- Pertamina Patra Niaga JBB menghentikan sementara penyaluran Pertalite di SPBU Bekasi Timur pada 28 Februari 2026 akibat keluhan konsumen.
- SPBU tersebut diwajibkan membuka posko pengaduan dan menanggung seluruh biaya perbaikan 25 kendaraan yang terdampak.
- Penyebab insiden masih investigasi, Pertamina menjamin Pertalite di SPBU sekitar wilayah Jawa Barat tetap aman dan berkualitas.
Suara.com - PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) menginstruksikan SPBU 34.171.46 yang berlokasi di Jl. Juanda, Bekasi Timur, Kota Bekasi, untuk menghentikan sementara penyaluran BBM jenis Pertalite pada Sabtu malam, 28 Februari 2026.
Langkah ini dilakukan menyusul adanya laporan keluhan konsumen pasca pengisian Pertalite di SPBU tersebut.
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional JBB, Susanto August Satria menjelaskan bahwa Pertamina telah meminta pihak SPBU untuk membuka Posko Pengaduan Konsumen guna memastikan seluruh kendaraan terdampak mendapatkan penanganan dan perbaikan secara menyeluruh.
“Kami segera menginstruksikan penghentian sementara penyaluran Pertalite di SPBU 34.171.46 setelah menerima laporan dari konsumen. Fokus utama kami adalah memastikan penanganan kendaraan terdampak berjalan tuntas dengan meminta pihak SPBU untuk membuka Posko Pengaduan,” ujar Satria, Senin (2/3/2026).
Hingga Minggu (1/3), pihak SPBU menginformasikan bahwa sebanyak 21 kendaraan roda dua dan 4 kendaraan roda empat yang terdampak telah dilakukan penanganan.
“Seluruh biaya perbaikan kendaraan menjadi tanggung jawab pihak SPBU. Sebagian kendaraan telah selesai diperbaiki dan dapat kembali digunakan, sementara proses perbaikan lainnya masih terus berlangsung hingga tuntas,” Jelas Satria.
Saat ini, penyebab masih dalam proses investigasi dan verifikasi di lapangan. Pertamina Patra Niaga Regional JBB memastikan bahwa produk Pertalite di SPBU lain di wilayah sekitar dalam kondisi aman dan tidak terdapat keluhan serupa.
Pertamina berkomitmen untuk menjaga kualitas BBM yang disalurkan kepada masyarakat serta memastikan kejadian serupa tidak terulang.
Monitoring intensif dan inspeksi berkala terus dilakukan terhadap infrastruktur SPBU di wilayah Jawa Bagian Barat sebagai bagian dari upaya peningkatan pengawasan kualitas produk.
Baca Juga: Berapa Selisih Harga Baru dan Harga Seken Mitsubishi XForce?
Masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut atau ingin menyampaikan keluhan dapat menghubungi Pertamina Call Center.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
Terkini
-
Terpopuler: 5 Mobil Mudik Anti Mual, Pilihan Mobil Irit dan Nyaman untuk Keluarga Kecil
-
Mitsubishi Indonesia Persiapkan Produksi Lokal Mobil Hybrid di Awal Tahun Ini
-
Lebih dari 5000 Unit Mobil Listrik Geely EX2 Siap Penuhi Jalanan Indonesia
-
Strategi Maxxis Perkuat Pangsa Pasar Luar Jawa Lewat Pendekatan Komunitas
-
Hyundai Stargazer Cartenz Vs Kia Carens Mending Mana? Ini Perbandingannya
-
5 Mobil Murah Anti-Limbung Gak Bikin Mual Pas Perjalanan Mudik Lintas Pulau
-
Toyota Calya 1 Liter Berapa KM? Ini Konsumsi BBM, Harga Baru vs Bekas Bak Langit dan Bumi
-
5 Mobil Murah dengan Fitur Keyless: Ringan di Kantong dan Anti-Dicolong
-
Heboh Pencurian Model Baru, Kenali Fungsi ID Tag Motor Keyless
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Rp50 Jutaan untuk Mudik Lebaran 2026