Suara.com - Salah satu kekhawatiran yang muncul di kalangan pengguna motor listrik adalah gangguan operasional ketika musim hujan tiba.
Hal ini rasanya cukup masuk akal, karena risiko kerusakan akan meningkat ketika motor listrik terus terkena hujan.
Maka agar bisa terhindar dari pikiran tersebut, Anda bisa cek beberapa tips merawat motor listrik saat musim hujan tiba.
Pada dasarnya, perawatan motor listrik bukanlah hal yang sulit. Selama Anda cukup cermat dan telaten, maka motor yang Anda miliki juga akan awet dan bertahan lama.
Di musim hujan, beberapa poin mungkin perlu di-highlight, sehingga tidak sampai terlewat.
1. Hindari Menerobos Genangan Banjir
Secara teori memang tidak salah menerobos banjir menggunakan motor listrik. Namun jika memungkinkan, tetap hindari hal ini dan cari jalur yang tidak memiliki genangan air, atau genangan air yang tidak terlalu tinggi.
Menerobos banjir atau genangan terlalu tinggi dapat meningkatkan risiko kerusakan pada dinamo ketika air masuk ke sela-sela roda. Meski memiliki daya tahan pada air, tapi tetap motor ini tidak dibuat untuk dikemudikan di air.
Hanya terobos banjir jika tidak ada pilihan lain. Namun jika masih terdapat alternatif, cari jalan yang kering dan bebas dari genangan.
Baca Juga: Terpopuler: Mobil Captain Seat Termurah, Pria Tabrakkan Diri ke Tanah Abang
2. Segera Bersihkan
Setelah digunakan untuk menerjang hujan, segera bersihkan motor yang Anda miliki. Anda bisa membersihkannya dengan air bersih di rumah menggunakan selang hingga motor dapat dibilas secara merata.
Kotoran yang menempel di motor bisa saja masuk ke dalam bagian mesin dan bagian lain, yang dapat memicu kerusakan dan karat di dalamnya. Jelas, hal ini akan membuat Anda repot karena harus melakukan servis dan biayanya tidak kecil.
Gunakan air mengalir untuk membersihkan area roda agar tetap bersih, dan pastikan tidak menyemprot secara langsung bagian hub drive yang ada di motor listrik. Maksimalkan pembersihan dengan sabun.
3. Pertimbangkan Melepas Baterai
Jika motor listrik yang Anda miliki menyediakan fitur lepas baterai, maka sangat dianjurkan untuk melepasnya terlebih dahulu setelah motor digunakan menerjang hujan. Hal ini dilakukan untuk mencegah korsleting atau kerusakan di komponen baterai akibat air yang meresap masuk.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Rekomendasi Mobil Listrik Stylish di Tengah Terkereknya Harga Minyak Dunia
-
7 Mobil 5 Seater yang Mungil tapi Mesinnya Awet untuk Jangka Panjang
-
Dealer Mobil Listrik Kebanjiran Pesanan Imbas Melambungnya Harga Minyak Dunia
-
6 Mobil Toyota Termurah Tahun Muda 2026, Favorit Keluarga!
-
Mitsubishi Xpander HEV 2026 Resmi Melantai, Bawa Perubahan Besar pada Sektor Pengendalian
-
Pengakuan Jujur Bos Ford Usai Jajal Pikap Listrik BYD Shark 6, Akui Kompetitif Tapi...
-
Jangan Sepelekan! Segera Ganti Oli Motor Setelah Mudik agar Mesin Tak Jebol
-
Mitos atau Fakta: Matikan AC Mobil Bisa Bikin Mesin Tambah Bertenaga
-
Tesla Lolos dari Ancaman Recall 2 Juta Unit Mobil Listrik Terkait Fitur Mengemudi Satu Pedal
-
5 Mobil 3 Baris Senyaman Innova yang Mudah Dirawat dan Irit BBM