- VinFast memastikan membawa motor listrik ke Indonesia, dijadwalkan meluncur pada kuartal pertama tahun 2026.
- Produsen Vietnam tersebut memamerkan purwarupa mobil listrik VF Wild Concept dan Limo Green di GJAW 2025.
- Awalnya motor listrik akan diimpor (CBU) sambil persiapan fasilitas perakitan lokal di Subang mulai beroperasi.
Suara.com - VinFast kembali memperluas ekspansi bisnisnya di Indonesia. Setelah memamerkan dua model mobil baru pada ajang Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025, produsen otomotif asal Vietnam ini memastikan bakal membawa sepeda motor listrik ke Tanah Air.
Chief Executive Officer VinFast Indonesia, Kariyanto Hardjosoemarto, mengungkap motor listrik tersebut dijadwalkan meluncur pada kuartal pertama 2026.
“Roda dua kita rencananya meluncur di kuartal pertama tahun depan, kita sedang persiapkan semuanya,” ujar Kerry, di ICE BSD, Senin (24/11/2025).
Pada tahap awal, VinFast akan mengimpor motor listriknya secara utuh atau Completely Built-Up (CBU) terlebih dahulu. Namun, setelah fasilitas perakitan lokal di Subang siap beroperasi, perusahaan berencana melakukan produksi dalam negeri.
“Belum, di tahap awal kita akan masih CBU dulu sambil kita persiapkan fasilitas perakitannya di Subang,” tambahnya.
Di Vietnam, VinFast telah memiliki sejumlah model motor listrik seperti Feliz, EvoGrand, Evo, hingga Vero X. Namun perusahaan belum mengungkap tipe mana yang akan dibawa ke Indonesia.
Sementara itu, penjualan motor listrik di Indonesia tengah berada di fase menurun usai pemerintah menghentikan insentif pembelian Rp7 juta pada 2024.
Menurut Asosiasi Industri Motor Listrik Indonesia (Aismoli), penjualan ritel motor listrik turun 50 persen pada paruh pertama 2025 menjadi sekitar 12.000 unit akibat ketidakpastian soal insenti serta daya beli yang menurun.
Vinfast di GJAW 2025
Baca Juga: Adu Keunggulan Wuling Air EV vs VinFast VF3, Mobil Listrik Kecil Performa Super Yahud
VinFast resmi memperkenalkan dua mobil listrik baru di GJAW 2025 yang digelar di ICE BSD City, Tangerang, 21 - 30 November 2025. Dua mobil anyar itu adalah purwarupa VF Wild Concept dan Limo Green.
Untuk Limo Green, ini adalah sebuah MPV listrik yang akan jadi pesaing BYD M6. Uniknya nama mobil ini masih sementara dan Vinfast mengajak publik untuk memberikan nama untuk mobil listrik teersebut.
Dua mobil ini menjadi bagian dari strategi ekspansi VinFast di Indonesia.
“Hari ini kami memperkenalkan dua model baru yang revolusioner. Salah satunya Limo Green, yang kami bawa sebagai early release exclusive preview khusus untuk konsumen Indonesia,” kata Kerry di ICE BSD, Jumat (21/11/2025).
Kerry menjelaskan bahwa Limo Green memang ditampilkan lebih awal di Indonesia sebelum peluncuran globalnya yang dijadwalkan berlangsung pada Maret 2026.
Mobil ini tampaknya disiapkan khusus untuk konsumen Indonesia. Limo Green dari Vinfast diklaim cocok untuk keluarga di Indonesia, karena memiliki kapasitas tujuh penumpang. Selain itu ia juga cocok menjadi taksi.
“Untuk VinFast Limo, kami mengajak masyarakat Indonesia memberikan nama khusus bagi varian yang akan dipasarkan di sini,” jelasnya.
Menurut Kerry, keterlibatan publik dalam proses penamaan ini merupakan bagian dari pendekatan VinFast yang menganggap Indonesia sebagai rumah kedua. Dengan cara ini, perusahaan berharap nama yang dipilih benar-benar mencerminkan karakter dan selera konsumen Tanah Air.
Selain Limo Green, VinFast juga menghadirkan VF Wild Concept, sebuah double cabin listrik dengan desain futuristik untuk pasar kendaraan komersial. Model ini dipamerkan untuk mengumpulkan masukan dari konsumen Indonesia, mulai dari desain, fitur, hingga ekspektasi harga.
“VF Wild Concept kami hadirkan untuk mendengar masukan mengenai desain, fungsi, dan ekspektasi harga dari konsumen Indonesia,” tambah Kerry.
Melalui dua model terbaru ini, VinFast berharap dapat memperkuat posisinya di pasar kendaraan listrik Tanah Air, sekaligus menggali ide dan aspirasi langsung dari calon pengguna. Hal ini sejalan dengan komitmen mereka untuk mengembangkan produk yang relevan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
Terkini
-
Terpopuler: Mobil Murah dengan Opsen yang Nggak Bikin Perih, Pikap Agrinas Tuai Kritik
-
5 Mobil dengan Pajak Murah, Bensin Irit, dan Opsen Nggak Bikin Perih
-
Rektor Paramadina Kritik Rencana Impor 105.000 Pikap: Deindustrialisasi Terselubung
-
Alasan Agrinas Pilih Impor 105 Ribu Pick Up India Ketimbang Produk Lokal
-
Pilih Mobil Hybrid atau Plugin Hybrid? Cek Perbandingannya di Sini
-
Ukuran Mobil Avanza Berapa? Pastikan Muat di Garasi, Segini Harganya Jelang Musim Mudik Lebaran
-
Geely EX2 Catatkan Ribuan Pemesanan di IIMS 2026
-
Ganti Oli Motor Matic Berapa Bulan Sekali? Ini 5 Rekomendasi Pelumas Ciamik
-
Mau Jual Mobil Bekas di Mana? 5 Rekomendasi Situs untuk Jual Mobil
-
GAC Indonesia Kantongi Ribuan SPK di IIMS 2026, AION UT Jadi Primadona