terjadi kecelakaan atau airbag mengembang.
Namun, pada kasus ini sistem tersebut diduga gagal berfungsi.
Baca Juga: 5 Mobil Listrik dengan Garansi Seumur Hidup, Tak Perlu Khawatir Ganti Baterai
Mobil ini memang dilengkapi tuas manual di dalam kabin, tetapi dalam kondisi darurat seperti kebakaran, akses ke dalam mobil jelas sangat terbatas.
Inilah yang membuat publik mempertanyakan kembali keamanan pintu elektrik dan semi-elektrik pada mobil modern.
Dampak ke Xiaomi
Tragedi ini langsung mengguncang pasar. Saham Xiaomi anjlok hingga 8,7 persen pada hari kejadian, sebelum akhirnya ditutup turun 5,24 persen. Nilai perusahaan pun terpangkas miliaran dolar hanya dalam sehari.
Ini bukan kali pertama SU7 terseret kasus serupa. Pada April lalu, tiga orang tewas dalam kecelakaan di Anhui.
Dua penumpang depan dilaporkan tak bisa keluar karena pintu terkunci otomatis setelah benturan.
Seorang penumpang belakang berhasil ditarik keluar lewat jendela yang dipecahkan saksi, namun akhirnya juga meninggal akibat luka serius.
Regulasi Mulai Bergerak
Serangkaian insiden ini membuat regulator di Tiongkok mulai mempertimbangkan pembatasan desain pintu elektrik.
Kekhawatiran serupa juga muncul di Amerika Serikat, di mana Tesla tengah diselidiki terkait kegagalan mekanisme pintu dalam kondisi darurat.
Bagi konsumen, kasus ini menjadi pengingat bahwa inovasi teknologi harus tetap mengutamakan aspek keselamatan dasar.
Pintu elektrik memang terlihat modern dan praktis, tetapi jika gagal berfungsi di saat genting, risikonya bisa fatal.
Kecelakaan yang menimpa Xiaomi SU7 menambah daftar panjang kontroversi soal pintu elektrik pada mobil listrik.
Di balik desain futuristis dan fitur canggih, ada pertanyaan besar tentang keandalan sistem keselamatan dasar.
Tragedi ini sekaligus menjadi alarm bagi industri otomotif: teknologi baru tidak boleh hanya mengejar gaya dan kenyamanan, tetapi juga harus memastikan akses evakuasi cepat saat nyawa dipertaruhkan.
Berita Terkait
-
5 Mobil Listrik dengan Garansi Seumur Hidup, Tak Perlu Khawatir Ganti Baterai
-
Dikadoi Raffi Ahmad Mobil Listrik Setara Rp 1 Miliar, Irfan Hakim Sampe Gak Ngerti Lagi
-
Komunitas MGEVC Rampungkan Touring 3 Kota, Buktikan Performa Mobil Listrik
-
'Saudara Kembar' Mobil Listrik Toyota Meluncur Bulan Depan, Harga Menggoda Iman
-
VinFast Ajak Masyarakat Voting Desain Mobil Listrik Pertama di Indonesia
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Kabar Duka, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD Pagi Ini
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
Terkini
-
Wakil Indonesia Menggila di Moto4 Asia Cup 2026, Bintang Tembus Papan Atas Klasemen
-
Balita Rewel Bikin Perjalanan Pelik? Simak 6 Trik Cerdas Ini agar Mudik Lebaran 2026 Tetap Asik
-
Intip Harga Honda Brio Bekas dan Baru Maret 2026 Buat Teman Mudik Lebaran
-
10 Negara dengan Harga BBM Termurah di Dunia: Iran Cuma Rp500 Perak, Pertamina Malah Naik
-
5 Hal Penting yang Wajib Diperhatikan saat Mudik Pakai Mobil Listrik, Bukan Cuma soal Baterai
-
Mudik Lebaran 2026 Bawa Alphard Cuma 150 Jutaan, Auto Jadi Sultan di Kampung Halaman
-
6 Fakta Tragis Kecelakaan Moge Harley-Davidson di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal Dunia
-
Bagian Mobil Apa Saja yang Harus Dicek Sebelum Dipakai Mudik? Perhatikan 8 Komponen Penting Ini
-
Dampak Banyak Kendaraan Mogok, Pertamina Hentikan Sementara Penyaluran Pertalite di SPBU Bekasi
-
Terpopuler: 5 Mobil Mudik Anti Mual, Pilihan Mobil Irit dan Nyaman untuk Keluarga Kecil