- BAIC BJ30 Hybrid Kini Punya Varian 4x2
- BJ30 Hybrid Ditawarkan dengan Harga Khusus di GJAW 2025
- BJ30 Hybrid FWD dan AWD sama-sama Dibekali Mesin “Smart Magic Core Hybrid
Suara.com - BAIC Indonesia memperkenalkan model terbaru BAIC BJ30 Hybrid FWD (4x2) melalui partisipasi di Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025.
Hal ini merupakan sebuah langkah lanjutan setelah sukses melakukan world premiere versi setir kanan (RHD), untuk BJ30 Hybrid AWD (4x4) di GIIAS 2025.
"Dengan debut BJ30 Hybrid FWD, kami memperluas pilihan bagi konsumen yang menginginkan SUV hybrid modern dan efisien, sekaligus semakin memperkuat posisi BAIC di segmen SUV hybrid medium di Indonesia," ujar Dhani Yahya, Chief Operating Officer BAIC Indonesia, Sabtu (22 November 2025).
BAIC BJ30 Hybrid FWD (4x2)
BJ30 Hybrid FWD, dirancang untuk memberikan pilihan lebih luas bagi konsumen di Indonesia. Dengan harga yang lebih terjangkau namun tidak mengurangi sedikitpun fitur dari keamanan, kenyamanan, dan performa kendaraan ini hanya pada penggerak roda dan beberapa perbedaan pada options.
Varian ini menjadi alternatif bagi pengguna urban maupun keluarga modern yang membutuhkan kendaraan ekonomis, multifungsi, nyaman dan penuh gaya untuk dipakai sehari-hari.
Walaupun berbeda pada fitur penggerak roda, BJ30 Hybrid FWD dan AWD sama-sama dibekali mesin “Smart Magic Core Hybrid”, dan juga sistem transmisi “Dedicated Hybrid Transmission”, suatu sistem transmisi canggih yang dirancang khusus untuk kendaraan Hybrid, yang menawarkan kombinasi performa tinggi, efisiensi bahan bakar, dan fleksibilitas penggerak melalui sinergi motor listrik dan mesin bensin.
Sistem hybrid ini unggul dalam akselerasi responsif, torsi besar, dan daya jelajah panjang hingga 1.000 km dengan sekali pengisian bensin dan dalam kondisi daya baterai penuh.
Dari sisi keamanan, kedua varian BJ30 Hybrid dilengkapi 12 jenis Adaptive Driver Assistance System (ADAS) dengan dukungan kamera dan radar yang memantau kondisi sekitar dalam 360 derajat dengan jangkauan hingga 200 meter. Fitur ini memastikan pengemudi merasa aman di berbagai kondisi jalan.
Baca Juga: Lepas L8 Versi Setir Kanan Debut Global di Indonesia, Incar Segmen SUV Premium
Harga Spesial GJAW 2025
BJ30 Hybrid FWD (4x2): Rp 499 juta (harga normal Rp 529 juta)
BJ30 Hybrid AWD (4x4): Rp 575 juta (harga normal Rp 605 juta) OTR Jabodetabek.
Dengan selisih harga hingga Rp 70 juta, kedua varian hanya berbeda pada konfigurasi penggerak roda serta beberapa elemen options pada bagian eksterior dan interior.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Gran Max dan Sigra Pimpin Penjualan Daihatsu dan Amankan Posisi Pangsa Pasar Nasional
-
5 Mobil Matic Murah di Bawah Rp100 Juta yang Nyaman dan Irit BBM
-
Julian Johan Bawa Nama Indonesia Ke Rally Dakar 2026 Bersama Motul
-
MK Terima Gugatan Aturan Merokok Saat Berkendara Agar Dapat Sanksi Lebih Tegas
-
5 Mobil Ramah Orang Tua di Bawah Rp100 Juta: Akses Mudah, Jok Nyaman, dan Fitur Tak Ribet
-
Taksi Listrik Green SM Resmi Beroperasi di Stasius KCIC Halim
-
Terpopuler: Koleksi Kendaraan Raja Juli Disorot, Mobil Bobby Nasution Terbakar?
-
5 Moge dengan Perawatan dan Pajak Murah, Cocok Buat Tampil Gagah
-
Penampakan Nissan Gravite Diuji Coba Beredar: Pesaing Avanza, Harga Diprediksi 100 Jutaan
-
Sudah Jarang Digunakan, Ini Kelebihan dan Kekurangan Mobil dengan Penggerak Roda Belakang