- Anda mulai sering merasa silau saat berkendara malam hari? Anda tak sendirian.
- Laporan terbaru mengungkap bahwa lampu standar yang tersemat pada kendaraan terbaru mencapai pada tahap mengkhawatirkan.
- Lampu-lampu standar pada kendaraan semakin terang, membuat pengendara lawan arah sejenak "terbutakan".
Suara.com - Mengendarai kendaraan di malam hari seharusnya memberi ketenangan. Jalanan lebih lengang, udara lebih sejuk, dan fokus berkendara bisa lebih terjaga. Namun, pengalaman itu kini semakin terganggu oleh satu hal: lampu kendaraan modern yang terlalu terang.
Sebuah laporan terbaru dari Department for Transport (DfT) di Inggris, seperti dikutip dari Visordown, menegaskan apa yang sudah lama dikeluhkan pengendara, terutama motoris: lampu LED putih yang dipasang pada mobil-mobil baru, khususnya SUV, semakin sering menimbulkan silau berbahaya. Bukan sekadar mengganggu, tapi bisa menimbulkan risiko serius di jalan.
Hasil survei RAC terhadap hampir 1.900 pengemudi menunjukkan lebih dari separuh responden mengaku mengurangi atau bahkan berhenti berkendara di malam hari karena silau lampu.
Mayoritas menyalahkan lampu LED putih dan posisi lampu kendaraan tinggi seperti SUV sebagai penyebab utama.
Motoris Jadi Korban Terparah
Bagi pengendara mobil, silau mungkin masih bisa diatasi dengan kaca depan berlapis atau spion auto-dimming. Namun, bagi pengendara motor, kondisinya jauh lebih berat.
Posisi duduk yang lebih rendah membuat mata mereka sejajar dengan sorotan lampu SUV. Ditambah visor helm yang bisa memantulkan cahaya saat basah atau tergores, efek silau terasa seperti “flashbang” di tengah jalan.
Kondisi jalan basah juga memperburuk situasi. Pantulan cahaya LED di permukaan aspal membuat intensitas silau seolah berlipat ganda.
Dalam uji lapangan, peneliti menemukan bahwa ketika luminansi cahaya mencapai lebih dari 40.000 candela per meter persegi, potensi silau meningkat tajam.
Baca Juga: 8 Rekomendasi Mobil Bekas Bodi Kokoh untuk Pengemudi Pemula Mulai Rp20 Juta
Sekitar 20 persen kondisi jalan yang diuji melewati ambang ini.
Faktor yang Memperparah Silau
Beberapa kondisi yang membuat silau semakin parah antara lain:
- Posisi duduk rendah pengendara motor.
- Visor helm yang kotor atau tergores.
- Sudut visor berubah saat motor miring di tikungan.
- Jalan basah yang memantulkan cahaya ke atas.
Kombinasi faktor ini menciptakan “badai sensorik” yang bisa membuat pengendara kehilangan fokus sesaat. Dan di atas motor, kehilangan fokus sepersekian detik saja bisa berakibat fatal.
Rekomendasi Perbaikan
DfT tidak hanya menyoroti masalah, tapi juga memberi rekomendasi. Beberapa di antaranya:
Berita Terkait
-
8 Rekomendasi Mobil Bekas Bodi Kokoh untuk Pengemudi Pemula Mulai Rp20 Juta
-
7 Mobil Bekas Under Rp200 Juta, Tahun Muda, Irit, Pajak Murah, Mesin Bandel: Hatchback hingga SUV
-
Sah! Desain Mobil Huawei Terdaftar di Indonesia, Era Baru Mobil Pintar Dimulai
-
6 Mobil Matic Bekas Rp60 Jutaan: Alternatif LCGC yang Sudah Mulai Mahal, Lega dan Nyaman
-
7 Mobil Bekas Hatchback Stylish untuk Gaya Hidup Dinamis Wanita Karier, Nyaman dan Irit
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Komponen Mobil Diesel yang Perlu Diperhatikan saat Beralih ke B50
-
IMI Awards 2025 Digelar, Drifter Muda Obell Raih Penghargaan
-
IMI Awards Apresiasi Industri hingga Atlet Otomotif Nasional
-
Strategi Changan Gempur Pasar Otomotif Nasional Melalui Deepal S05 dengan Teknologi REEV dan BEV
-
Bocoran Spesifikasi dan Harga Leapmotor B10 yang Segera Melantai di GIIAS 2026
-
4 Motor 150cc Termurah dan Irit buat Pelajar, Apa Opsinya?
-
Hyundai Pastikan IONIQ 3 Siap Melantai di GIIAS 2026
-
Dulu Sungkan Merger Kini Mau Jadi Partner, Honda dan Nissan Siap Kembangkan Kendaraan 'Next Gen'
-
Akun Mazda Indonesia Tertangkap Promosikan Crypto Casino, Kok Bisa ?
-
Kejutan! Ternyata Ini Mobil Terlaris Suzuki 2026, Bukan Ertiga atau Fronx