- Revolusi Transmisi YECVT: Rasakan sensasi oper gigi manual di skutik maxi untuk pertama kalinya.
- Konektivitas Level Sultan: Layar TFT canggih dengan navigasi Garmin gratis sepuasnya tanpa bayar.
- Desain Mewah "Tech MAX": Tampilan premium khas Eropa dengan fungsionalitas tingkat tinggi.
Di sinilah perbedaan paling signifikan terlihat. Keduanya sama-sama pakai layar TFT canggih, tapi kemampuannya berbeda.
- NMAX TURBO (Indonesia): Menggunakan TFT Infotainment Display yang bisa terkoneksi dengan aplikasi Garmin Street Cross di smartphone Anda. Artinya, navigasi ditampilkan di layar motor, namun prosesor dan datanya berasal dari ponsel.
- NMAX 155 Tech MAX (Eropa): Menawarkan level lebih tinggi dengan Peta Navigasi Garmin Full Screen yang terintegrasi langsung di dalam sistem (built-in). Pengendara tidak perlu bergantung pada koneksi ponsel untuk bernavigasi.
Desain "Tech MAX" yang Mewah dan Fungsional
Bukan cuma teknologi, tampilannya juga naik kelas.
Versi Eropa ini hadir dengan desain “Tech MAX” baru yang jauh lebih elegan dan berkelas.
Ciri khas utamanya adalah jok kulit premium dengan jahitan emas dan pola emboss yang eksklusif, memancarkan aura kemewahan.
Menggunakan sasis Lightweight BackBone yang ringan namun kokoh, dipadukan suspensi depan dengan travel 100 mm dan belakang 91 mm untuk kenyamanan maksimal.
Pelek dan Pengereman: Pelek alloy 13 inci yang sporty dibalut sistem pengereman cakram 230 mm di roda depan dan belakang.
Untuk fungsionalitas, tersedia dua kompartemen penyimpanan depan dengan penutup tahan air dan Port USB-C untuk mengisi daya gadget.
Tentu saja, bagasi di bawah jok tetap lega, mampu menampung satu helm full-face.
Baca Juga: Simulasi Kredit Kendaraan Syariah Pegadaian: Berapa Cicilan Yamaha Nmax Selama 2 Tahun?
Jantung Pacu Blue Core Generasi Baru
Di balik bodinya, NMAX 2026 ditenagai mesin Blue Core 155cc SOHC 4-klep berpendingin cairan yang sudah teruji.
Teknologi VVA (Variable Valve Actuation), Forged Piston, dan Roller Rocker Arm memastikan performa tetap optimal di setiap putaran mesin.
Skutik ini juga sudah lolos standar emisi EURO5+ yang sangat ketat, berkat pembaruan pada unit kopling, pompa oli, knalpot, dan kipas pendingin.
Fitur wajib seperti Smart Key System dan Idling Stop System tentu saja tetap dipertahankan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 5 Bedak Murah Mengandung SPF untuk Dipakai Sehari-hari, Mulai Rp19 Ribuan
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 50 Kode Redeem FF Terbaru 17 Januari 2026, Klaim Hadiah Gojo Gratis
Pilihan
-
Siapa Ario Damar? Tokoh Penting Palembang yang Makamnya Kini Dikritik Usai Direvitalisasi
-
Fadli Zon Kaget! Acara Serah Terima SK Keraton Solo Diserbu Protes, Mikrofon Direbut
-
Tim SAR Temukan Serpihan Pesawat ATR42-500 Berukuran Besar
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
Terkini
-
4 Varian Nissan March Bekas Paling Dicari Karyawan, Perawatan Mudah Gak Bikin Boncos
-
Mobil Manual Bekas vs Mobil Matic Bekas, Mana yang Lebih Untung Jangka Panjang?
-
Perbandingan Avanza Bekas vs Xenia Bekas, Mana yang Lebih Ideal untuk Mobil Keluarga?
-
7 Model Baru Harley-Davidson 2026, Varian Touring Mewah dengan Mesin Milwaukee-Eight VVT 117
-
Jarak Tempuh Wuling Cloud EV vs BYD M6 Mending Mana?
-
Mobil Awet Suzuki dengan Harga Kurang dari 50 Jutaan, Ini 4 Opsinya
-
SUV Compact Bekas Mitsubishi Xforce vs Honda HR-V Mending Mana?
-
5 Kelemahan Mobil dengan Sunroof yang Jarang Orang Tahu
-
Wuling Luncurkan Mobil Seharga 2 Yamaha XMAX, BYD Atto 1 Kalah Murah
-
5 Mobil Suzuki Rp50 Jutaan yang Awet dan Bandel, Solusi Anti Boncos Cocok untuk Tunggangan Harian