- VinFast Indonesia memperkenalkan mobil listrik tujuh penumpang, sementara disebut Limo Green, sebagai pesaing BYD M6.
- Mobil listrik ini ditampilkan eksklusif di Indonesia sebelum debut global Maret 2026, sekaligus mengajak publik memberi nama.
- Pabrik VinFast akan beroperasi di Semester I 2026, dengan target TKDN di atas 40 persen.
Suara.com - VinFast Indonesia memperkenalkan mobil listrik baru khusus untuk Indonesia, yang untuk sementara disebut sebagai Vinfast Limo Green di arena Gaikindo Jakarta Auto Week atau GJAW 2025 yang berlangsung di ICE, BSD pada 21 - 30 November 2025. Mobil listrik 7 penumpang ini akan menjadi penantang EV laris BYD M6.
Vinfast Limo Green cocok untuk mobil keluarga di Indonesia, karena memiliki kapasitas tujuh penumpang. Selain itu ia juga cocok menjadi taksi.
“Hari ini kami memperkenalkan dua model baru yang revolusioner. Salah satunya Limo Green, yang kami bawa sebagai early release exclusive preview khusus untuk konsumen Indonesia,” ujar Kariyanto Hardjosoemarto, CEO VinFast Indonesia, di ICE BSD, Jumat (21/11/2025).
Kerry menjelaskan bahwa Limo Green memang ditampilkan lebih awal di Indonesia sebelum peluncuran globalnya yang dijadwalkan berlangsung pada Maret 2026.
Uniknya lagi Kerry mengajak publik Indonesia untuk memberikan nama bagi mobil listrik keluarga tersebut.
“Untuk VinFast Limo, kami mengajak masyarakat Indonesia memberikan nama khusus bagi varian yang akan dipasarkan di sini,” jelasnya.
Menurut Kerry, keterlibatan publik dalam proses penamaan ini merupakan bagian dari pendekatan VinFast yang menganggap Indonesia sebagai rumah kedua. Dengan cara ini, perusahaan berharap nama yang dipilih benar-benar mencerminkan karakter dan selera konsumen Tanah Air.
Dalam kesempatan yang sama Kerry juga menegaskan komitmen VinFast untuk memperkuat kehadiran di Indonesia melalui pembangunan pabrik perakitan di Subang, Jawa Barat, yang saat ini tengah memasuki tahap persiapan akhir. Pabrik ini juga akan memproduksi VF3, yang sudah lebih dulu dipasarkan di Tanah Air.
“Jadi nanti pabrik kita yang di Subang itu akan mulai produksinya pada Semester I 2026. Dua model pertama yang akan kami rakit adalah VF3,” beber Kerry di ICE BSD, Jumat (21/11/2025).
Baca Juga: Belajar dari VinFast, Mampukah Mobil Nasional Era Prabowo Dobrak Dominasi Asing?
Kerry menerangkan bahwa Tingkat Komponen Dalam Negeri atau TKDN mobil-mobil yang diproduksi di Subang akan berkisar di atas 40 persen. Ini penting karena menjadi syarat wajib bagi insentif dari pemerintah.
“Untuk TKDN kita akan sesuai dengan aturan pemerintah yaitu 40 persen di 2026 dan naik menjadi 60 persen pada 2027,” jelasnya.
Ia juga mengatakan bahwa saat ini prioritas produksi akan diarahkan untuk memenuhi permintaan pasar domestic terlebih dahulu. Selain itu, VinFast juga tidak menutup kemungkinan untuk menjadikan Indonesia sebagai basis produksi kendaraan setir kanan untuk pasar global.
“Saat ini prioritas kami pasar lokal terlebih dulu. Tapi jika ke depannya lebih ekonomis dijadikan base production untuk setir kanan, tentu akan kami jalankan,” katanya.
Pabrik Subang fase pertama ini dirancang memiliki kapasitas terpasang hingga 50.000 unit per tahun. Namun, angka tersebut bisa berkembang seiring kebutuhan pasar dan proses ramp-up produksi.
“Lima puluh ribu itu kapasitas terpasang. Pengoperasiannya tentu bertahap karena ada learning curve. Jika dibutuhkan, kami bisa menambah shift,” ujar Kerry.
Tag
Berita Terkait
-
Chery Rilis Varian Termurah Tiggo 8 CSH, Harga Mulai Rp439 Jutaan
-
eMotor Sprinto Resmi Meluncur di GJAW 2025, Jarak Tempuh Tembus 110 Km
-
Bridgestone Tampil Perdana di GJAW 2025, Perkuat Komitmen pada Industri Otomotif Nasional
-
Vinfast Serius Garap Pasar Indonesia, Ini Strategi di Tengah Gempuran Mobil China
-
Vinfast: Indonesia Adalah Rumah Kedua
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Terjaring OTT KPK, Intip Isi Garasi Mewah Bupati Tulungagung Gatut Sunu: Land Cruiser hingga Truk
-
Apakah Skuter Listrik Boleh di Jalan Raya? Ini 5 Rekomendasi Ukuran Dewasa dengan Dudukan
-
Update Harga Mobil Listrik Wuling per April 2026, Mulai Rp200 Jutaan
-
Cara Bayar Pajak Motor Online 2026 Lewat HP, Praktis Tanpa Antre di Samsat!
-
7 Motor Matic Paling Irit Bensin Cocok Buat Narik Ojol Seharian, Gak Cuma Honda BeAT!
-
Jaecoo Prioritaskan Mobil Listrik di Tengah Harga BBM Global yang Masih Tinggi
-
Terpopuler: Adu Motor Listrik MBG vs Local Pride, Kekayaan Bupati Tulungagung 17 Kendaraan
-
Sehari Jalan 70 Kilometer, Berapa Biaya Bulanan Mobil Listrik BYD Atto 1?
-
Isuzu D-Max Rodeo Hadir dengan Mesin Diesel Terbaru Jawab Kebutuhan Operasional Medan Ekstrem
-
Harga Bak Bumi dan Langit: Motor Listrik MBG Emmo JVH Max vs Local Pride Polytron Fox, Mending Mana?