- GAC Siapkan Produk Hybrid dan PHEV untuk Pasar Indonesia
- Mobil Listrik GAC Indonesia Lakukan Jelajah Nusantara
- GAC Siap Boyong Dua Mobil Baru Tahun Depan
Suara.com - GAC AION berencana memboyong dua mobil baru yang menyasar segmen plug-in hybrid (PHEV) dan range extender hybrid (EREV) pada 2026
Keduanya akan melengkapi jajaran kendaraan jenama asal Tiongkok itu yang saat ini didomonasi mobil listrik.
"Saya akan membawa PHEV dan EREV ke Indonesia. Kapan? nanti lihat tanggalnya. Dua baris juga ada, tiga baris banyak," ungkap Andry Chiu, CEO GAC Aion Indonesia, di GJAW 2025, baru-baru ini.
Diketahui, saat ini pasar mobil hibrida menunjukkan tren pertumbuhan positif.
Berdasarkan data Gaikindo penjualan mobil berteknologi ramah lingkungan itu menembus angka 51.566 unit sepanjang Januari hingga Oktober 2025.
GAC sendiri memiliki jajaran produk elektrifikasi lengkap di negara asalnya.
"Kalau memang PHEV itu marketnya bagus justru info ini saya sangat senang," kata Andry.
Uji Performa Jelajah Nusantara
Untuk membuktikan performa mobil listrik yang sudag dipasarkan di Indonesia, GAC telah melakukan perjalanan jelajah nusantara sejauh lebih dari 2.300 km.
Baca Juga: Daihatsu Rocky Hybrid Sampai Tangan Konsumen di GJAW 2025
Produk mobil listrik yang dibawa meliputi AION UT, AION V, AION Y Plus, dan Hyptec HT.
Hal ini disampaikan oleh Iqbal Taufiqurrahman, Product Planning and Strategy GAC Indonesia.
"Sepanjang perjalanan, semua line up GAC mampu menunjukkan daya tahan, efisiensi, dan stabilitas kendaraan di rute panjang," ungkapnya.
Iqbal menegaskan bahwa tujuan dari GAC Jelajah Nusantara 2025 membuktikan ketangguhan dan semakin memberikan keyakinan pada konsumen setianya bahwa semua produk GAC telah teruji kualitasnya.
Mengusung tema The Great Art of Comfort, GAC Indonesia menegaskan bahwa kenyamanan bukan sekadar hasil rekayasa teknis, melainkan sebuah karya yang dihasilkan melalui perpaduan teknologi, desain, keamanan, dan ketenangan emosional.
Pendekatan holistik ini menjadi landasan GAC dalam menghadirkan pengalaman berkendara yang menyeluruh di era elektrifikasi.
Menurut GAC Indonesia, kenyamanan sejati adalah harmoni antara rasa percaya, bukti performa nyata, serta pengalaman humanis yang dirasakan oleh pengguna.
"Bagi kami, kenyamanan itu sederhana: konsumen merasa tenang dari awal hingga akhir perjalanan. Itu sebabnya kami fokus pada semua aspek, bukan hanya konsep kenyamanan pada kendaraan," pungkas Iqbal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Daftar Harga Mobil Hybrid Terbaru, Chery Naik Rp 10 Juta
-
Heboh Impor 105 Ribu Pickup India, Padahal Harga Mobil Lokal Cuma Rp150 Jutaan, Ini Daftarnya
-
Strategi Mobil Hybrid Murah Toyota Sukses Kantongi Ribuan Pesanan di IIMS 2026
-
Dwi Sasetyaningtyas Sebut Hidup Susah, Isi Garasi Mertuanya Syukur Iwantoro Bikin Geleng Kepala
-
Bukan Skutik Biasa, Yamaha Mio M3 Bawa Desain Carbon dan Warna Ngejreng, Segini Harganya
-
Bikin Tetangga Iri Pas Lebaran, Ini 3 Pilihan Motor Sport Seken yang Ramah Buat Pemula
-
Terpopuler: Kopdes Merah Putih Pakai Pikap, Geger Impor Mobil India Rp24 Triliun
-
Ambisi Ekspor Kendaraan Komersial Indonesia Melambung di GIICOMVEC 2026
-
Bos Agrinas Patuhi Saran Dasco, Sepakat Tunda Impor Pikap India
-
Ironi Kopdes Merah Putih Pakai Pikap Bukan Merah Putih, DPR Ikut Heran